Showing posts with label bedah syaraf. Show all posts

Bedah Craniotomy di RS SMC Telogorejo Semarang

Bedah Craniotomy Aisha

Hai Bunds,
Akhirnya kesampaian juga menulis postingan ini setelah sekian lama hanya teronggok di draft. Di postingan kali ini say akan menceritakan secara teknis, pengalaman Aisha menjalani bedah syaraf atau craniotomi di RS SMC Telogorejo Semarang dengan dokter bedahnya adalah Prof. Zainal Muttaqin.

Sebelum baca, mungkin penasaran dengan cerita kenapa Aisha bisa sampai tahap proses bedah syaraf seperti ini

EEG longterm di RS SMC Telogorejo

EEG Longterm

Hai bunda,
Masih ingat tentang postingan kami bertemu prof Zainal di RS Telogorejo?
Kalau belum baca, sok atuh dibaca dulu:


Akhirnya kami menguatkan tekad untuk melanjutkan lagi proses pengobatan Aisha dengan beliau.

Hari ini, Kamis, 30 Januari 2020 kami datang ke Semarang memenuhi panggilan dari RS Telogorejo untuk EEG longterm dan MRI

EEG Longterm
Adalah meletakkan elektroda di bagian kepala untuk merekam aktivitas otak dalam waktu minimal 24 jam. Karena alat harus terpasang selama 24 jam, otomatis semua aktivitas selama itu harus dipakai kemana-mana, makanya dibalut alatnya satu kepala pakai perban.


Pengalaman Bertemu Ahli Bedah Syaraf (Prof DR.dr. Zainal Muttaqin Sp.BS PhD)


Hai Bundas,
Rabu kemarin kami sekeluarga ke Semarang. Kami memang sudah cukup lama berencana mau bertemu dengan Prof Zainal, seorang ahli bedah syaraf yang cukup senior. Saya mendengar cukup banyak tentang beliau, dan juga sempat melihat re run saat beliau diwawancarai Kick Andi melalui YouTube. Disana Prof. Zainal bercerita mengenai proyek proyeknya menangani pasien pasien dengan kejang epilepsi.

Sebenarnya saya pribadi merinding saat mendengar bedah syaraf. Bayangan saya, bedah syaraf itu bedah otak, harus bolongin dan buka tempurung kepala dan ngudel udel bagian otak.