Menjadi ibu baru adalah hal yang belum pernah terbayangkan sebelumnya. Ternyata setelah menjalani sendiri baru merasakan betapa beratnya tugas seorang ibu *jadi ingat ibu saya huhuuu* Itulah membuat seorang pekerjaan menjadi ibu adalah pekerjaan mulia dengan imbalan surga :)
Setelah melahirkan Shoji, saya langsung pindah menumpang di rumah ibu. Badan masih belum sehat benar namun sudah harus mulai mengurus si kecil. untungnya untuk bagian cuci mencuci dibantu ibu dan memandikan bayi bisa dipegang oleh bidan. Tapi ada bagian yang tidak bisa digantikan oleh siapapun yaitu "menyusui".
Sejak hamil saya sudah mulai merawat payudara, memakai massage yang diajarkan bu bidan dan memakai cream untuk melembutkan nipple yang saya dapat dari dokter. Banyak orang bilang saat menyusui pertama akan sakiiitttt rasanya, karena bayi baru lahir belum memproduksi air liur dan permukaan lidahnya masih kasar. Hiiyyy membayangkannya semppat bikin takut juga.
Namun saya sudah membulatkan tekad dan menguatkan iman, sebisa mungkin lulus ASIX, padahal pas hamil air susu saya tidak juga keluar (banyak teman cerita pas 7 bulan ASI udah merembes ke baju) Tapi syukur Alhamdulillah begitu Shoji lahir, Asi sudah keluar, meskipun sedikit. Shoji yang lahir dengan berat 2,45 kg tentu sangat membutuhkan ASI untuk membuat berat badannya normal, hal itu yang membuat saya semakin semangat dan berusaha percaya bahwa produksi ASI saya akan mampu memenuhi kebutuhan Shoji.
Saya yang sangat suka aktivitas keluar rumah, sejak ada Shoji jadi ibu rumahan. Selain saya tidak tega meninggalkannya, saya juga khawatir kalau Shoji kehausan sewaktu saya tinggal. Saya belum jago memerah menggunakan tangan, apalagi saat itu payudara saya sakit dan bengkak, kata orang tua "ngrangkaki" akhirnya saya membeli pompa ASI dan pilihan saya jatuh pada tommee tippee, produk dari Inggris bisa dilihat di sini
![]() |
| ini gambar kardusnya |
![]() |
| Ini kelengkapannya |
Jadi kalau payudara mulai sakit atau Shoji mau saya tinggal, saya selalu siapkan ASI perah untuk dia, jadi dia nggak akan kehausan.
Yang saya suka dari breastpump ini:
1. Sparepartynya gak banyak, cuma terdiri dari 3 bagian, jadi kalau mau sterilisasi/ mau nyuci enggak susah
2. Manual, jadi bisa disesuaikan kecepatan dan besar daya hisapnya.
3. Corong tempat PD yang besar dan terbuat dari karet yang lentur, bikin PD gak sakit
4. Dapet sterilizer box, breastpad, sama sparepart untuk ganti kalau rusak
5. Kalau buru buru dan gak sempat merah pake tangan, ini bisa jadi senjata andalan.
Semoga kami lulus ASIX yaaa.... :)


