Wednesday, September 26, 2012

Pesta Ulang Tahun Teristimewa

Hari ulang tahun paling berkesan buat saya yaa...3 tahun lalu
Kenapa???
Karena itu adalah perayaan ulang tahun paling "besar" buat saya. 
27 September 2009 adalah hari ulangtahun saya sekaligus resepsi pernikahan saya dan Uda.

Sedikit mengingat, hampir semua vendor yang saya pakai adalah "kenalan dekat" jadi kalau ditanya "Habis berapa?" haduuuhh..saya juga bingung karena semua kasih harga "pertemanan"

Mungkin resepsi kami tidak mewah, tapi buat saya sangat berkesan.Ya iyalaaah siapa yang tidak berkesan dengan resepsinya sendiri ya? Berkesan karena semua diurusin sendiri. Sementara saya masih di Klaten (tinggal di asrama kantor) dan suami saya masih di Jogja (nge-kos karena kerjaannya di Jogja). Kami ketemu cuma seminggu sekali, saat weekend, jadi tiap Sabtu dan Minggu aja kami ketemu untuk membahas rencana resepsi.

Tempat Akad Nikah
Paling awal diingatkan Ibu untuk booking tempat akad. Saya bercita cita ingin akad di Masjid, rasanya kok lebih "khidmad" gitu. Tempat suci dan ruangan serba putih. Dekorasi tidak perlu aneh aneh, plain saja, hanya meja dengan taplak putih emas dan karangan bunga (special dibuat oleh sepupu saya). Sewaktu kami menikah memang saat bulan puasa, sebelumnya juga sempat disinggung oleh Khatib bahwa Masjid akan dipakai hari Rabu pagi jam 9 untuk akad. Alhamdulillah dapat banyak doa dari jamaah Masjidnya. 

gedung ndalem chandrakiranan

Gedung Resepsi
Lalu berlanjut ke booking gedung resepsi. Karena hal ini terkait pembuatan undangan. Pilihan saya jatuh pada gedung Chandrakiranan Jogja. Tempatnya tidak besar, mungil saja kaya saya,  Toh, undangan kami juga tidak banyak, disesuaikan juga dengan budget :) Yang jadi bahan pertimbangan adalah:
- dekat dari rumah tinggal saya, jadi tetangga tidak akan kejauhan untuk datang.
- bentuknya sangat "Jawa" dan elegan sekali, tanpa banyak dekorasi juga sudah bagus.
- tempat parkir luas dan di dalam, jadi para tamu tidak kesulitan untuk mencari tempat parkir.
- harganya sesuai kantong hehehehe



Katering
Selanjutnya katering. Hmm...yang ini saya pilih dengan perimbangan Ibu saya. Karena yang akan hadir juga relasi Bapak dan Ibu, pastinya beliau punya "selera sendiri" Udah kebat kebit aja dengan estimasi bugdet, apalagi resepsi saya tak ada satu minggu berselang sejak hari raya Idul Fitri. Biasanya harga masih membumbung tinggi bak balon udara. Tapi akhirnya berdasar referensi saudara yang pernah juga bekerja di katerring tersebut, dapatlah satu nama. Katering ASRI namanya. Waktu itu salah satu syaratnya adalah dekor katering warna ungu muda, padahal mereka belum punya dekor katering warna ungu muda, tapi mau mengusahakan hehehe. Setelah deal harga, dibantu oleh saudara saya, dapat juga harga yang lumayan terjangkau :)


Dekorasi 
Untuk Dekorasi pelaminan, saya percayakan sama sepupu saya yang juga punya usaha dekorasi. Namanya KEBUN ASRI DEKORASI. Saya selalu terkagum kagum dengan hasil dekornya. Pelayanannya juga sangat professional (kata teman teman saya yang sudah pakai duluan). Ternyata benar lho, di hari pernikahan saya itu saya bener bener surprise. Padahal saya nggak bilang mau yang "begini" atau "begitu" tapi rasanya kok KLOP banget sama apa yang ada dalam bayangan saya. Konsepnya modern simple, sedikit sentuhan Jepang (dengan lampion lampion), paduan warna ungu muda dengan putih dan emas, juga rangkaian bunga yang buat saya "WOW". Selain itu, saya dapat bonus buket bunga mawar putih dan lily yang so...sweet. buketnya nggak saya buang sampai semua bunganya layu lhoo...PUAS banget deh pokoknya. Makasih banget ya mas Heru dan mba Leni. Ini kado pernikahan yang sangat istimewa buat kami.

Dokumentasi
Berlanjut ke dokumentasi. Survey survey kami lakukan, akhirnya atas referensi dari tetangga juga ketemu deh nama "Mata Angin" ternyata tempatnya dekat dari rumah dan karena tetangga saya itu juga ngakunya saya adalah "adiknya" maka bisa dapat harga diskon hihihi. Hasil foto dan videonya nggak mengecewakan sama sekali. Saya jadi terlihat "cantik" di setiap foto dan di videonya :p (*penasaran ngeditnya pake apa yaa???) 

Salon dan Rias Pengantin
Untuk salon dan Rias penganten, sudah dibooking sejak lama oleh tetangga depan rumah. Salon JUWITA namanya. Hampir semua saudara saya yang menikah di Jogja pakai jasa bu Nunung ini. Beliau sudah malang melintang di duania rias pengantin sejak lama, Saya dengar sih sempat menjuarai beberapa perlombaan rias pengantin juga. Saya juga puas dengan hasil riasan beliau. kreasi jilbabnya juga bagus bagus. Warna yang digunakan juga natural. Recomended deh yang pengen tampil cantik saat pesta.

Undangan dan Ucapan Terimakasih 
Untuk undangan dan ucapan terimakasih, special design oleh Ryan Salfarino (calon mempelai pria). Saya mau konsepnya warna ungu muda, ada gambar bunga sakura dan enggak usah pake poto poto segala. Soalnya saya belum pernah foto berdua SAMA SEKALI sebelum menikah. Foto berdua kami pertama kali adalah foto saat AKAD NIKAH :p. Selain karena Uda tidak suka difoto, kami berdua memang gak kepikiran saat itu masa ABG sudah lewat hihihi. Demi untuk membahagiakan hati saya, Uda yang perfeksionis berusaha membuat undangan dan ucapan terimakasinya seperti yang saya mau. Saya juga puas sama hasilnya. Just like what I've been dreaming of. Setelah desain undangan selesai baru kami bawa ke percetakan, kami pakai Al Fath. Dari percetakan bentuknya masih lembaran, jadi kami harus melipat satu persatu undangan itu dan memasukkannya ke plastik huufftt perjuangan berat, berasa kerja di kios fotocopy. Untuk ucapan terimakasih, kami ingin sumpit. Kenapa sumpit? karena esensinya sumpit tidak bisa dipakai kalau cuma sebelah. Biar kami selalu berdua dalam mengarungi hidup dan saling melengkapi satu sama lain ciyeeehhhh. Well, sepatu crocs juga siih, tapi kemahalan kali yaa... Kami pesan ke Evy Souvenir. Sumpitnya ada tulisan nama saya dan uda dalam huruf hiragana Jepang dan didesain oleh Uda, suamiku tercinta :)

Untuk MC pernikahan, kami percayakan pada mas Angger, beliau sudah sering sekali nge-MC dan sangat pandai membawakan acara. Kami pesankan ke beliau karena tamunya tidak hanya orang Jawa tamu dari Padang juga ada, jadi kalau bisa bilingual hihihi. 


Aransemen ulang Groovy kind of love keren banget

Orkestra
Awalnya orangtua saya sempat kaget sewaktu saya minta musik pestanya adalah orkestra dan biola. "Cari dimana ya?" pikir saya. Tapi ternyata teman bapak ada yang biasa mengajar pemain pemain biola. Akhirnya dikumpulkanlah murid murdnya itu, bahkan ada yang sengaja diterbangkan dari Jakarta karena tergabung dalam Twilite Orchestra :) Aduuuh bahagia sekali saya. Saya juga suka lagu lagu lama, dan lagu favorit saya "Groovy kind of Love" nya Phill Colins diaransemen dengan cantik sekali. 

Alhamdulillah semua sesuai dengan "Pesta Pernikahan" impian kami, berikut daftar CP-nya

Gedung Chandrakiranan:
website: http://www.tembi.org/museum-prev/candrakiranan.htm
CP: Pak Subandi
Telp (0274) 373617

Asri Layanan Manten
Alamat: Jl. Puntodewo No. 3 ( Selatan Lapangan Mancasan ), Wirobrajan, Yogyakarta, 55252
CP: Suyanti
Telp (0274) 411583

Kebun Asri Dekorasi
CP: Leni/ Heru
Wedding Decoration Specialist
Call Us @ : 0818265635 (Leni) / 0274 898278 (Telp/Fax)
Email : kebunasridekor@gmail.com
YM : kebun.asri
www.kebunasri.com
PIN BB : 2176AFBF

Mata Angin Photography
Jl KHA Dahlan No6 Yogyakarta
Telp 
+62274 7400344
+628882809262
Email: citra_mataangin@yahoo.co.id
website: 
http://www.mata-angin-photography.weddingjogja.com
http://www.weddingphotographyjogja.com/

Evy Souvenir
CP: (0274) 523139
HP: 0816687365 / 08882823004
http://evysouvenir.com

Juwita Salon Yogyakarta
Address: Jl Kadipaten Kidul 65, Kadipaten, Kraton
City: Yogyakarta
Postal code: 55132
Phone number: +62.274.381538
Website: grahasenggigi.com
Fax: 0761 839119



From Darwis Tere Liye:

*kalau kalian akan menikah

maka demikian, saran dr sy:

1. tdk usah buat kartu undangan muahal2, sy tahu, ini urusan sekali seumur hidup, mau yg spesial, mewah, tp buat apa? sebagian besar kartu undangan itu berakhir di kotak sampah. kecuali kalau kalian tulis di kartu undangannya: 'please, harga kartu undangan ini rp 20.000/buah, jd angpao hadiah pernikahannya minimal 10x
dr itu. jadi buatlah yg elegan tp sederhana. berkelas tp murah meriah. well, tips detail soal ini, tanya sama pak tukang bikin undangan. di jakarta, di dekat tebet sana, ada pasar yg penuh ratusan loket bikin kartu undangan, tinggal pilih.

2. tdk usah pakai musik2 yg aneh2. sy tahu, undangan nanti bengong kalau tdk ada hiburan. hanya saja, terserah, apakah kalian mau lbh ramai dihadiri penghuni langit atau penghuni bumi? musik gamelan, boleh. tradisional boleh. nasyid yg simpel boleh (karena ada juga nasyid yg kencang2, mengganggu). lagu jazz juga boleh. tp jangan pernah dangdutan, organ tunggal dgn penyanyi2 seksi--ada juga jazz dgn penyanyi berpakaian tak sopan. musik arab? jelas tdk boleh kalau pakai penari perut. ngerti kan? arab tdk otomatis islami.

3. tdk usah pakai foto pre-wedding segala. tdk usah deh. nanti sj, foto post-wedding. sebenarnya buat apa sih foto pre-wedding? sy coba buka kamus tebal, melongok buku2, website, tdk ada alasan kokoh kenapa foto pre-wed harus ada. buat kenangan? hehe, ini argumen lucu sekali--terserah deh kalau ada yg tdk ketawa dan tetap ngotot pre-wed.

4. pawang hujan. aduh, celaka urusan. seperti tdk punya Tuhan. di hari pernikahan yg mengharap berkah, kalian malah menugaskan orang komat-kamit baca mantera mengusir hujan--biar undangan bisa datang kinclong gitu. bagus betul. jika kalian membenci hujan, maka kalian membenci kitab suci--cek ayat2nya dlm kitab suci. ingatkan seluruh keluarga, jangan pernah pakai pawang hujan.

5. menyebut2 kebanggaan, gelar, peristiwa dll dalam prosesi pernikahan. ada saja pernikahan yg menghabiskan 10 menit utk membacakan CV pengantin. sy pikir tdk perlu, karena itu tdk ada relevansinya dgn akan selanggeng apa pernikahan kita.

6. terakhir, tentu sj, jangan bermewah2. sy tahu, pernikahan itu milik keluarga. ada keinginan orang tua, ada ambisi orang tua. tp berusahalah utk di-rem. karena eh karena, yg paling penting dr sebuah pernikahan adalah pengharapan. apa itu pengharapan? doa. doa2 yg dipanjatkan. ketika doa itu berpilin ke atas, menyatu, maka semoga berbuah keluarga yg baik2, keturunan yg baik2. please deh ah, kalau nikahnya sj sdh mewah2, hasil korupsi pula--atau uang tdk jelas, bagaimanalah akan melahirkan generasi berikutnya yg baik?

nah, silahkan. mau dituruti atau tdk sarannya. bebas.


Hmm...masukan dari  Tere Liye lumayan juga yaa... setujuh banget saya. Budget diusahakan seminim mungkin dengan hasil semaksimal mungkin hehehehe...Cari vendor yang bisa kasih harga "persaudaraan" jadi lebih hemat :)

Salam Hemat

/Aya

Saturday, September 22, 2012

spaghetti mie bayam saus tomat wortel serut


Kemaren dapet sample produk dari teman. Produknya berupa mie sayur macem macem deh. Ada mie bit, tomat, wortel, bayam, dan daun ginseng. Karena dapet sample, langsung dicoba dimasak. Awalnya bingung mau masak apa, tapi kemudian kepikiran untuk pengganti spaghetti dan tinggal dibuatkan sausnya :)


secara singkat, prosesnya begini yaa...

Bahan baan: 
- keju diserut (saya pakai prochiz karena gak terlalu asin)
- bawang bombay cincang kasar
- bawang putih cincang halus
- wortel diserut
- tomat cincang lembut
- margarin tanpa garam (saya pake filma)
- tepung maizena untuk mengentalkan
- 2 btr telur
- susu 
- sedikit merica
- sedikit garam

Kalau bahan sudah disiapkan, tinggal cemplung cemplung ke wajan deh....

tinggal siramkan saus ke mie bayam/tomat dehhh...

Yes! Shoji suka spaghettinya :) Selamat mencoba

Salam Sehat

/Aya

Kue Kutji Kutji Kedju

Lagi hobby bikin camilan buat Shoji. Kali ini cari yang bahannya so...simple, yang kebetulan ada di dapur, trus cari cari resep yang so...simple juga mengingat waktu tidur Shoji yang singkat dan saya yang makin sulit bergerak cepat. Akhirnya pilihan jatuh pada resep dengan nama "kue kutji kutji". saya perlu sedikit memincingkan mata saat membaca resepnya yang masih dengan ejaan lama. Kira kira beginilah resep aslinya:


Alhamdulillah di belakang rumah ada pohon pisang, jadi saya ambil sehelai daunnya dengan begitu tega. Lalu mulai mengumpulkan bahan bahan yang ada di resep.



Bahan bahan: 
- kelapa parut
- keju
- daun pisang
- tepung ketan
- gula jawa/ gula aren

 
Cara buat: 
1. panaskan gula jawa/gula aren.
2. ambil santan dari kelapa, campurkan dengan gula jawa leleh dan tepung ketan hingga adonan kalis.
3. buat bulatan bulatan dan taruh di atas daun pisang
4. ini saya modifikasi isinya jadi keju (harusnya pakai isi kumbu kacang hijau plus gula)

5. bungkus bulatan adonan dengan daun pisang (bentuknya juga sebisa saya inih)
6. kukus adonan yang sudah dibungkus daun pisang
7. penampakan saat dibuka, itu kelihatan keju isinya :)
8. ternyata jadinya lumayan banyak :p

...dan inilah wajah Shoji saat menikmati kue kutji kutji kedju-nya. Dibantu ayah untuk memegang karena sedikit lengket dan cukup liat dan kenyal kenyal. Shoji sudah bisa menggigit kecil kecil lhooo :)

Tertarik mencoba??? enak dan mudah lho....

Salam sehat

/Aya

Wednesday, September 19, 2012

hipnostetri dan gentle birth

Hai bundas...
lama banget saya nggak ngereview buku yaaa..hihihi...karena saya hamil lagi, makanya buku buku kehamilan yang dulu jadi bacaan saya, saya keluarin lagi.
Salah satu buku favorit saya adalah "hipnostetri" sebuah buku karangan tante Yesie Aprilia yang sengaja saya beli saat saya hamil Shoji dulu. 


Berawal dari search di internet mengenai hypnobirthing, saya dapat beberapa referensi buku bagus. Karena pengen banyak belajar, saya ke Gramedia Jogja untuk cari cari buku. Diantara deretan buku tentang hypnobirthing, saya menemukan satu buku yang menarik perhatian saya. Gambar bagian depannya perut yang menonjol dan saya baca resense di bagian belakang ada bahasan tentang hypnofertility (mengatasi kemandulan), hypnopregnancy (rileks selama kehamilan), hypnonausea (mengatasi mual saat hamil), hipnoterapi untuk kasus sungsang atau perdarahan, hypno-analgesia dan hypno-anesthesia (menghilangkan rasa nyeri), hypnobirthing (melancarkan proses persalinan), hypnolactation (melancarkan ASI), dan hypnoparenting (mendidik buah hati agar tumbuh menjadi anak yang baik)

Overall, semua yang saya butuhkan ada disana, dilengkapi dengan CD untuk hypnofertility, hypnobirthing, hingga hypnolactation) waaaahhh bisa latihan di rumah niih...
Saya tak sabar untuk segera membaca dan mendengarkan CD nya. Setelah sampai rumah, langsung deh, tenggelam dalam buku hipnostetri ini. Terus nih ya, pas denger suara tante Yesie Aprilia diiringi musik relaksasi aduuuhhh...adem banget, suaranya renyah kaya penyiar radio.

Di buku ini juga ada script untuk relaksasi yang bisa dibaca Uda untuk melakukan relaksasi bersama saya dengan latihan di rumah. Teknik tekniknya mudah dipahami dan langsung bisa dipraktekkan. Intinya siih...mulai dari persiapan kehamilan, proses kehamilan, persalinan, pasca persalinan, laktasi, sampai parenting dibahas disini. Lengkap deeehh...

Makin pengen tau, saya search lagi di internet soal sosok Yesie Aprilia ini. Ternyata ada beberapa informasi yang saya dapatkan, termasuk nomor kontak beliau. Langsung deh saya telfon untuk tanya tanya. Ternyata tante Yesie ini tinggalnya cuma sekitar 8 rumah dari rumah saya hihihi...beruntungnya sayaaaa... :)

Akhirnya segala persiapan tentang hypnobirthing hingga lahiran Shoji saya percayakan pada BidanKita :)

Tapi ehh tapi...Shoji memilih jalannya sendiri ternyata. nggak jadi waterbirth sama tante Yesie deh...gapapa ya Nakk...buat pelajaran kita bersama kok...


Oh ya, buku yang satu lagi judulnya Gentle Birth. Buku ini enggak beli, dikasih sama tante Yesie khusus hihii asiiiikkk...karena ada foto saya, Uda, dan Shoji disitu :p. Untuk buku gentle birth saya suka karena banyak gambarnya hihihi, banyak teknik teknik yoga yang bisa dipelajari disini. Saya bilang bagus karena panduannya detil. Jadi yang awam sama sekali juga bisa "ngeh" kalau baca buku ini. 

Makasih ya tante Yesie, sudah banyak membantu kami via konsultasi, tulisan, sms-an, inbox-an, postingan di grup Gentlebirth untuk Semua dan semuaaaaanya...

Salam kangen dari Shoji :)

Saturday, September 15, 2012

Apem kukus kurma strawberry


Belakangan saya lagi suka kukus kukusan hehehe. Memanfaatkan panci kukus warisan dari ibu saya :)
Sambil ngecek bahan bahan apa di rumah yang bisa saya pakai, saya punya ide untuk bikin semacam apem tapi di kukus. Resepnya hampir sama dengan nagasari jadinya, tapi sedikit saya modifikasi hihihi...


Bahan:
4 sdm tepung beras hitam organik
6 sdm tepung terigu
2 btr telur
100 gr unsalted butter parut
100 gr keju parut
200 ml santan kelapa
gula pasir sesuai selera (saya pakai 2 sdt karena kurang suka manis)
kurma potong potong
strawberry potong potong

mohon jangan tanya saya kenapa resepnya begitu ya, soal ukuran saya pakai kira kira dan ukuran itu adalah jumlah ketersediaan bahan di dapur, jadi kalau mau dutambah atau dikurangi sesuai selera silakan lhoo...


cara memasak: campur bahan tepung jadi satu
- campur butter, keju, telur, lalu siram dengan santan, aduk pakai garpu (pakai mixer atau adukan spiral mungkin lebih baik, saya pakai garpu karena itu yang ada hihihi)
- selanjutnya tuangkan adonan cair ke campuran tepung dan terus kocok.
- didihkan air, pasang cetakan apem
- olesi cetakan dengan butter menggunakan kuas hingga rata, masukkan satu sendok adonan, tunggu sebentar, lalu taruh potongan kurma dan starwberry diatasnya.
- tutup supaya matang, jika sekiranya cukup matang, adonan bisa dibalik.
- kukus satu demi satu hingga adonan habis.
- untuk penyajian bisa dengan saus kurma strawberry atau disiram madu, atau beri keju parut.


Hmmm...Shoji suka sekali dengan camilan ini :) semoga putra putri bunda juga suka yaaa :)

Salam sehat

/Aya

Hijab Pashmina

Naah...kalau ini request dari temen saya Lala :)

Cara pake pashmina anjeli kaya apa yaa?
cekdot ya Lala ...

 
1. Pakai pashmina kanan pendek, kiri panjang. 
2. Ambil bagian dalam pashmina yang panjang.
3. Bawa pashmina pendek ke bagian depan dan pashmina panjang dilingkarkan di belakangnya.
4. Sisa pashmina yang pendek ada di bagian depan.


5. Ambil ujung pashmina pendek, bawa ke atas kepala (dekat cepol,) semat dengan jarum pentul.
6. Bisa tambahkan bros atau korsase mungil di jarum pentulnya supaya tidak terlihat penampakan.
7. Alhamdulillah done :)
8. Tampak depan, selesai bikin foto tutorial Shoji pas bangun :p

Selamat mencoba
Salam cantik

/Aya


Tuesday, September 11, 2012

Sawut a la bunda dan ayah Shoji


Kemarin Ayah sempat menengok kebun belakang, ternyata pohon pohon ketela tampaknya perlu dirapikan, sekalian saja kami panen ketela yang ada di belakang rumah. Hasilnya lumayan banyak umbi dan....kami punya ide untuk bikin stick singkong, ketela rebus, dan sawut.

Sawut itu salah satu makan favorit saya. Jajan pasar murah eriah tapi enak. Belum pernah sekalipun bikin sawut, membuat kami berdua tertantang untuk mengolah ketela menjadi snack sehat dan enak buat Shoji.
Ini waktu acara HHBF, sawut Shoji di  tupperware ijo
Awalnya ketela dikupas dan dicuci bersih, kemudian diserut menggunakan pisau serbaguna murah meriah yang saya beli saat arisan RT hihihi...hasilnya cukup lembut looh. Selanjutnya ayah Shoji mencari daun pisang untuk alas mengukus. Karena kami percaya daun pisang akan memberi citarasa sendiri jika dipakai untuk mengukus. Tak lupa bagian air kukusan kami beri daun pandan. Hmmm...saat proses pengukusan berlangsung kami tak henti menelan ludah. Baunya wangi...sekali sementara saat itu masih bulan puasa hihihih *tahan godaaaaann...


Selanjutnya setelah ketela terkukus sempurna dan cukup empuk, kami mengukus kelapa parut yang sudah dicampur dengan gula aren serut. Hmmm...ini juga nggak kalah wanginya looh...

Setelah jadi, ternyata Shoji suka sekali sawutnya. Sempet juga dibawa sebagai potluck saat ikutan acara wawancara forum Hommemade Healthy Baby Food. Meskipun Shoji suka, tapi saat ayah minta, Shoji mau bagi lhooo... :)



Hmm...siapa bilang anak jaman sekarang gak kenal makanan tradisional? Shoji insyaAllah akan saya biasakan menyantap makanan tradisional juga hehehhe...

Salam Sehat

/Aya

Makanan Shoji after 1y part 2

Melanjutkan posting makanan Shoji after 1 year yah...




Banyak sih makanan Shoji yang basicnya tuh simple simple, cuma berhubung tukang sayur yang lewat depan rumah nggak selalu punya bahan yang dibutuhkan, jadilah suka saya ganti ganti sendiri tuh bahan dasarnya hihihi, meskipun bumbunya ya cuma itu itu aja. Ini beberapa resep modifikasi yaaa... feel free untuk mengganti bahan dasarnya hihihi kerjaan emak suka eksperimen hufff. Oh ya, satu lagi, saya juga nggak punya takaran tepat untuk bumbu bumbunya ya, jadi pakai perasaan aja, klo untuk porsi kecil disesuaikan. Citarasa juga sesuai selera :) Karena saya juga nggak punya banyak waktu untuk bikin sayur dan lauk secara terpisah, saya lebih suka masak yang ada sayur dan proteinnya sekalian jadi ngirit waktu juga.

1. Kentang siram tumis sayur
Bahan: kentang di rebus, buncis potong kecil, jagung diserut, wortel cincang kasar, daging sapi giling.
Bumbu: butter, bawang boombay cincang, bawang putih geprek, cincang, merica dan sedikiiit garam.
Cara buat:
- tumis butter, bawang putih, bawang bombay, hingga harum. masukkan daging giling.
- kukus kentang, kupas dan potong potong
- siramkan tumisan diatas kentang
- done

2. Orak arik brokoli wortel
Bahan: telur, butter /mentega tanpa garam, brokoli potong kecil, wortel diserut, daun bawang iris tipis.
bumbu: bawang putih, kemiri, sedikit garam, sedikit gula (bila suka), merica (semua dihaluskan).
Cara buat:
- panaskan butter/mentega, tumis bumbu yang sudah dihaluskan. 
- masukkan telur, diusesk susek hingga hancur.
- masukkan sayur dan daun bawang, beri sedikit air.
- ungkep (tutup) hingga sayuran cukup empuk
- done

3. Semur kentang, sawi hijau
Bahan: kentang potong dadu agak besar kemudian digoreng, sawi hijau iris , soun ganyong direbus sebentar, tiriskan (ini sounnya lembut banget jadi Shoji nggak keloloden *bahasa indonesianya apa ya?) ayam potong sedang.
Bumbu: merica, pala, kecap, segikit gula dan garam.
Cara buat: 
- haluskan bumbu.
- tumis bumbu lalu masukkan sedikit air.
- masukkan ayam, diungkep sebentar, lalu masukkan kentang, sawi dan soun. 
- kalau air sudah terserap, segera angkat.
- done

4. Tumis sawi capcay.
Bahan capcay: terigu, telur, air, bawang putih dihaluskan, sedikit garam.
Cara buat capcay: campur semua bahan menjadi adonan lalu goreng kemudian potong potong.

Bahan Tumis sawi: sawi hijau potong potong.
Bumbu: bawang putih, garam.
Cara buat: 
- bawang putih digeprek, lalu cincang kasar.
- siapkan minyak, tumis bawang putih,
- setelah harum, masukkan sawi hijau dan taburi garam secukupnya
- tambahkan sedikit air dan masak hingga sawi empuk.
- masukkan potongan capcay goreng
- done 

Hmm..masih banyak sih ide ide ngaco bin ajaib kreatif saya, tapi ini dulu lah yaa...lumayan buat praktek masak 4 hari ke depan

Salam sehat
/Aya

-

Monday, September 10, 2012

Turban




Iseng tahap 2, mencoba coba lagi kreasi jilbab masih dengan jilbab paris  gradasi coklat. ternyata hasilnya lucu juga. Yang mau eksperimen dengan gaya turban, silakan disimak ya step stepnya...
Step stepnya diintip disini yaa...

1. kenakan ciput ninja.
2. pakai jilbab paris setelah dibentuk segitiga (kanan kiri sama panjang)
3. ikat di belakang kepala (tengkuk)
4. ambil sisa helai ikatan yang kiri, baea ke kanan dan sematkan dengan jarum pentul.


5. sisa helaian ikatan yang kanan dibawa ke kiri, semat dengan jarum pentul.
6. sisa helai jilbab yang dibelakang bisa diikat dengan pita atau dbentuk korsase di samping telinga.
7. beri ros untuk pemanis
8. selesai....

Alhamdulillah...done.
Karena jilbabnya enggak nutup dada, bisa diakali dengan memakai jilbab paris untuk menutup dada setelah menggunakan ciput ninja atau menggunakan baju yang ada aplikasi penutup dada ya bundas...tutorialnya hanya untuk memudahkan langkah langkah saja kok :)

Salam cantik
/Aya

Saturday, September 8, 2012

3rd Anniversary (090909-090912)

Suasana Akad


...and it was 3 years a go honey...
ya, tepat 3 tahun lalu di tanggal yang sama, di sebuah pagi di bulan Ramadhan (19 Ramadhan tepatnya)

Sampai saat ini masih teringat apa yang aku rasakan saat itu. Menyetujui untuk menyerahkan hidupku, menautkan hatiku kepada seorang dari antah berantah yang datang mengetuk pintu dengan mengirimkan sebuah sms "maukah Aya menikah denganku?"

Thursday, September 6, 2012

nugget ikan kukus serut wortel



Abis baca bukunya mba dyah pratitasari judulnya "makan sayur seasyik bermain" jadi pengen nyobain menu baru buat shoji.
Sebelumnya mau review sedikit soal buku ini. Baca judulnya aja bikin bunda bunda yang *merasa* anaknya susah makan sayur jadi mupeng yaa...
Alhamdulillah selama ini Shoji nggak kesulitan makan sayur apalagi buah. Hampir semua makanan yang dihidangkan, Shoji mau menyantapnya dengan lahap. Kebahagiaan dan kebanggan tersendiri buat saya yang notabene baru nyemplung ke dapur setelah menikah *sekitar 3 tahun lalu. Tapi mulai gemar memasak kayanya waktu hamil Shoji deh (sampai banyak yang menyangka Shoji nantinya keluar cewek karena saya suka sekali berkutat di dapur)
Balik lagi ke masalah buku ya bundas, ternyata tulisan mba Prita ini bener banget lhoo..mulai asal muasal anak doyan sayur. "Semuanya dimulai sejak dalam kandungan"
*Manggut manggut saya baca buku ini. Karena memang saat hamil Shoji saya memang selektif banget soal makanan. Kalau bisa saya masak sendiri, dengan banyak macam sayuran. Rada maksa sih, mengingat saya masih sangat awam dan pemula sekali untuk urusan masak memasak, tapi toh Uda (suami saya) nggak pernah protes. Kebetulan juga kami berdua tidak terlalu suka makan berbumbu, jadi ya masaknya plain plain aja rasanya, rasa alami sayurannya gituu.
Di buku ini, mba Prita membahas soal kenapa anak sulit makan sayur, bagaimana mengenalkan sayur sedini mungkin, dan berbagi tips rahasia makan sayur yang menyenangkan. Salah satu yang di highlight di buku ini adalah menunjukkan arti penting sayur dan buah pada anak, melibatkan peran anak saat mengolah sayur dan menjadikan kita idola mereka. InsyaAllah kalau orangtua memberi contoh gemar sayur, anak juga pasti akan meniru. 
Secara umum, apa yang dituliskan mba Prita itu sejalan dengan apa yang kami lakukan ke Shoji. Banyak juga yang heran saat Shoji mau dengan "rela" melahap sayur bayam, atau sup wortel, atau makan tomat mentah, buncis mentah, bahkan kenikir kukus. Semua tak lepas dari pembiasaan kami pada Shoji, bahkan sejak mulai dia ada di dalam perut. Saat hamil saya memang maniak sayur dan buah, menghindari jajan di luar apalagi makanan ber MSG yaaahh kadang kadang khilaf siihh...untungnya gak keterusan.

Saya juga nggak ngidam yang aneh aneh, paling pol pernah ngidam empek empek ilir Jl Tamansiswa atau pengen banget makan mr. bu**er. Selain itu yaaa..makanan rumahan.
Lanjut setelah Shoji lahir, saya sengaja kasih ASI eksklusif, saat menyusui juga selalu konsumsi sayur dan buah. Katanya sih rasa ASI sesuai dengan yang dimakan sama bunda, eh saya pernah konsumsi air sirih karena nggak berani minum obat saat batuk Shoji sempat enggan minum ASI, setelah saya cicipi, memang rasanya sedikit getir siihh, jadi saya hentikan konsumsi air sirihnya...

Nugget yang udah jadi langsung dilahap Shoji
Berlanjut ke MPASI yang juga alami. mulai dari pure buah, karbo, sayur, dan protein, mulai dari pure, bubur lembut, bubur saring, tim, dan nasi lembek, semua saya bikin sendiri. Pernah nih sekali saat darurat, gas rumah kami bocor, dan itu kondisi kami baru saja tiba di rumah setelah mudik dari rumah eyang Shoji, cari toko selang gas tidak ketemu, akhirnya pakai dispenser air panas, ayahnya Shoji membelikan bubur instan rasa brokoli daging. 


Bukannya lahap, Shoji malah menyembur nyemburkan makanannya aduuhh..sedihnya...terpaksa kami lumat nasi putih bawaan dari rumah eyang dan telur pindang. Akhirnya setelah agak siang, kami menemukan juga toko perlengkapan dapur yang buka. segera masak untuk Shoji deehh...

Setelah satu tahunpun budaya makan sayur dan buah tidak lepas. Untunglah saya dibekali buku resep masakan andalan ibu saya (uti-nya Shoji) yang supersimple, selain itu juga banyak nyontek resep teman teman yang udah jago masak di forum forum.
Naahh...bab terakhir di buku ini juga ada contekan beberapa resep lhoo. Saya tertarik dan memutuskan untuk mencoba dengan beberapa modifikasi bahan yang kebetulan ada di kulkas.

Shoji lebih lahap kalau makan sendiri :)
Resep aslinya bungaku yummy
Bahan:
100 gr ayam giling ( saya ganti pakai ikan nila cacah)
tepung terigu 2 sdm
1btr telur
2 siung bawang putih
20gr bawang bombay cincang
75gr wortel parut
50gr keju cheddar parut
garam secukupnya
merica secukupnya
1 sdm minyak goreng untuk mengoles wadah

cara masak:
masukkan semua bahan di wadah, olesi pinggan tahan panas,
panaskan air untuk mengukus,
kukus adonan sekitar 15 menit
setelah matang bisa diangkat dan diiris atau dicetak bentuk bunga atau bintang
karena saya nggak punya cetakan, hanya saya potong potong saja.
karena nuggetnya sumber protein (dengan wortel sedikit) saya menyajikannya dengan tomat dan mentimun segar.
Alhamdulillah Shoji tampak antusias menikmati menu makan siangnya :) 
Selamat mencoba :)
Salam Sehat
/Aya