Review Stroller Pockit Gen 5 789 Untuk Anak Berkebutuhan Khusus


#Aisha'sGears
#Perlengkapan Aisha

Hai Bunds,
Mulai postingan ini ke depan, saya akan mulai bahas alat-alat ajaib yang Aisha pakai ya. Karena banyak yang menanyakan sekalian saya rangkum disini biar lengkap mulai dari nama alat, untuk apa, beli dimana, harga, yay dan nay. Nah nantinya alat-alat ini akan masuk di hastag #Aisha’sGears atau #PerlengkapanAisha. Jadi, udah siap untuk postingan kali ini?

Pockit Gen 5 789

Yuk mulai aja ya. Kali ini saya mau bahas soal stroller yang Aisha pakai. Selama ini Aisha pakai 2 stroller. Kenapa 2 stroller? Sebenernya karena masing-masing ada plus minusnya sih. Stroller pertama yang mau direview adalah Pockit Cocolatte. Stroller ini kami pilih karena saat itu butuh mobilitas tinggi ke rumah sakit. Kalau pas ke RS, sering banget kami gak dapat tempat duduk karena antrian begitu banyak. Maka dari itu, demi kenyamanan Aisha dan ayah bundanya juga, kami biasa ke RS pakai stroller. Kalau di stroller, meskipun gak dapat tempat duduk, Aisha masih bisa bobo manis. Bayangin aja, kami kadang antri dari jam 10 pagi, bisa bisa baru kelar jam 15.00 bahkan kadang lebih. Ini soalnya Aisha ngantri di beberapa klinik. Yang paling sering sih di gastro dan neurologi. Sampe perawatnya hafal kalau sama Aisha.


Merk
Stroller Pockit ini keluaran Cocolatte. Punya Aisha ini masuk Gen 5 tipe CL-789. Bedanya dengan tipe sebelumnya (Pockit 788), Pockit CL 789 ini ada tas punggungnya. Tipe pockit yang sebelumnya tidak ada tas punggungnya, hanya ada tas tote bag saja. Jadi kalua mau bawa masih ditenteng. Untuk tipe 789 ini sudah kaya pakai ransel.




Spesifikasi
Punya Aisha warnanya hitam, dengan berat 4 kg. Untuk ukuran stroller cabin size, Pockit ini termasuk yang enteng dan kalua dilipet kecil dan ringkes banget. Pas dilipat dimensinya Cuma 38 x 19 x 33 cm. Sama Rey dibilang "transformer". Untuk usia pemakaian, cocok untuk usia 4 bulan sampai 3 tahun atau berat 15 kilogram.

Oh iya, satu lagi bedanya pockit 789 dengan yang 788 adalah posisi recline-nya. Pockit ini bisa dipakai untuk posisi duduk, bersandar sampai posisi tiduran 150 derajat.
 
Tidur di stroller

Dimana Belinya
Dulu kami beli di Toko Perlengkapan Bayi Kinkin Jalan Diponegoro dengan harga 1.900.000 an kalau nggak salah ya. Ini kami beli waktu Aisha umur sekarang2 tahunan, sekarang Aisha udah 4,5 tahun. Mungkin lebih murah karena sebenernya ini produk udah lama. Sekarang udah banyak stroller cabin size yang proses buka tutupnya lebih friendly. Untuk Pockit memang termasuk agak ribet karena harus pakai 2 tangan untuk buka dan tutupnya.

Pockit sebagai ransel

Yay
So far, kami puas banget sama stroller ini. Selama 2,5 tahun pakai lumayan membantu. Dia ringan untuk di dorong, aman dengan fitur rem di bagian belakang. Seatbeltnya sudah 5 titik dan bisa diatur di bagian belakang untuk belt di bahu. Sangat ringkas untuk dibawa bahkan dengan motor non matic sekalipun.
  • Rangka ringan
  • Cukup mudah dilipat
  • Cukup mudah dibuka
  • Ukuran ringkas sekali
  • System keamanan nyaman
  • Ada kanopi meski kurang tertutup
  • Akselerasi roda mudah didorong
  • Ada tali di stroller
  • Desain sporty
  • Ada tas backpack
  • Bisa dipakai hingga berat 15 kg.


Dapat tas ransel juga

Nay
Karena memang dibuat untuk travelling dan cabin size friendly, stroller ini relatif ringkih. I mean dia kadang terasa hiyig-hiyig duh apa sih Bahasa indonesianya ya. Kalau dipakai untuk jalan di hotel, rumah sakit, atau mall yang lantainya mulus gitu cukup oke lah. Tapi kalau dipakai untuk yang agak kasar apalagi bergelombang, udah deh mulai getarannya nggak enak jadi mending daripada roda semakin tak terkendali mending diringkesin aja.
  • Sandaran kaki kurang support untuk anak CP. Buat Aisha yang tinggi hampir satu meter udah gak muat ini. Apalagi kaki Aisha lemes gak bisa napak. Jadi kadang sering kejepit roda hiks hiks hiks. Udah minta ganti dia.
  • Beberapa step untuk menutup stroller (bukan yang sekali tekan)
  • Kanopinya kalau untuk jalan di outdoor yang panas kurang nyaman untuk anak karena terlalu kecil.
Nah, kira kira itu plus minus stroller Cocolatte Pockit Gen V 789 punya Aisha. Semoga bermanfaat buat bunda yang mau pilih-pilih stroller untuk buah hatinya ya.

Salam sayang

/Bunsho
Kartika Nugmalia

5 comments

  1. Aku juga pengguna stroller Pockit ini, jadi waktu itu beli memang mau pakai untuk traveling. Sesuai dengan review para pengguna Pockit katanya ini enak dan ringan. Sebenarnya yang paling utama sih ringan ini ya, karenakan sudah pasti kudu dibawa juga.

    ReplyDelete
  2. Iya yaa sekarang udah banyak banget stroller yang sekali tekan sudah bisa melipat dengan mudahnya. Macam transformers betulan deeh. Btw Mbak, Pockit ini ada keluaran terbarunya gak ya?

    ReplyDelete
  3. Jadi ingat zaman anak2ku masih kecil dulu. AKu juga punya stroller mirip model ini. Memang deh kita mesti pandai2 memilih produk perlengkapan bayi. Stroller yang ringan tapi kuat tahan lama dan ringkas bisa dibawa ke mana2 itu harus ya. Kita kan mobile apalagi yg demen traveling wih kudu deh. Harga sih relatif ada kualitas pasti harga juga menunjang. TFS.

    ReplyDelete
  4. Pockit memang juara deh kalo soal travelling friendly ya. Kekurangannya memang dia cuma bisa duduk tanpa tiduran aja. Meski begitu aku tetap favorit pockit sih.

    ReplyDelete
  5. Wah ringkas banget ya bisa dilipat begitu say..jadi ingat stroller anak zaman old punya Nailah dan Alde gendut banget bodynya..hihihi

    ReplyDelete