Monday, January 31, 2011

Apa ya judulnya??? (36th week)

Mendekati masa masa persalinan pastilah saya merasa deg-degan juga. Meski sudah ikut kelas hypnobirthing, konsultasi pada dokter yang cukup berpengalaman, baca-baca buku dan artikel tentang melahirkan secara normal tanpa rasa sakit, tapi kadang sering merasa ada yang kurang. 


Untungnya Uda selalu memberi support saya untuk PD dan lebih yakin dengan kemampuan setiap wanita untuk membawa kehidupan baru di bumi. Saya sempat berganti dokter hingga 3 kali lho...bukannya apa-apa, cuma ingin second and third opinion saja supaya saya lebih mantap.


Selain di dokter langganan saya (Dr Ivanna) yang sudah saya percaya bahkan sejak saya periksa sebelum menikah, saya juga sempat mengecek ke bidan (yang tidak melihat janin dengan USG tapi dengan perabaan, doppler, dan mengukur tinggi fundus serta detak jantung bayi per menit), hingga pada dokter di sebuah rumah sakit yang menawarkan pemeriksaan grati (ini sih prinsip emak-emak ngirit)


Dari semua sumber, saya mengambil kesimpulan bahwa dedek saya sehat, perkembangan dan pertumbuhannya sesuai dengan umurnya (35 minggu berat 2,2 kg) saya juga sehat (meskipun hingga 8 bulan hanya bertambah 6,5 kg saja), detak jantung bayi saya normal (143 x / menit) dan letaknya sudah mapan (karena dulu pernah divonis bayi saya melintang)


Saat periksa berbagai macam vitamin yang diberikan dan saya yang resek dan selalu ingin tau selalu googling untuk mengetahui vitamin apa saja yang diberikan dokter dan untuk apa. Vitamin itu antara lain :


- Ferofort (Kalbe) : 

Ferofort adalah preparat besi oral dengan suplemen vitamin B komplek dan asam amino esensial Lysine.


Composition
Fe fumarate (equiv to elemental iron)83 mg
ascorbic acid150mg
folic acid1mg
Vit. B13mg
Vit. B23mg
vit B65mg
vit B1210 ug
niacinamide30mg
Ca pantothenate15mg
lysine HCl50mg
dicoty Na sulfosuccinate20mg


Indication
Pengobatan anemia akibat kekurangan zat besi.
Contra Indication
Primary haemochromatosis & in patiens receiving repeated blood transfusions
Dosage
· Dewasa : 1-2 kaplet sehari · Diberikan bersama makanan atau setelah makan. · Lama pemberian minimal 3 bulan.
Presentation
Caplet 10 x 10's

- Nupple cream :

Nama:Nupple Cream
Description:Smoothing & lightening formula for nipple
Composition:Demin Water, Glyceryl Stearate, Stearic Acid, Cetyl Alcohol, Polyacrilamide (and) C13-14  Isoparafin (and)  Laureth-7,  Cyclomethicone,  Glycerine, Olive Oil (Olea Europaea), Tocopheryl Acetate, Aloe Vera Extract, Sodium PCA, Licorice Extract (Glycyrrhiza Glabra), Chamomile Extract (Anthemisnobilis),  Phenoxyethanol,  Carbomer,  Allantoin, Disodium EDTA, Methylparaben, Propylparaben, Butylated Hydroxytoluene, Retinyl Palmitate, Vitamin C  Ascorbate, Co-enzyme  Q10, Pro Vitamin B5, Hydrolyzed  Soy  Protein,  Fragrance.
Uses:Prevent  the  skin  surface’s  from  mild  irritation  as  a  lightening,  cover  scarfing,  keep  skin  elasticity  and  firming  and  carrying  for breast  nipple  and  areola  also.
Involve the use of:
  • Take by fingers tips amount of nupple cream.
  • Smears up by thin greased completely flat into nupple and aerolia breast.
  • Let it dry (about 2 minute).
  • The usage can be replay as need as health practitioners or doctor recommendation.
Orderly:Tube 10 g
Production:PT. Nutrindo Grahahusada Utama
BPOM:CA18090107789

Sunday, January 30, 2011

kedatangan tamu bule

Setelah belajar tentang negara kangguru dan negaranya Obama, kami melanjutkan dengan negara tirai bambu. Kemarin Sabtu sekolah saya kedatangan tamu lho...kali ini tamunya agak beda dari biasanya. Duh, tamu saya ini tinggiii...sekali *saya jadi merasa terintimidasi heheheh* rambutnya pirang dan matanya biru. Kulitnya jauh lebih putih dari kulit saya heheheh...

Tamu saya ini seorang pelajar dari Belanda berusia 22 tahun yang sedang menimba ilmu di sebuah universitas di Jakarta. Kebetulan si bule ini mau diajak main sama anak-anak, jadilah dia bertamu ke sekolah kami.

Anak-anak yang sedang belajar tentang China (tema kami di sekolah) cukup terkejut dengan kedatangan tamu bule ini. Alhasil, kami kompori mereka untuk bertanya sedikit banyak mengenai asal-usul si tamu bule tersebut.

Bintang (nama teman saya) bertanya "What is your name?" dengan sangat percaya diri. Namanya "Job" tapi karena dia menyebutnya "Yop" saya jadi ikutan menyebut "Yop" saja. Kata Mr. Job, teman-temannya di Indonesia suka memanggil dia dengan "Hai, pekerjaan!" heheheh

Teman-teman saya mulai aktif untuk bertanya, maklum, saya mengiming-iming mereka akan mendapat jeruk santang dan sepotong kue ranjang jika mereka berani bertanya heheheh. Pertanyaannya macam macam, ada yang bertanya tentang keluarga Mr. Job, hobby, warna favorit dan yang cukup mengejutkan, ternyata bule ini suka dengan pisang goreng *berdasarkan interogasi Miska. Kami juga menunjukkan kebolehan kami bernyanyi "Twinkle-twinkle" yang dipuji "Wooowww...you're good singers" oleh Mr Job. Beliau juga terkagum-kagum saat kami bermain tebak gambar dan teman-teman saya bisa menebak dengan benar gambar yang saya tunjuk, diantaranya: barongsai, the great wall, terracotta army, china military, dragon boat, himalaya mountain dan gobi desert, ia memuji teman-teman kecil saya cerdas-cerdas *sapa dulu donk gurunya - lahhh kok narsis?*

bagi jeruk setelah diinterogasi


Mr Job cerita kalau di Belanda orang-orangnya makan kentang, tidak banyak makan nasi seperti disini, tapi dia juga cerita kalau dia suka dengan nasi goreng *hal ini membuat teman-teman kecil saya tertawa*
Kebetulan hari itu bertepatan dengan ulang tahun teman kecil saya "Ebet", Mr. Yop mau ikut duduk di kursi mungil dan bercanda dengan anak-anak yang lain.

Sayangnya Mr Job tidak melihat kebolehan kami bermain drum dan cymbal serta menari barongsai, padahal aktivitas itu seru sekali lhoo...Sebelum berpamitan, kami sempat berfoto bersama *grrr....lain kali saya akan minta kursi untuk mengganjal supaya saya terlihat lebih tinggi heheheh*

wajah-wajah oriental gak sih???

Pemusik barongsai a la speak first

gadis gadis tak mau kalah donk!

Tarian barongsai modifikasi

Selalu ada saat pose bersama

Bersama Mr. Job sebelum pulang sekolah

uwuwuwuwu....cowboy vs indian

Tema kami berikutnya adalah America. Untuk tema ini, kami mengadakan pesta kostum. Dresscode pestanya adalah *tentu disesuaikan dengan yang nyerempet nyerempet America laahhh* "Indian and Cowboy*

Parents kami sungguh kreatif. Mereka dengan senang hati mendandani total putra putrinya habis-habisan supaya bisa tampil a la cowboy dan indian. Alhasil kostum yang mereka kenakan sangat seru dan kereeennnn....

Selain pesta kostum, aktivitas kami yang lain adalah menghias totem dan tenda indian di halaman depan sekolah. Dan inilah hasilnya...taraaaaaa... bagus kan???

Singing *10 little indian girls....*



Aulya and her totem

vina and her totem

say cheese...friends

the little cowboy and indian work together
narseeeesss...

monster monster poster

Minggu lalu tema kami adalah Australia. Salah satu dari sekian banyak aktivitas yang kami buat adalah membuat poster tentang Australia. Kami browsing gambar-gambar yang berhubungan dengan Australia, seperti peta Australia, bendera Australia, binatang asli Australia: kangaroo, emu, wombat, kookaburra, platypus, tempat terkenal di Australia: Sidney Opera House, Kilauea Mountain, Pohutu Geyser, Canberra parliament House, Ayers Rock, dan tak ketinggalan boomerang dan aborigin yang Australia banggeettt...

Usai browsing, gambar tersebut kami print dan kami tempel di kertas manila besar, tak lupa kami beri nama dan dihias seperti majalah dinding.

Semua teman saya ikut sibuk lhoo...mereka antusias sekali tempel sana tempel sini, coret sana coret sini, hias sana hias sini. Saya selalu geregettan kalau melihat wajah mereka yang polos dan penuh konsentrasi yang membuat saya selalu tergoda untuk mengabadikan beberapa gambar.

So this is it, our Australian poster project :)

serius banget neeehhh...

bersatu kita menghias poster

Aktivitas yang menyenangkan

kamu tempel, aku yang nuliss..

group one project

group two project

group three project

group four project

Sunday, January 2, 2011

Hypnobirthing sesi 2


gambar dari sini

Nahhh…ini kelanjutan kelas hypno saya di sesi 1. Di sesi ini kami diajarkan untuk latihan fokus juga, kali ini supaya lebih elihatan fokusnya, masing-masing dari kami diberi pendulum. Tali pendulum dipegang kira-kira setinggi pandangan mata dan kami diminta untuk meniatkan dalam hati supaya pendulum bisa bergerak ke kanan dan ke kiri. Selanjutnya kami diminta meniatkan dalam hati supaya pendulum bergerak berputar searah jarum jam, berhenti kemudian berbalik arah.

Awalnya saya tidak percaya loh kalau pendulum bisa bergerak, tapi perlahan namun pasti, bola pendulum itu bergerak sesuai dengan yang saya perintahkan (xixixixi…udah berasa Dedy Corbuzier aja niee…)  Awalnya kaget dan bola pendulum berputar makin kencang, namun lama-lama saya bisa mengendalikannya sesuai dengan apayang saya perintahkan dalam hati.

Yah…aplikasi dari teori fokus tersebutlah yang harus diterapkan saat persalinan nanti. Kami dimita meniatkan bahwa persalinan akan lancar dan kami bisa mengarahkan janin (si dedek gembul saya) untuk melewati saluran lahirnya dengan lancar dan saya merasa rileks dan nyaman.

Selanjutnya kami diajarkan teknik pernafasan lambat. Ini akan digunakan saat kami sudah merasakan gelombang rahim (biasa disebut dokter sebagai kontraksi) sehingga kami bisa mengalihkan fokus dari rasa “nyeri” ke fokus pada proses pernafasan lambat. Makin konsentrasi dengan pernafasannya, kita akan “lupa” pada rasa nyeri yang terjadi saat datangnya gelombang rahim.Kami belajar dengan mengulang ulang bernafas hingga pernafasan kami lebih baik dan lebih relaks.

Setelah itu adalah praktek relaksasi. Kami dibawa ke suatu tempat bersama dengan suara hypnotherapist dan musik pengiring yang sungguh membuat rileks. Kami dimita mebayangkan sebuah taman yang indah, penuh bunga-bunga, rumput menghijau…pokoknya penuh dengan ketenangan dan kedamaian. Beberapa waktu saya merasa tidak berada dalam ruang kelas hypno saya lho…berasa pergi ke tempat itu, bahkan saya bisa merasakan segarnya udara dan wanginya bunga wana-warni yang ada di sana.

Setelah bangun dari tidur, saya merasa badan saya lebih segar dan bertenaga. Inti dari praktek relaksasi ini adalah saya merasa istirahat saya lebih berkualitas (meskipun Cuma sebentar da tidak seperti saat saya tidur pada malam hari) namun benar-benar membuat lebih fresh.

Hypnotherapist saya meminta saya untuk sering-sering latihan relaksasi di rumah, karena salah satu kunci keberhasilan hypno therapy ini adalah repetisi (pengulangan), selain dukungan orang-orang terdekat dan kemampuan kita untuk masuk ke kondisi alpha yang relaks.

Hmmm…kira-kira begitu deh pengalaman ikut sesi hypno yang ke 2. Besok kalau sudah ikut lagi sesi ke 3 pasti saya bagi deh ceritanya :)