Saturday, April 17, 2010

Healthy meal


Beberapa minggu ini saya merasa senang sekali. Apa pasal? Ya karena saya yang notabene “pernah” belajar sedikit mengenai ilmu gizi diberi kesempatan oleh manajemen sekolah untuk membagikan ilmu saya kepada teman-teman saya di Kindergarten A.

Sudah hampir satu bulan ini, kami (saya dan teman-teman di TK A) belajar mengenai makanan. Diawali dengan tema “fruit”, “drink”, “nutrition”, and the last one (but the best, I guess) is “healthy meal”.

Banyak pertanyaan dari teman-teman yang saya catat saat saya berbagi ilmu, diantaranya:
-         Kenapa sih kita harus minum air putih setelah gym?
-         Kenapa sih gak boleh banyak-banyak makan sosis (siap makan)?
-         Susu itu buat apa sih Miss?
-         Kok mama gak mau bikinin aku mie instant ya?
-         French fries itu dibuat dari apa? Keju ya Miss?
-         Susu datangnya dari mana?

Banyak yah ternyata? Itu membuktikan kalau teman-teman saya (anak-anak TK A) punya banyak sekali rasa ingin tahu mengenai makanan, nah kalau kita tidak pintar-pintar menjawab (dengan bahasa mereka, tentunya) bisa-bisa maksud kita tidak bisa ditangkap dengan baik.

Kalau menurut saya sih, anak usia TK sebenarnya sudah siap untuk diberi jawaban yang kita rasa cukup logis, apalagi jika jawaban tersebut dapat langsung diaplikasikan dalam kehidupan mereka sehari-hari.

Contohnya saat teman saya yang menolak untuk minum air putih sesudah kami melaksanakan gym, jawaban yang bisa saya berikan seperti ini, “Marshall kan tadi olahraga, terus keluar keringatnya deh. Nah kalau ada air yang keluar dari badan kita, kita perlu ganti airnya biar badan kita tetap sehat. Coba kalau tidak ditambah air, kulit kita bisa keriput lhooo….” (Marshall sangat PD dengan ‘kegantengannya’) Lalu saya tanya, “Kalau keriput kira-kira masih ganteng nggak yaa???”

Kalau anak masih tidak percaya, kita bisa kasih percobaan yang sederhana seperti menaruh buah atau sayuran segar di bawah sinar matahari dan nanti minta anak untuk melihat hasilnya “Lihat tuh… kalau kekurangan air jadinya lemes kaya gini lhoo…”

Jawaban istimewa juga diberikan anak sewaktu saya bertanya “Susu itu datangnya dari mana ya?” jawaban mereka rata-rata “Dari pabrik Miss…” atau “Dari Supermarket Miss…” bahkan ada yang menjawab “Susu itu datangnya dari kulkas Miss…”. Akhirnya, untuk menunjukkan asal usul susu, kami mengadakan minitrip untuk melihat peternakan sapi. Cara belajar paling efektif salah satunya dengan memberikan mereka pengalaman melihat atau mencoba sendiri.  Naahhh… disana anak bisa melihat kalau susu bubuk, susu bantal, atau susu segar yang biasa mereka minum berasal dari sapi.

Saya yakin kok, parents semua juga punya trik dan tips untuk mengatasi anak-anak yang suka memilih-milih makanan. Semoga saya bisa membahas topic menarik ini satu saat nanti.

Tetap semangat!

Warm regards.
 

14 comments:

  1. hehehe...untungnya anakku belum sampai di tahap itu miss dan dia masih mau makan apapun,bahkan kertas gyahahahaha,jadi bisa siap-siap dulu ;)
    salam

    ReplyDelete
  2. ho oh deh. Saya juga udah siap-siap sejak sekarang, padahal yang mau di tentor belom ada. Tetap semangat ya Wiiiit... Qta saling support kan? heheheh

    ReplyDelete
  3. sangat menarik, karena kebiasaan anak saat kecil akan sangat berpengaruh hingga dewasa. Bahkan dengan alasan yang irasional banyak yang tidak suka ini, dan tidak suka itu.

    jadi inget adik saya pun, hingga kini tidak menyukai sayur.

    masa kecil adalah masa yang sangat tepat untuk kita menanamkan nilai2 dan membangun pondasi yang kuat bagi masa depan mereka.

    intinya, PG, TK, RA itu penting... sukses :)

    ReplyDelete
  4. @aIriz : Suatu saat saya pengen banget berbagi tips2 tentang picky eater (pemilih makanan). Thanks atas supportnya ya, Salam kenal :)

    ReplyDelete
  5. khusus untuk anak ya?, di tunggu, sebenarnya z ngambil speasilisasi remaja dan industri, tp punya ketertarikan juga di dunia anak (mungkin persiapan menikah ,(>,<)? .

    sebuah kesatuan yang bagus antara psikologis dan raga yang sehat...

    ReplyDelete
  6. wahh dede na lucu2 banget yakk
    :D
    makasih yaw udah share

    ReplyDelete
  7. Wah.. senengnya main sama anak-anak bisa tertawa terus... lucu-lucu lagi!

    ReplyDelete
  8. heehehe...
    anak2 memang suka rewel milih2 makanan ya, mbak...
    susah bgt disuruh makan healthy meal...
    termasuk jg saia dulu siyh...hihihi

    btw, mbak guru TK kah?
    senang ya bisa kumpul ama anak2 kecil...hehehe

    *slm knl dan mksih sdh mampir di blogkuw*

    ReplyDelete
  9. @aIriz: Iya, nie, kayanya pengen banyak berbagi soal pengalaman bermain dengan anak. Z mau nikah ya? selamat ya, udah sampai mana persiapan nya? Kemarin saya nikah juga ngurusin sendiri lho...Capek, tapi seneng. Semoga lancar ya persiapan dan acaranya. jangan lupa undang undang :)

    @Antok : iya yah? di sekolah ada hampir 100 dedek dedek kecil yang lucu-lucu kaya gitu lho... Antok sudah punya "dedek belom?" salam kenal :)

    @mba Yuni: iya mba, pengobat stress tuh paling jitu main sama anak-anak.kepolosan mereka selalu bikin kita kembali ke dunia anak-anak yang ceriaaa... :)

    @vany: Iya Van, seneng banget lho...Btw ga suka healthy mealnya sampe sekarang enggak?
    kembali kasih... :)

    ReplyDelete
  10. Asyiknyaaaa.....mba punya tips gak gimana supaya anak gak susah makan? anakku udah SD juga masih diemut maemnya

    ReplyDelete
  11. wah jadi keinget masa tk dulu hehhehe
    btw aq dah follow blog ini sebagai tanda persahabatan
    kalau berkenan follow back ya
    happy blogging :)

    ReplyDelete
  12. @Anny: hehehe... udah di posting berikutnya mbak, selamat mencoba yaaa...

    @Daniel: thnks ya
    oke deh, happy blogging :)

    ReplyDelete
  13. mbak vioelt...
    sebelumnya salam kenal..
    di sini oby..
    ehehhe merawat anak kelihatnnya repot banget yah T_T
    makan ini gak mau,, makan itu gak mau...
    tp harus semngat!!!
    krna itu untuk masa DEPAN...

    oh yah oby juga punya tips merawat ini./...
    ehehhe
    http://zona-ketawa-kita.blogspot.com/2010/04/lucutips-merawat-bayi-ala-zona-ketawa.html

    ReplyDelete
  14. @Syam oby: salam kenal juga yaahh...
    terimakasih sudah mampir. makasih juga buat link-nya. keep on sharing yawhhh :)

    ReplyDelete