Sunday, September 30, 2018

Rumah Mba Ayu Staycation Instagramable


Rumah Mba Ayu
Hai...
Siapa yang disini hobby ngumpulin foto cakep buat dipajang di instagram? Saya ngacung tinggi lahh...hihihi. Siapa sih yang gak seneng dengan yang indah indah? Allah aja suka segala sesuatu yang indah kan? Jadi wajarlah manusia juga demen yang indah indah.

Nah, Instagram benar benar memfasilitasi kebutuhan ini dengan baik. Berbeda dengan Facebook yang lebih banyak cerita personal atau kadang curhatan dan informasi dalam bentuk tulisan, bahkan teaser novel yang dibikin berseri sehingga bikin orang kepo untuk balik dan balik lagi ke akun sang novelis. Btw, sudah PO Elena? #ehh...

Balik ke Instagram. Begitu kita membuka akun, yang tampak berjejer adalah gambar-gambar yang bahkan bisa ditata dulu peletakannya pakai aplikasi supaya terlihat cantik, menarik, ciamik penuh estetik. Karena itulah semua orang berlomba-lomba memberi inspirasi dengan meletakkan foto-foto terindahnya di laman Instagram mereka.

Tak terkecuali saya dong hohoho #ngaku. Spot indah selalu menarik untuk dipandang dan dipajang di IG. Buat kenang-kenangan sekaligus merasakan seninya membuat foto jadi cakep. Mulai dari cari background kece, crop sana sini sampai naik turunin hue, saturasi, highlight, yekaaan?

Tuesday, September 11, 2018

Bullet Journal, Simple Step to Organize Your Life.

Pic: @bookpacker

Hai Bunds,
Ada yang baru denger namanya bullet journal? Jujur saya juga baru denger sekarang. Dalam hati bertanya-tanya, seperti saat kita lagi ngecengin cowok lalu kepo dia udah punya pacar atau belum #ehh. Lalu kekepoan saya terjawab ketika saya berseluncur di IG lalu menemukan berbagai bentuk bullet jounal.
Penampakannya ternyata seperti ini sodara sodara...jeng jeng jeng gubrak gubrak #SYahriniModeOn

Yang angkatan 90 an mana suaranya? Ayok ngacung jangan malu-malu. Kita meskipun sekarang sudah matang #uhuk... tapi disebutnya generasi paling bahagia loh. Di jaman saya SMA ternyata saya udah kenal yang namanya bullet journal a.k.a organize a.k.a planner. Nah, sekarang lagi in dengan sebutan Bullet Journal atau disingkat BuJo.
Bujo ditemukan oleh Ryder Carrol, sorang pria yang memiliki kesulitan belajar ketika kecil namun akhirnya menemukan cara belajar dan mengorganisisr aktivitas kesehariannya dengan simbol simbol tertentu. Dia adalah seorang digitar product designer yang tinggal di Brooklyn, New York.  Jurnal yang dibuat dengan perencanaan yang memungkinkan kita untuk merencanakan masa depan, melacak yang lampau dan mengkontrol kondisi saat ini.

Friday, September 7, 2018

Collect Memories Not Things with ASUS

Collect memories not things

Credit: @yoannafayzadotcom

Hai Bunds,
Mau cerita dikit yaaa. Niatnya dikit, nanti kalau endingnya panjang harap sabar, ini cobaan. Etapi cobaan yang menyenangkan mah gapapa kan ya?

Kemarin sempat ngomongin soal memories dan memorabilia sama temen temen geng emak-emak ayu. Intinya kita semua pernah punya satu buku yang menyimpan banyak kenangan. Kalah bahasa kerennya anak sekarang namanya "Bullet Journal". Nah, sebenarnya kenapa juga mesti nyimpenin barang semacam tiket nonton, struk abis makan, tiket kereta api atau tiket pesawat kalau kita pergi plesiran? Ya intinya itu cara kita mengingat kenangan kan ya?


Nah gak jauh jauh soal kenangan indah, buat saya sih udah bukan jaman kali ya ngumpulin barang-barang memorabilia. Meskipun jujur saya pernah juga sih bikin begituan jaman masih pake putih abu-abu. Lalu tiba-tiba ada lagu mengalun...

" Dulu kita masih remaja...Usia anak SMA..." tsaaahh....