Showing posts with label trimester ketiga. Show all posts

39th week...bersedia..siap..yak!!!

Saya yang bertambah 8 kg


Waa...tak terasa kehamilan saya sudah memasuki usia 39 minggu. Kata dokter Ivanna sih lahiran bisa maju 2 minggu atau mundur 2 minggu dari HPL, jadilah saya bersiap-siap dengan mengambil cuti kerja.

Sebagai calon ibu baru, saya sedikit bingung dengan apa yang musti saya persiapkan. Memang sih ini kehamilan kedua, tapi tetap saja anak pertama, jadi...yah kagok kagok dan tanya sana sini, browsing-browsing dan banyak tanya dengan yang lebih berpengalaman.

Alhasil setelah berkonsultasi dengan bu bidan ada beberapa benda yang memang perlu dipersiapkan dan semua sudah saya pack ke dalam tas kecil inihh...

tas darurat hehe...
Berikut adalah isi tas saya yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan lhoo...
Untuk Bunda:
- baju kancing depan untuk memudahkan menyusui
- sarung / kain batik + gurita ibu atau korset
- Satu stel baju untuk pulang
- Maternity pad untuk menyerap darah pasca melahirkan
- Underwear bumil dan Bra menyusui
-Sikat gigi dan peralatan mandi
- Handuk kecil untuk seka badan dan handuk besar
- Sendal
- Majalah atau novel favorit
- smartphone (diisi dengan musik relaksasi dan CD hypnobirthing

Untuk Dedek :
- 2 atau 3 pasang baju bayi, lengkap dengan bedong dan popok
- SElimut untuk pulang ke rumah
- Sarung tangan kaki
- Topi baby
- Minyak telon, baby oil, dan perlengkapan lain (tapi ini sih biasanya udah disediakan rumah sakit)

Untuk Ayah:
- Baju ganti
- Peralatan mandi dan handuk
- Selimut
- Bacaan dan Al Quran
- Sendal
- Surat surat untuk pengurusan administrasi (FC KTP, C1, KK, Surat Nikah, Form asuransi dll)

Karena rumah kami sangat dekat dengan tempat persalinan (sekitar 8 rumah hehehehe), bawa barangnya tidak perlu banyak banyak, jadi kalau kurang bisa langsung pulang ke rumah.

Berikut beberapa barang yang juga kami siapkan di rumah :

ntar dedek bobok disini

perahu dedek kalo mandi

bertemu bidan Yessie


Haii..saya mau sharing pengalaman ni…main ke “bidan kita”. Kebetulan setelah kami pindah rumah, rumah kami yan sekarang ini letaknya agak ke kota, nahh…tak disangka tak di duga ternyata rumah kami bertetanga dengan rumah bidan yessie. Bidan Yessie ini bidan yang postingannya di www.bidankita.com sering saya baca untuk referensi ilmu tentang kehamilan dan persalinan.

Nah lhooo…enggak Cuma baca website dan bukunya, tapi saya berkesempatan juga bertatap muka dengan beliau.

Pertama ketemu…wuiiihhh…udah berasa temen lama aja gitu, akrab banget. Beliau orang yang sangat menyenangkan, pribadi yang ramah dan tak segan membagi ilmunya…sukaaaa…deh…

Saya sempat ditanya tentang BO yang saya alami (baca postingan tentang kehamilan pertama saya) dan dijelaskan dengan detil mengapa hal itu bisa terjadi (jawaban yang tidak saya dapatkan dari dokter Ivanna)

Hal itu membuka mata saya bahwa saat itu saya memang belum benar benar siap menjadi ibu. Dan kehamilan ini saya jauuuhh lebih punya persiapan baik secara fisik maupun psikis.

Bidan Yessie membagikan ilmunya  pada Uda juga untuk mengetahui letak dan posisi dedek.Dia memperlakukan dedek dengan lembut dan sepertinya dedek suka dengan tante baru yang  mengelus-elusnya.

Saya janji untuk main lagi, untuk belajar lebih banyak tentang proses relaksasi dengan belaiu. Gak sabar pengen bertemu lagii, yang jelas beliau bikin saya makin relaks dalam menghadapi proses persalinan ini. 

Thank you bu bid...see u soon :)


Apa ya judulnya??? (36th week)

Mendekati masa masa persalinan pastilah saya merasa deg-degan juga. Meski sudah ikut kelas hypnobirthing, konsultasi pada dokter yang cukup berpengalaman, baca-baca buku dan artikel tentang melahirkan secara normal tanpa rasa sakit, tapi kadang sering merasa ada yang kurang. 


Untungnya Uda selalu memberi support saya untuk PD dan lebih yakin dengan kemampuan setiap wanita untuk membawa kehidupan baru di bumi. Saya sempat berganti dokter hingga 3 kali lho...bukannya apa-apa, cuma ingin second and third opinion saja supaya saya lebih mantap.


Selain di dokter langganan saya (Dr Ivanna) yang sudah saya percaya bahkan sejak saya periksa sebelum menikah, saya juga sempat mengecek ke bidan (yang tidak melihat janin dengan USG tapi dengan perabaan, doppler, dan mengukur tinggi fundus serta detak jantung bayi per menit), hingga pada dokter di sebuah rumah sakit yang menawarkan pemeriksaan grati (ini sih prinsip emak-emak ngirit)


Dari semua sumber, saya mengambil kesimpulan bahwa dedek saya sehat, perkembangan dan pertumbuhannya sesuai dengan umurnya (35 minggu berat 2,2 kg) saya juga sehat (meskipun hingga 8 bulan hanya bertambah 6,5 kg saja), detak jantung bayi saya normal (143 x / menit) dan letaknya sudah mapan (karena dulu pernah divonis bayi saya melintang)


Saat periksa berbagai macam vitamin yang diberikan dan saya yang resek dan selalu ingin tau selalu googling untuk mengetahui vitamin apa saja yang diberikan dokter dan untuk apa. Vitamin itu antara lain :


- Ferofort (Kalbe) : 

Ferofort adalah preparat besi oral dengan suplemen vitamin B komplek dan asam amino esensial Lysine.


Composition
Fe fumarate (equiv to elemental iron)83 mg
ascorbic acid150mg
folic acid1mg
Vit. B13mg
Vit. B23mg
vit B65mg
vit B1210 ug
niacinamide30mg
Ca pantothenate15mg
lysine HCl50mg
dicoty Na sulfosuccinate20mg


Indication
Pengobatan anemia akibat kekurangan zat besi.
Contra Indication
Primary haemochromatosis & in patiens receiving repeated blood transfusions
Dosage
· Dewasa : 1-2 kaplet sehari · Diberikan bersama makanan atau setelah makan. · Lama pemberian minimal 3 bulan.
Presentation
Caplet 10 x 10's

- Nupple cream :

Nama:Nupple Cream
Description:Smoothing & lightening formula for nipple
Composition:Demin Water, Glyceryl Stearate, Stearic Acid, Cetyl Alcohol, Polyacrilamide (and) C13-14  Isoparafin (and)  Laureth-7,  Cyclomethicone,  Glycerine, Olive Oil (Olea Europaea), Tocopheryl Acetate, Aloe Vera Extract, Sodium PCA, Licorice Extract (Glycyrrhiza Glabra), Chamomile Extract (Anthemisnobilis),  Phenoxyethanol,  Carbomer,  Allantoin, Disodium EDTA, Methylparaben, Propylparaben, Butylated Hydroxytoluene, Retinyl Palmitate, Vitamin C  Ascorbate, Co-enzyme  Q10, Pro Vitamin B5, Hydrolyzed  Soy  Protein,  Fragrance.
Uses:Prevent  the  skin  surface’s  from  mild  irritation  as  a  lightening,  cover  scarfing,  keep  skin  elasticity  and  firming  and  carrying  for breast  nipple  and  areola  also.
Involve the use of:
  • Take by fingers tips amount of nupple cream.
  • Smears up by thin greased completely flat into nupple and aerolia breast.
  • Let it dry (about 2 minute).
  • The usage can be replay as need as health practitioners or doctor recommendation.
Orderly:Tube 10 g
Production:PT. Nutrindo Grahahusada Utama
BPOM:CA18090107789

Hypnobirthing sesi 2


gambar dari sini

Nahhh…ini kelanjutan kelas hypno saya di sesi 1. Di sesi ini kami diajarkan untuk latihan fokus juga, kali ini supaya lebih elihatan fokusnya, masing-masing dari kami diberi pendulum. Tali pendulum dipegang kira-kira setinggi pandangan mata dan kami diminta untuk meniatkan dalam hati supaya pendulum bisa bergerak ke kanan dan ke kiri. Selanjutnya kami diminta meniatkan dalam hati supaya pendulum bergerak berputar searah jarum jam, berhenti kemudian berbalik arah.

Awalnya saya tidak percaya loh kalau pendulum bisa bergerak, tapi perlahan namun pasti, bola pendulum itu bergerak sesuai dengan yang saya perintahkan (xixixixi…udah berasa Dedy Corbuzier aja niee…)  Awalnya kaget dan bola pendulum berputar makin kencang, namun lama-lama saya bisa mengendalikannya sesuai dengan apayang saya perintahkan dalam hati.

Yah…aplikasi dari teori fokus tersebutlah yang harus diterapkan saat persalinan nanti. Kami dimita meniatkan bahwa persalinan akan lancar dan kami bisa mengarahkan janin (si dedek gembul saya) untuk melewati saluran lahirnya dengan lancar dan saya merasa rileks dan nyaman.

Selanjutnya kami diajarkan teknik pernafasan lambat. Ini akan digunakan saat kami sudah merasakan gelombang rahim (biasa disebut dokter sebagai kontraksi) sehingga kami bisa mengalihkan fokus dari rasa “nyeri” ke fokus pada proses pernafasan lambat. Makin konsentrasi dengan pernafasannya, kita akan “lupa” pada rasa nyeri yang terjadi saat datangnya gelombang rahim.Kami belajar dengan mengulang ulang bernafas hingga pernafasan kami lebih baik dan lebih relaks.

Setelah itu adalah praktek relaksasi. Kami dibawa ke suatu tempat bersama dengan suara hypnotherapist dan musik pengiring yang sungguh membuat rileks. Kami dimita mebayangkan sebuah taman yang indah, penuh bunga-bunga, rumput menghijau…pokoknya penuh dengan ketenangan dan kedamaian. Beberapa waktu saya merasa tidak berada dalam ruang kelas hypno saya lho…berasa pergi ke tempat itu, bahkan saya bisa merasakan segarnya udara dan wanginya bunga wana-warni yang ada di sana.

Setelah bangun dari tidur, saya merasa badan saya lebih segar dan bertenaga. Inti dari praktek relaksasi ini adalah saya merasa istirahat saya lebih berkualitas (meskipun Cuma sebentar da tidak seperti saat saya tidur pada malam hari) namun benar-benar membuat lebih fresh.

Hypnotherapist saya meminta saya untuk sering-sering latihan relaksasi di rumah, karena salah satu kunci keberhasilan hypno therapy ini adalah repetisi (pengulangan), selain dukungan orang-orang terdekat dan kemampuan kita untuk masuk ke kondisi alpha yang relaks.

Hmmm…kira-kira begitu deh pengalaman ikut sesi hypno yang ke 2. Besok kalau sudah ikut lagi sesi ke 3 pasti saya bagi deh ceritanya :)

Perjuanganku di 29 minggu

wajah saya di hadapan report yang menumpuk

Masa dedek usia 29 minggu itu adalah masa-masa penuh perjuangan buat saya. Bukannya apa-apa, setelah di minggu 27 lalu dokter mengatakan pada saya bahwa posisi dedek melintang dan saya diminta banyak-banyak melakukan posisi sujud.

Posisi dedek yang melintang ternyata membuat badan saya tidak nyaman, karena saya harus menjaga supaya rahim tidak kontraksi sebisa mungkin dan perlu banyak-banyak berbaring.

Di saat yang sama, saya harus menyelesaikan tugas saya sebagai seorang guru yang baik *a.k.a membuat report akhir semester* Yang perlu digarisbawahi disini report sekolah kami yang mengacu pada The Creative Curriculums for Early Childhood dan dikombinasi dengan kurikulum nasional dibuat dari observasi hasil checklist dan report mingguan yang dituangkan dalam 3 parameter utama yang dipecah lagi menjadi poin-poin perkembangan anak.

Namanya juga report anak TK, sifatnya bukan kuantitatif yang Cuma mengisikan angka atau huruf dalam satu halaman kertas, report kami sangat detil, ada 18 halaman yang isinya adalah comment naratif  tentang perkembangan anak dalam bentuk paragraph dan ditulis tangan.

Ini yang terjadi saat anak-anak libur

Hal itu yang mengharuskan saya untuk duduk manis selama 8 jam *belum lagi kalau harus lembur dan mengerjakan sebagian report di rumah* lho kok malah curhat…

Karena itulah, saat membuat report saya lalui dengan penuh perjuangan sampai -sampai saya menulis report sambil tiduran *mohon maaf untuk parents yang menerima report dengan tulisan kurang jelas xixixix* Tapi itulah suka duka jadi seorang guru dan sekaligus calon ibu. Saya menikmati peran saya saat ini.

Oh ya, saya jadi ingat, kemarin saat periksa di minggu 27, Dr Ivanna memberi saya vitamin nulacta untuk ibu, ironyl untuk penambah darah, dan biocal 95 untuk tambahan kalsiumnya. Untuk mencegah kontraksi rahim, dokter memberi saya cygest progesterone yang efeknya bikin saya mual setengah matai seperti ibu hamil muda.

Untungnya di minggu 29 si dedek udah gak melintang dan posisi kepalanya sudah di bawah. Itu juga mungkin efek saya ikut kelas hypnobirthing kali yaaa??? Nanti saya bagi cerita tentang kelas hypno saya di postingan berikutnya yaa….

Salam sayang :) 

Bancakan Dedek (mitoni)


tumpeng hasil karya ibu :)

Hari senin, 27 Desember 2010 ibu saya membuat bancakan alias kumpul-kumpul bocah. Sebenarnya sih pengen juga menyelenggarakan upacara mitoni lengkap a la jawa, namun apa daya banyak sekali yang perlu disiapkan. Selain budget yang lumayan besar, upacara lengkap pasti akan membutuhkan banyak bantuan dari sanak saudara keluarga besar saya yang cukup kental darah jawanya.

Setelah melalui rangkaian meeting yang a lot *ce ileeee…* kami bersepakat mengadakan bancakan saja. Bancakan buat dedek kali ini sangat sederhana, ibu saya yang membuat nasi tumpengnya sendiri. Bapak saya ikut turun tangan memarut kelapa untuk bumbu gudangan, sementara saya membantu memotong-motong buah untuk dibuat rujak hehehe. Dilengkapi dengan jajan pasar seperti lupis, gethuk, gatot, tiwul, dan aneka buah-buahan seperti pisang, bengkuang, jeruk, hingga buah pear.

Ditaro di kamar dulu

Menurut ibu, acara sengaja diadakan hari senin karena disesuaikan dengan hari lahir saya yang senin legi *legi = manis, pantesan saya manis yak?!?!?! wkwkwkwkw*

Setelah semua makanan jadi, makanan diletakkan di kamar dan ada semacam serah terima dari saya kepada bapak, serta memohon doa restu beliau supaya segala sesuatu berjalan lancar hingga saat kelahiran.

Usai doa bersama, menjelang jam 12 siang, saya membuka lapak di depan rumah dan melayani tetangga-tetangga saya yang mampir. Xixixix…. Rasanya seperti kembali ke masa kecil jaan main pasar-pasaran.


laris...laris...laris

Alhamdulillah dagangan saya semua laris manis, hehehe semoga ini pertanda baik. Meskipun acaranya penuh dengan kesederhanaan, namun dibalik semua ini, yang ingin sekali kami sampaikan pada dedek adalah bahwa sesederhana apapun kondisi kita, harus tetap ingat untuk selalu berbagi dengan sesame. Doa kami juga supaya kelak dedek menjadi orang yang dermawan. Amieennn….