Featured Slider

Waspadai Syok Septik Pada Anak


Syok Septik

Hai Bundas,
Kali ini mau cerita pengalaman membersamai Shoji selama di PICU (Perinatal Intensive Care Unit) sebulan terakhir kemarin. Iya benar, Shoji masuk ke PICU karena Syok Septik Bronkopneumonia
Belum pernah dengar? 
Sama...saya juga baru tau nama penyakit itu sewaktu dokter memberikan diagnosis.
Saya ceritakan secara detil ya, supaya bisa jadi awareness bunda semua jika menemui kondisi yang sama.

Awal Mula Sakit

Kalau mendengar kata bronkopneumonia, pasti yang terbayang adalah batuk berlendir yang mengakibatkan pneumonia bukan? Nah disini saya mau bilang kalau Shoji kemarin malah gak ada batuk pilek sampai parah. Badannya memang panas, naik turun dan ada benjolan di belakang telinga bagian kanan.

Bunda Gak Boleh Sakit



Kunyit asam pereda nyeri haid

Bunda Gak Boleh Sakit

Beberapa kali saya baca quote ini berseliweran di linimasa sosial media. Tampaknya memang para bunda itu punya kekuatan superpower yang membuat kondisi apapun bisa diatasi dengan baik dan benar. Tsaah.

Bukan wonder women apalagi Mulan Jameela #ehgimana, wanita bisa jadi sosok penuh kekuatan sekaligus penuh kesabaran. Mau bubur bayi ditumpahin anak berapa kali juga, atau mainan diburai - burai berjilid-jilid, tetep ada kekuatan untuk ngebersihin meski tetep sambil ngomel.

Tekko, Family Restaurant Citarasa Nusantara

Tekko Family Restaurant
Hai Bunds,
Siapa nih yang jadi team makan dulu sebelum ngemol? Biasanya alasan apa sih yang bikin bunda dan keluarga milih untuk makan dulu sebelum jalan-jalan? Setelah melalui survey internal yang saya bikin kecil-kecilan, ternyata ada beberapa hal yang bikin bundas enggan makan atau jajan di mall, beberapa saya tuliskan di poin poin ini  ya:
1. Takut gak cocok rasanya
Namanya juga makan di resto ya, kalau bukan resto langganan biasanya ada kekhawatiran jika ekspektasi tidak sesuai harapan. Apalagi buat ibu ibu yang masaknya level advance. Disini prinsip ekonomi berperan penting. Merasa sia-sia udah bayar mahal, tapi jatohnya gak dimakan alias mubadzir.

Tata Laksana Penanganan Luka Bakar Ringan


Hai Bunda....
Coba sebutkan 5 peralatan memasak dalam 5 detik...
1...2...3...4...5... teeeet
Wah pasti udah bisa lulus semua ya dengan pertanyaan kaya gini. Postingan saya kali ini gak jauh dari soal masak memasak dan perdapuran. Jadi saya mau cerita tentang malasnya saya turun ke dapur. Sebelum menikah, alias pas single, saya tinggal di asrama yang disediakan oleh kantor. Nah, di asrama ini ada saya dan 4 teman saya yang kesemuanya cewek. Tapi percaya nggak, di asrama ini gak ada kompor cuy. Hahaha... iya, ada sih kompor minyak tanah yang kami pakai ketika situasi darurat alias mati listrik sehingga air panas dari dispenser dan rice cooker tidak bisa digunakan.

Ibu Berbagi Bijak : Literasi Keuangan Keluarga dan UMKM


Hai Bunds,
Sebuah artikel di awal bulan September. Bulan istimewa karena ada 3 momen penting di bulan ini. Tanggal muda tapi dompet tua alias kisut. Eugh nyebelin banget gak sih. Siapa yang disini gajiannya sepuluh koma? Tanggal 10 udah koma maksudnya haha.

Ibu- ibu masa kini tuh ya, tuntutannya semakin banyak. Memilih antara mager masak dan order go-food (yang bikin go-pay langsung jebol seketika) atau angkat pant*t untuk belanja dan masak sendiri. Kalian tim mana nih? Keduanya pasti ada pertimbangan masing masing ya. Sebagai Ibu, membagi waktu antara rumahtangga dengan Ibu sebagai individu saja sudah melelahkan. Apalagi jika ibu memiliki bisnis sendiri. Mengelola keuangan serta membagi waktu untuk bisnis mau tidak mau tetap harus dilakukan.

Ini tidak akan menjadi masalah jika Bunda sudah punya bekal ilmu mengenai literasi keuangan. Nah, kebanyakan dari kita sudah melupakan pelajaran ilmu ekonomi yang didapat di bangku sekolah maupun kuliah ini setelah menikah. Ingat-ingat ilmu lama itu serasa membersihkan ruangan di rumah yang jarang terpakai. Sudah berdebu bahkan berlumut kondisinya.