Tuesday, July 26, 2016

Anak dalam kacamata Qur'an

Tampilan blog nunungnurlaela.com

Bunda,
Berapa banyak dari kita yang menginginkan buah hati setelah menikah? Banyak! Meskipun banyak juga yang memilih menunda punya momongan untuk mempersiapkan yang terbaik untuk menyambut mereka. Keluarga memang rasanya kurang lengkap tanpa kehadiran buah hati, namun sekali lagi, buat saya pribadi, keturunan adalah hak prerogatifnya Allah.

Sekedar berbagi pengalaman ya bunda, saya pun menikah karena udah ngebet banget punya anak. Salah satu syarat memilih suami waktu itu adalah seseorang yang gak berencana menunda punya anak setelah menikah. Harapan itu doa kan ya? Jadi saat kita berdoa untuk disegerakan, ikhtiar, selanjutnya memasrahkan tangan Allah yang bekerja.

Saya dulu sebenarnya gak bercita cita punya banyak anak. Kenapa 3 orang anak saya bilang banyak? Karena saya sendiri anak pertama dari 2 bersaudara. Ayah saya 12 bersaudara dan ibu saya 5 bersaudara. Suami saya 5 bersaudara juga. Jadi sewaktu akhirnya kami menjalankan pernikahan berpikir kalau 2 itu lumayan sepi, dan 3 itu cukup.

Saat akhirnya keputusan keluarga ingin memiliki berapa orang momongan, kembali lagi pada pertimbangan orang tua. Salah satunya sosok sahabat yang saya kenal di komunitas Kumpulan Blogger Jogja.

Selfie bersama mak Nunung
Mak Nunung Nurlaela. Beliau adalah ibu dari 5 orang putra dan putri shalih shaliha. Putri pertama Agustus nanti 10 tahun, Putri kedua 7 tahun. Putra ketiga laki laki 6 tahun. Putra keempat laki laki 2,5 tahun. Dan putra terakhirnya laki laki 2 bulan. Pemilik blog www.nunungnurlaela.com ini mengaku masih belajar soal manajemen waktu. Alhamdulilah, sang suami banyak membantu dan kedekatan dengan mertua memberi andil untuk kemudahan manajemen putra putrinya.

Saat ini mak Nunung sedang cuti dari aktivitasnya sebagai seorang dosen. Dalam kesehariannya mak Nunung menikmati perannya sebagai ibu, dosen dan penulis. Beberapa tulisan ilmiah mak Nunung juga diterbitkan penerbit besar loh, beliau juga aktif menulis sebagai syarat sertifikasi profesinya. Berbagai antologi dan storycake hasil ide mak Nunung berjejer di galeri buku beliau. Mak Nunung juga menulis 1 buku solo "Pondok Mertua Indah", hmm...saya penasaran juga dengan isi bukunya.

Salah satu buku karya mak Nunung Nurlaela

Menulis ilmiah menurut mak Nunung lebih menantang, karena secara pribadi beliau lebih suka menulis tulisan populer. Tapi tantangan itu terbayar kalau sudah terima transferan royalti dan kalau ada yg testimoni pembaca yang merasa terbantu dengan tulisan beliau, akunya.

Dengan 5 orang putra dan putri tidak mengurangi semangat mak Nunung untuk terus memberdayakan diri. Jam kerja sebagai dosen yang cuma 4 jam sehari, masih bisa dibagi bagi untuk aktivitas menulis blog dan menulis buku. Silakan berkunjung ke blog mak Nunung di www.nunungnurlaela.com banyak inspirasi saya dapatkan, termasuk artikel kesehatan tentang kehamilan ektopik dan artikel Kompasiana yang berjudul "bersyukur dengan satu ovarium" Betapa Allah memberikan rejeki berupa anak kepada siapapun yang Dia kehendaki.

Anak 1 aja ribet dan repotnya minta ampun. Kadang ada yang berpikir demikian saat saya bilang punya 3 balita. Nah, mak Nunung punya cara tersendiri untuk mendelegasikan tugasnya sebagai ibu 5 anak. Anak pertama dan kedua sudah mandiri dalam hal mencuci pakaian mereka, otomatis mak Nunung cukup terbantu. Kerjakan yang mampu dikerjakan, delegasikan yang perlu didelegasikan. Kadang kakak kakak bisa diajak mengasuh adik adiknya, selain berbagi tugas, hal ini juga mendekatkan persaudaraan.

Mak Nunung Nurlaela dan keluarga


Punya anak 5 adalah cita cita mak Nunung sebelum menikah, "Biar ramai", kata beliau. Selain itu tiap anak pasti membawa rizkinya masing masing, jadi tugas orangtua hanya mengarahkan, memberi bekal agama sebaik mungkin agar mereka menjadi insan shalih shaliha.

Bukan kebetulan, ketika saya menulis postingan ini, pas dapat ilmu dari guru sekolah Rey mengenai peran anak dalam AlQuran. Poin poin ini benar benar menggetarkan hati saya untuk bisa memberikan segala sesuatu yang terbaik untuk anak anak.

1. Anak adalah perhiasan
“ Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amalan-amalan yang kekal lagi saleh adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan.” ( QS.18 Al Kahfi : 46 )

2. Anak adalah fitnah
“ Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan (bagimu), dan disisi Allah-lah pahala yang besar.”( QS.64 Ath-Taghobun : 15 )

3. Anak adalah musuh
“ Hai orang-orang mukmin, Sesungguhnya di antara isteri-isterimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu. Maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka dan jika kamu memaafkan dan tidak memarahi serta mengampuni (mereka) Maka Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” ( QS.64 Ath-Taghobun : 14 )

4. Anak adalah amanah
(27) Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui.
(28) Dan ketahuilah, bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai cobaan dan Sesungguhnya di sisi Allah-lah pahala yang besar. ( QS.8 Al Anfal : 27-28 )

5. Anak adalah QurotaA'yun
“ Dan orang orang yang berkata: “Ya Tuhan Kami, anugrahkanlah kepada Kami isteri-isteri Kami dan keturunan Kami sebagai penyenang hati (Kami), dan Jadikanlah Kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.”( QS.25 Al Furqon : 74 )

Terimakasih mak Nunung atas kesempatannya berbagi ilmu. Semoga putra putri kita semua menjadi perhiasan dan QurotaA'yun untuk orangtua dan agama. Aamiin...

Love
/Aya

4 comments:

  1. Masya Allah, terharu saya. Tulisan mak Aya bikin semangat dan juga muhasabah khusus saya pribadi yang masih banyak kekurangan sana-sini. Makasih mak Aya, makasih juga untuk tambahan tulisannya tentang peran anak dalam Alquran.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya justru ketularan semangat mak Nunung untuk punya nilai nilai islami untuk ditanamkan kepada anak anak. Semoga kita termasuk orang orang yang beroleh hidayah dari Allah SWT. Aamiin...

      Delete
  2. Wah dapat ilmu lagi ni sebelum beneran jadi manda. Makasih sharenya 5 poin yang kita perlu tahu tentang anak ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. InsyaAllah disegerakan yaaa Manda...seneng banget sama Manda yang selalu mempersiapkan dan mau belajar. Saya puuun....merasa masih banyak yang perlu dibenerin sana sini :) belajar bareng yaa Manda :*

      Delete