Friday, September 30, 2016

Mengulik Keunikan Surabaya

Icon Surabaya

Bundas,

Hai hai *sapuin halaman blog biar gak ada sarang laba-laba* 
Sesekali kita gosip gosip boleh lah ya. Kali ini saya pengen flashback ke jaman kecil hihihi, jaman lagu diobok obok masih ngeheitz abis. Iya ituuh, lagu yang bikin ikan terdzalimi. Coba tengok lirik lagunya: 

Diobok obok airnya diobok obok.
Ada ikannya kecil kecil pada mabok

Nah, kasian kan. Masih kecil aja udah disuruh mabok-mabokan #ehh. 
Eniwei, kita lagi mau ngomongin Joshua nih. Yang angkatan tua kaya saya pasti nggak asing. Yup, doi yang biasa disamasamain mukanya sama Vidi Aldiano hihihi (padahal mah jauuuh) Joshua Suherman fans maap yee...

Kalau saya ngomongin Joshua, Ahmad Dhani, Gisela Idol, Ita Purnamasari, Mus Mulyadi, Maia Estianty, kira kira apa persamaan artis artis ituh? Yupz, logat Jawa Timur lebih tepatnya Suroboyoan yang kental. Sebutan "arek arek" dan "bonek" juga pasti langsung membawa kita ke kota Rujak cingur ini.

Apa istimewanya sebenarnya si kota Surabaya ini? Yuk kita kulitin bareng bareng. Surabaya berasal dari bahasa Sansekerta Sura (ikan Hiu yang melambangkan berani) dan Baya (buaya yang melambangkan bahaya). Jadi kota Surabaya artinya berani bahaya. Well, keliatan ya dari penduduknya yang punya sifat pemberani. Termasuk fakta peperangan 10 November yang akhirnya kita ingat sebagai hari pahlawan, ini juga sepertinya menjadi bukti bahwa Surabaya adalah kotanya para pemberani. Sampai sampai dibuat juga film animasi Battle of Surabaya karya anak Indonesia yang sampai diulas di stasiun televisi ABC Australia loh.

Berani dalam bentuk berani berjuang, dan berani dengan hal hal mistis hohoho. Di Surabaya ada Museum Kesehatan yang lebih dikenal dengan museum Santet. Nah lho, saya dengar namanya saja sudah ciut. Di musium ini ada berbagai koleksi alat alat kesehatan medis maupun non medis di masa lampau. Selain alat kesehatan, dipamerkan juga beberapa benda benda yang (katanya) punya energi mistis yang besar seperti jelangkung dan nini thowok. Bahkan, ada bagian dari museum ini yang dinamai "dunia lain". Tertarik mencoba? Saya kalau ada malam Sekaten di Jogja dan ada wahana rumah hantu sudah dipastikan memilih "lambaikan bendera putih".

Tata kota Surabaya saat ini makin cantik, karena walikotanya, Ibu Tri Rismaharini (yang menjabat untuk keduakalinya sejak 17 Februari 2016 lalu) merupakan sarjana arsitektur lulusan Institut Teknologi Sepuluh November dan Magister Manajemen Pembangunan Kota. Jadi kalau berkunjung ke Surabaya, selain bisa menikmati kuliner khas seperti Rujak Cingur Ahmad Jaiz, Lontong Balap Garuda Pak Gendut, Sate Ondomohen Ny Asih, kita juga bisa menikmati tata kota Surabaya yang ciamik.

Bangunan bangunan menarik di Surabaya antara lain: Monumen Jalesveva Jayamahe, Jembatan terpanjang se-Asia Tenggara (Suramadu), Juga patung icon Surabaya di depan Kebun Binatang Surabaya (KBS). 

Rasa rasanya jadi ingin berkunjung ke Surabaya yah kalau sudah ngintip beberapa hal unik tentang Surabaya. Buat saya yang tinggalnya gak di Surabaya tentu saja harus memikirkan akomodasi disana. Tapi tenang, banyak kok pilihan hotel di Surabaya yang bisa kita sewa untuk menginap beberapa hari sembari berwisata ke Surabaya. Karena menikmati Surabaya dalam sehari saja dijamin gak akan cukup.

Jadi, siapa yang mendadak dangdut, eh mendadak pengen siapin liburan ke Surabaya? Atau ada tempat tempat, kuliner atau fakta unik di Surabaya yang teman teman temui. Sharing sharing di komen boleh lhoooo

Salam Travelling

/Aya

17 comments:

  1. wah bisa rencana tamasyaku ke surabaya ni, makasih mak aya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayuk mandaaaaa, banyak banget yang bisa diulik ulik nih di Surabaya

      Delete
  2. Aku sukaaa walikotanya Surabaya ...ibu Tri Risma...
    Keren banget ibuknya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaah...itu walikota keren bener yaaah. Makin cakep Surabaya sekarang kakaaaa

      Delete
  3. Surabaya yg kuinget, banyak nyamuknya. Hahahaha...
    Kangen deh main Surabaya lagi. Dulu pas Om-ku masih ada, diajak ke museum TNI AU dan nyebrang naik kapal nglewatin selat madura.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha...aku predikat ternyamuk masih dipegang Semarang mak Noni :D entah kenapa kalau nyamuk langsung asosiasi ke Semarang :D

      Delete
  4. Aku suka makanannya. Pas pertama ke sana underestimate sama kulinerannya. Ternyataaaaa...warung pinggir jaalan aja rasanya enaaaaaaakkk....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah iyaaa...kuliner Surabaya itu juga enak enak, cuma untuk.rujak Cingur aku beneran pass alias lewat deh

      Delete
  5. Belum pernah ke Surabaya. Eh cuma lewat sih pernah. Moga bisa ke sana buat liburan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo mak Liya, sapa tau ada ide kreatif ngeluarin buku melukis bertema Surabaya :)

      Delete
  6. Surabaya kotanya sih bersih, tapi dipinggiran sangat panas dan agak kotor mak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aaah...iyakah? Berarti aku belum menjelajah banyak di Surabaya mak :D

      Delete
  7. Alhamdulillah ikut bangga sebagai sesama alumni ITS, salut utk Bu Risma. Pembangunan dan tata kota Surabaya yg menjadi seger adem sebenarnya sudah di rintis sejak Bu Risma masih menjabat sebagai Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamana (DKP).

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wiiii...yang alumni ITS uhuhuuyyy.
      Berarti pembangunan yang berkelanjutan ini ceritanya ya mak :D

      Delete
  8. dah lama ga ke surabaya. Pengen juga traveling ke sana ngajak anak-anak. Pengen nyebrang suramadu dan maen ke madura

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hayuk mak nyeberang Suramadu :)

      Delete
    2. Hayuk mak nyeberang Suramadu :)

      Delete