Wednesday, February 29, 2012

Fingerprint analysis Shoji



Akhirnyaaah... tayang juga tulisan ini. Beberapa waktu lalu saya sempat tertarik dengan acara yang diadakan oleh Speak First (my previous office). Kegiatan yang diadakan adalah fingerprint analysis. Katanya niihhh dengan menganalisa sidik jari, bisa ketauan minat dan bakat anak kita.

Hmmm...percaya nggak percaya sih sama hasil penerawangan embah tentang minat dan bakat Shoji, tapi karena kami juga butuh panduan, sedikit banyak perlu juga ya pengetahuan supaya tau Shoji mau dibawa kemana *hayaahhh kok malah judul lagu jadinya.

Berbekal dandan cantik payung dan sendal teplek, berjalanlah kami *saya dan shoji maksudnya, tapi Shoji enggak jalan lhooo...digendong kok :P -info ga penting, abaikan! Yah, maklum jarak rumah dengan kantor waktu itu sepanjang galah dan bisa ditempuh dengan waktu singkat sehingga sekaligus melaksanakan proses diet yang melangsingkan jalan jalan. 

Sampailah kami di Speak First dan disambut dengan manis oleh Front officer yang juga manis sekali, Ms. Pinky. Sempetin foto bersama juga sempet foto bersama anak anak saya *mereka masih mengenali saya sebagai gurunya dan menanyakan mengapa saya tidak masuk ke kelas. Terharu tingkat dewa :'(

sebagian dari teman teman kecil saya yang sangaaaat saya sayangi
mereka yang sudah TK B


Sambil mengantri sempat juga melihat kakak kakak TKB yang di analisa. Batin saya "Waahh...Shoji bisa gak ya duduk tenang dalam gendongan. Mengingat betapa lasaknya dia kalau diumbar di lantai. Hmmm...sambil mencari info dari petugasnya, saya mendapat beberapa ilmu per sidikjarian, diantaranyah:
1. analisa sidik jari sudah bisa dilakukan mulai bayi lahir, karena tidak berubah sampai dewasa tuh sidik jarinya
2. Lebih disarankan kalau usia 10 bulan keatas, mengingat telapak tangan bayi baru lahir memang masih posisi menggenggam, tapi kalau sudah agak gedean kan bisa membuka, jadi lebih gampang.
3. Semua hasil analisa bukan berarti ketok palu, semua masih bisa berubah, tergantung juga dengan pembinaan dan lingkungan *yippie.....Shoji  masih bisa jadi drummer kalo gituh bwahahahaha....
4. Minat dan bakat akan lebih bagus kalau dibina dan diarahkan, sehingga hasil lebih optimal.
5. itu ajah yang diatas udah banyak yaaa.... :p

tangan Shoji mungiiilllll

Tibalah saat Shoji dianalisa. dia duduk dengan manisnya dalam gendongan dan ikut memperhatikan saat mbak petugas kutik kutik laptop, mungkin kebayang lappie bundanya di rumah kok gak segede lappie mbak petugasnya yah????

Pemeriksaan selesai, kami boleh pulang dan bisa mengambil hasilnya 2 minggu kemudian. Dan menurut hasil analisa sidik jari, Shoji menonjol pada linguistik, berpikir kritis dan logis, ekstrovert sejati, berkemandirian tinggi dan daya ingatnya bagus. Selain itu motorik kasar Shoji juga sangat bagus dan didukung dengan ketertarikannya pada musik yang tinggi. Ayahnya Shoji langsung menyimpulkan kalau Shoji akan jadi HAKIM. WHATTT??? dan saya kekeuh sumekeuh pengen Shoji jadi DRUMMER. Yaahhh...gapapa nanti Shoji jadi hakim yang punya kerjaan sampingan jadi anak band wkwkwkwk....

Sekian sekilas info...terimakasih, mohon doanya ya, semoga jadi apapun Shoji kelak dia tetap menebar manfaat untuk semesta :) Amieennn

Salam Hangat

4 comments:

  1. haha... iya... kan ada miripnya tuh hakim sama drumemr. gebuk gebuk palu dan stick :D

    semoga jadi apa aja yang baik deh ya, Shoji ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hyaaaa....setuju sama pendapat tante La :)
      Amien...apapun kededpannya pilihan Shoji kok.
      Btw punya 4 amanah rasanya gimana La?

      Delete
  2. tapi katanya para psikolog meragunkan test ini dengan bakat seseorang

    ReplyDelete
  3. Hihihi...
    saya juga nggak percaya sepenuhnya kok :)
    cuma buat prakiraan aja, masalah kedepannya kaya apa..ya just follow the path :)
    trimakasih sudah mampir dan salam kenal :)

    ReplyDelete