Featured Slider

Anakku Kok Nulisnya Dari Bawah? Perlu Dibenerin Gak?


Coba ya bunda-bunda, perhatikan gaya nulis anaknya, apa ada yang kaya Rey, nulisnya dari bawah?

Kalau ada coba sini tunjuk tangan, berarti kita satu server. Hmm, jadi saya sebenernya udah mengamati sejak Rey TK. Cara menulis, membuat garis, baik lengkung maupun garis lurus pasti dari bawah. Jangan dikira saya nggak berusaha untuk benerin untuk menulis sesuai kaidah cara menulis yang baik lho. Udaaahhh… berkali-kali sampai saya bosen sendiri dan akhirnya pasrah.

Apa yang sudah saya coba lakukan? Memberi contoh sudah. Memberi garis garis dengan panah sudah, bikin tracing dan minta Rey menulis dari atas sambil memberikan contoh langkahnya juga sudah. Tapi ya balik lagi balik lagi. Daripada uring uringan, akhirnya saya biarkan dia menulis begitu.

Saya sebelumnya nggak pernah berpikir kalau hal ini sebuah masalah yang memang perlu diperbaiki. Saya mengira ini hanya habit menulis biasa yang gak akan berpengaruh kemana-mana. Ternyata saya salah bunda…

“Salahkah bila diriku…terlalu mencintaimu, jangan tanyakan mengapa, karena ku tak tahu.”

Bacanya jangan sambil nyanyi ya Bunda.

Tapi, makin sering saya lihat gaya menulis Rey, kok saya makin ragu dengan keputusan membiarkan dia nulis dengan cara begitu ya. Akhirnya saya dan ayahnya memutuskan untuk konsultasi dengan yang lebih ahli. Kami bersepakat untuk menemui psikolog.

Ajarkan Gaya Hidup Sehat ke Anak

 


Hai Bunds,

Masa pandemi  seperti sekarang ini ternyata tanpa kita sadari membawa kita pada kehidupan yang lebih sehat. Menurut saya loh ini. Kemarin saya ingat Ketika adanya Pembatasa Sosial Berskala Besar (PSBB) berdampak cukup signifikan untuk bumi kita. Polusi kendaraan bisa berkurang drastis, langit lebih biru, udara lebih segar, dan kita juga (karena terpaksa bekerja dari rumah) justru perlahan lahan memperbaiki gaya hidup kita menjadi lebih cukup beristirahat, lebih banyak melakukan hobi, atau mulai lebih rajin dalam menjaga diri.

Tidak hanya kebiasaan kebiasaan baik yang mulai rutin kita terapkan, namun juga secara tidak langsung banyak dari kita Kembali menyandingkan diri dengan alam. Terasa nggak sih, hobby bersepeda dan bercocok tanam itu Kembali mengingatkan kita pada fitrah kita untuk hidup berdampingan dengan alam, saling menjaga dan memberi manfaat secara timbal balik.

Gaya hidup sehat itu dibilang susah ya susah. Dibilang mudah ya mudah. Mudah karena sebenernya hanya memindahkan makanan kita menjadi makanan dengan pengolahan yang lebih sehat. Susahnya ya…lebih pada konsisten untuk terus mempertahankan pola makan dan pola hidup sehat kita sih.

Ketahanan Pangan di Masa Pandemi

Kecap Bango



Hai Bundas,

Kali ini saya mau ngajak ngobrol ringan seputar dapur. Buat bunda-bunda baik yang work from office, work from home maupun stay at home mom, tentulah sejak ada pandemi ini jadi lebih sering menghabiskan waktu di dapur. Bener gak sih? Atau ini Cuma saya aja yang jadi rajin uplek dapur karen anak-anak di rumah, maka beban logistik menjadi bertambah.

Nikmati Hidup dengan Pola Hidup Sehat



Mie Lemonilo
Mie Lemonilo

Hai Bunds, 

Menjadi sehat dan tetap aktif adalah dambaan setiap keluarga. Termasuk saya juga, bunda 3 anak yang aktif dan butuh perhatian luarbiasa. Mengingat tumbuh kembang mereka saat ini butuh banyak stimulasi, tentunya musti cari solusi paling oke untuk tetap bisa memberikan aneka stimulus yang bisa memberi manfaat untuk tumbuh kembang mereka. 

Masa pandemi saat ini mau tidak mau mengajak kita untuk jadi kreatif mensiasati segala hal yang tentunya amat sangat berbeda dengan kondisi normal sebelumnya. Lagian sebel banget sih koro-koro pake ngajakin kita untuk ngikutin aturan “new normal” agar bisa berdamai dengan dia. Yee kan? 

Tentang Kesehatan Jiwa dan BPD



Hai Bunds
Postingan kali ini saya curcol lagi. Setelah sekian lama gak curcol disini ya. Beberapa hari terakhir saya mulai mellow. Ada banyak sekali barang di rumah, tapi saya masih tak sampai hati juga untuk melepas. Padahal ya, saya udah berusaha memotivasi dengan nonton video video decluttering dan bagaimana memanajemen emosi dengan baik.

Saat ini, menghadapi problematika hidup yang ditambah efek dari pandemi Corona ini sungguhlah jadi tantangan ya. Banyak hal yang kemudian tidak berjalan sesuai dengan rencana kita. Beberapa diantara kita cukup bisa melewati dengan baik, tapi tidak semua. Ada beberapa orang yang tampaknya sedikit merasa "terbebani" dengan perubahan dan keharusan beradaptasi dengan kondisi "new normal" seperti sekarang ini.