Wednesday, November 7, 2018

Hai, Bunda dengan Anak Istimewa, Yuk Bahagiakan Dirimu.


Hai,
Ketemu lagi nih sama curhatan bunda Shoji Rey Aisha kali ini. Beberapa waktu lalu ada seorang bunda anak istimewa yang DM saya. Katanya dia merasa terganggu dengan stigma yang katanya "Anak berkebutuhan khusus itu akibat dari kesalahan orang tuanya di masa lalu."


Inhale...exhale...inhale...exhale...lalu istighfar.
Serius? Jaman begini masih ada yang tega bilang begitu sama orang tua ABK?

Bunda ini malah cerita kalau ini adalah ucapan dari seorang ustadz di pengajian yang dia datangi bersama ibunya. Setelah kejadian itu, hal ini selalu diungkit ungkit dan membuat bunda ini gak nyaman.

Bukan gimana-gimana sih, iya kalau posisi sang Ibunda sudah settle, sudah bisa menerima kondisi anaknya mungkin gak masalah. Tapi untuk seorang ibu yang baru dapat diagnosa, duuh...pasti rasanya pengen nyakar-nyakar. Bukan nyakar orang lain, tapi diri sendiri mungkin.

Nggak ada yang bilang gak boleh, boleh kok. Tapi dilihat dulu kondisinya kali yaaa...

Hmmm...
Saya diminta membahas soal berat macam ini rasanya pengen lambaikan bendera putih saja deh. Etapi ini bukan uji nyali deng. Baeqlaa...saya coba bikin jawaban versi Bunsho yaaa, kalau ada salah-salahnya atau ada yang kurang berkenan saya mohon maaf.