Thursday, September 6, 2012

nugget ikan kukus serut wortel



Abis baca bukunya mba dyah pratitasari judulnya "makan sayur seasyik bermain" jadi pengen nyobain menu baru buat shoji.
Sebelumnya mau review sedikit soal buku ini. Baca judulnya aja bikin bunda bunda yang *merasa* anaknya susah makan sayur jadi mupeng yaa...
Alhamdulillah selama ini Shoji nggak kesulitan makan sayur apalagi buah. Hampir semua makanan yang dihidangkan, Shoji mau menyantapnya dengan lahap. Kebahagiaan dan kebanggan tersendiri buat saya yang notabene baru nyemplung ke dapur setelah menikah *sekitar 3 tahun lalu. Tapi mulai gemar memasak kayanya waktu hamil Shoji deh (sampai banyak yang menyangka Shoji nantinya keluar cewek karena saya suka sekali berkutat di dapur)
Balik lagi ke masalah buku ya bundas, ternyata tulisan mba Prita ini bener banget lhoo..mulai asal muasal anak doyan sayur. "Semuanya dimulai sejak dalam kandungan"
*Manggut manggut saya baca buku ini. Karena memang saat hamil Shoji saya memang selektif banget soal makanan. Kalau bisa saya masak sendiri, dengan banyak macam sayuran. Rada maksa sih, mengingat saya masih sangat awam dan pemula sekali untuk urusan masak memasak, tapi toh Uda (suami saya) nggak pernah protes. Kebetulan juga kami berdua tidak terlalu suka makan berbumbu, jadi ya masaknya plain plain aja rasanya, rasa alami sayurannya gituu.
Di buku ini, mba Prita membahas soal kenapa anak sulit makan sayur, bagaimana mengenalkan sayur sedini mungkin, dan berbagi tips rahasia makan sayur yang menyenangkan. Salah satu yang di highlight di buku ini adalah menunjukkan arti penting sayur dan buah pada anak, melibatkan peran anak saat mengolah sayur dan menjadikan kita idola mereka. InsyaAllah kalau orangtua memberi contoh gemar sayur, anak juga pasti akan meniru. 
Secara umum, apa yang dituliskan mba Prita itu sejalan dengan apa yang kami lakukan ke Shoji. Banyak juga yang heran saat Shoji mau dengan "rela" melahap sayur bayam, atau sup wortel, atau makan tomat mentah, buncis mentah, bahkan kenikir kukus. Semua tak lepas dari pembiasaan kami pada Shoji, bahkan sejak mulai dia ada di dalam perut. Saat hamil saya memang maniak sayur dan buah, menghindari jajan di luar apalagi makanan ber MSG yaaahh kadang kadang khilaf siihh...untungnya gak keterusan.

Saya juga nggak ngidam yang aneh aneh, paling pol pernah ngidam empek empek ilir Jl Tamansiswa atau pengen banget makan mr. bu**er. Selain itu yaaa..makanan rumahan.
Lanjut setelah Shoji lahir, saya sengaja kasih ASI eksklusif, saat menyusui juga selalu konsumsi sayur dan buah. Katanya sih rasa ASI sesuai dengan yang dimakan sama bunda, eh saya pernah konsumsi air sirih karena nggak berani minum obat saat batuk Shoji sempat enggan minum ASI, setelah saya cicipi, memang rasanya sedikit getir siihh, jadi saya hentikan konsumsi air sirihnya...

Nugget yang udah jadi langsung dilahap Shoji
Berlanjut ke MPASI yang juga alami. mulai dari pure buah, karbo, sayur, dan protein, mulai dari pure, bubur lembut, bubur saring, tim, dan nasi lembek, semua saya bikin sendiri. Pernah nih sekali saat darurat, gas rumah kami bocor, dan itu kondisi kami baru saja tiba di rumah setelah mudik dari rumah eyang Shoji, cari toko selang gas tidak ketemu, akhirnya pakai dispenser air panas, ayahnya Shoji membelikan bubur instan rasa brokoli daging. 


Bukannya lahap, Shoji malah menyembur nyemburkan makanannya aduuhh..sedihnya...terpaksa kami lumat nasi putih bawaan dari rumah eyang dan telur pindang. Akhirnya setelah agak siang, kami menemukan juga toko perlengkapan dapur yang buka. segera masak untuk Shoji deehh...

Setelah satu tahunpun budaya makan sayur dan buah tidak lepas. Untunglah saya dibekali buku resep masakan andalan ibu saya (uti-nya Shoji) yang supersimple, selain itu juga banyak nyontek resep teman teman yang udah jago masak di forum forum.
Naahh...bab terakhir di buku ini juga ada contekan beberapa resep lhoo. Saya tertarik dan memutuskan untuk mencoba dengan beberapa modifikasi bahan yang kebetulan ada di kulkas.

Shoji lebih lahap kalau makan sendiri :)
Resep aslinya bungaku yummy
Bahan:
100 gr ayam giling ( saya ganti pakai ikan nila cacah)
tepung terigu 2 sdm
1btr telur
2 siung bawang putih
20gr bawang bombay cincang
75gr wortel parut
50gr keju cheddar parut
garam secukupnya
merica secukupnya
1 sdm minyak goreng untuk mengoles wadah

cara masak:
masukkan semua bahan di wadah, olesi pinggan tahan panas,
panaskan air untuk mengukus,
kukus adonan sekitar 15 menit
setelah matang bisa diangkat dan diiris atau dicetak bentuk bunga atau bintang
karena saya nggak punya cetakan, hanya saya potong potong saja.
karena nuggetnya sumber protein (dengan wortel sedikit) saya menyajikannya dengan tomat dan mentimun segar.
Alhamdulillah Shoji tampak antusias menikmati menu makan siangnya :) 
Selamat mencoba :)
Salam Sehat
/Aya

2 comments:

  1. ibunya telaten, Shojinya pinter. aku mengiri...

    ReplyDelete
    Replies
    1. baru satu La... :p kalau udah rombongan kaya Latree masih bisa setelaten ini gak yaaa??? *garuk garuk :p

      Delete