Friday, April 6, 2018

Menuju Indonesia Maju, Flash Blogging bersama Kominfo



Di masa kini, sosial media telah menjadi jamur di musim hujan. Koneksi internet yang bertebaran serta aneka konten yang bisa diakses dengan mudah menjadikan setiap orang bisa menjadi "jurnalis" penyebar informasi. Yang perlu digarisbawahi adalah "Apakah segala sesuatu yang beredar di sosial media adalah benar?"

Dengan acara Flash Blogging bersama KOMINFO bertema "Menuju Indonesia Maju" yang diselenggarakan di New Saphir Hotel, Jumat, 7 April 2018, Kominfo ingin merangkul blogger dan jurnalis Jogja untuk lebih dekat dengan pemerintah dan menyampaikan informasi yang akurat dan juga berasal dari sumber terpercaya untuk menepis aneka pemberitaan yang berpotensi memecah belah bangsa karena kabar yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.



Setelah acara pembukaan dengan menyanyikan lagu "Indonesia Raya", acara Flash Blogging resmi dibuka oleh Bapak Deden Suryana.

Agus Mulyadi
(Blogger)

Sesi pertama dibuka dengan sharing dari mas Agus Mulyadi mengenai cikal bakal dirinya terjun ke dunia penulisan. Diawali dengan cerita Gus Mul ketika menerima jasa edit foto dan risiko terjerat hukum UU ITE karena mengedit foto yang bukan hak miliknya. Kejadian itu yang kemudian dituangkan kedalam cerita dan mendapat apresiasi banyak orang. Dengan tulisan bergaya bahasa humor, Gus Mul akhirnya jadi asyik menulis dan membagikan aneka ceritanya di blog.

Menurut Gus Mul, seorang dengan gaji 40 ribu/hari lalu mendapatkan 8 juta sebagai royalti buku yang diterbitkan dari blog yang ditulisnya yang membuat Gus Mul merasa tertantang untuk terus berbagi dan membranding dirinya sebagai blogger.

Menulis itu soal jam terbang. Satu satunya ilmu menulis terbaik adalah dengan banyak banyak membaca. Sementara yang harus diperhatikan adalah: pemilihan diksi, inspirasi kehidupan sehari hari, banyak membaca dan passion.


Handaka Darta
(Tim Komunikasi Presiden)

Indonesia bukan besar karena penduduknya yang 200 juta, bukan karena 714 sukunya, tapi karena bangsa Indonesia adalah keturunan bangsa petarung. Sebuah negara besar seperti Syiria bisa hancur karena penyebaran berita yang tidak benar. Indonesia, diharapkan bisa terus maju dan berkembang jika didukung dengan sumberdaya dan infrastruktur yang memadai.

Indonesia membentang dari Sabang hingga Merauke dan diharapkan menjadi satu hati. Ke depan, Indonesia akan berfokus pada kebijakan ekonomi berkeadilan. Pemerataan ekonomi berkeadilan bergerak bersama, maju bersama memerangi kemiskinan dan pengangguran.

Melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia dan tujuan dari Undang Undang Dasar 1945 terus menjadi dasar dari segala kebijakan yang diupayakan oleh pemerintah saat ini. Pemerintah percaya bahwa pemerataan dicapai dengan kesamaan perlakuan itu salah. Pemerataan bukan kesamaan perlakuan, tapi keadilan sesuai dengan kemampuan.

Yang kecil dan lemah diberi perlakuan yang lebih supaya bisa menikmati pembangunan. Kelas menengah diberikan bantuan sewajarnya, jika sudah mandiri maka akan lebih pada pengawasan saja.


Kebijakan Kebijakan Pemerintah
Keberpihakan pemerintah saat ini untuk 40% lapisan masyarakat terbawah. Dalam video dari YouTube Sudut Istana, terungkap bahwa pembangunan masyarakat di pedalaman saat ini sudah mulai meningkat.

BBM 1 harga adalah sebuah goal yang ingin dicapai oleh pemerintah sebagai bentuk keadilan. BBM di Kalimantan 45 ribu, di Papua 100 ribu, saat ini uang dengan jumlah segitu bisa untuk membeli BBM lebih banyak. Sisa uang yang dialokasikan untuk membeli BBM bisa digunakan untuk biaya hidup yang lain. BBM yang diantarkan dengan perahu melewati jeram ke pedalaman daerah Kalimantan akan bisa dinikmati dengan harga lebih murah.

Daerah manapun selama masih di Bumi Indonesia harus dijamah. BBM 1 harga adalah keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Jika ingin lebih dekat dengan pemerintah, bisa pantengin sosial media berikut:

Yuk dukung program pemerintah dengan membagikan info info yang benar dan bermanfaat.



Gun Siswadi
(Sam Bidang Komunikasi dan Media Masa)
Bijak Bermedia Sosial

Benda apa yang pertama kali dicari saat bangun tidur? Kebanyakan dari kita mencari HP. Untuk mematikan alarm, ada 143 juta pengguna internet. Ada 960 ribu peningkatan penggunaan internet per bulan.

Konsentrasi 58% penggunaan internet di pulau Jawa. Saat ini infrastruktur sedang dibangun di luar Jawa, sehingga 2019 akan seimbang dengan yang di Jawa dan di luar Jawa. Peningkatan penggunaan internet ini sayangnya tidak diikuti dengan adanya literasi.

Online membuat segala sesuatu lebih mudah. Ciri ciri generasi digital rame rame membuat akun media sosial (Twitter, path, Instagram, YouTube) dan punya kemampuan belajar lebih cepat karena semua ada di genggaman tangan.

Internet menawarkan kebebasan berekspresi, jika tidak dikelola dengan benar akan menyebabkan tindakan yang agresif karena kebanyakan tidak mau dikekang.

Literasi adalah kemampuan memanfaatkan TIK untuk membuat konten dan menyampaikan informasi dengan kecakapan kognitif, etika, sosial, emosional dan aspek teknik / teknologi.

Pemerintah sedang menyiapkan infrastruktur untuk daerah 3T, terdepan, terluar, tertinggal supaya tetap mudah mengakses informasi. Membuat aplikasi dan lain lain. Upaya yang dilakukan adalah menangani konten negatif secara komprehensif, dan melakukan tindakan terhadap konten yang melanggar hukum.

Hoax adalah kebohongan yang dilakukan berulang ulang sehingga seolah olah menjadi kebenaran. Sebaiknya tabayyun dan sebelum share diperhatikan manfaatnya untuk orang lain.

Sosial Media adalah sarana komunikasi, sumber informasi, peluang usaha, menjalin komunikasi, branding. Sebaiknya digunakan sebaik baiknya.



1 comment:

  1. Kalau ada Agus pasti suasananya ga terlalu tegang.. Ia kan mbak.. :D

    Btw, selamat ya.. Denger-denger di sini mbak aya dapat sesuatu ya dari kominfo.. :D

    ReplyDelete