Saturday, January 21, 2017

Tips Memilih Baju Menyusui

Nyaman saat menyusui

Hamil dan menyusui itu jadi momen paling indah karena memang momen istimewa. Cuma kadang memang momen hamil dan menyusui ini bikin saya suka mager alias males gerak. Mager dalam artian saya jadi males kemana mana. Bumil dan busui itu bawaannya gerah dan gak nyaman, ukuran badan udah oversize, baju baju kekecilan, gampang gerah, belum lagi kalau harus menyusui di depan umum jadi ribet bawaannya. 

Kemarin Selasa saya dapet kesempatan untuk ikut launching brand baru Lactivers, gamis yang dalam visi dan misi duo foundersnya ingin mensupport ibu ibu menyusui, menjadi bagian istimewa pada siklus kehidupan perempuan. 

Diawali dengan mendengarkan pembacaan AlQuran, lalu dilanjutkan sambutan dari bapak Muhammad Herbowo BOD lactivers. Sebagai seorang suami, beliau punya kegelisahan. Karena istri kalau diajak pergi pergi ketika masih dalam masa menyusui suka ribet. Mau gak diajak kasian, kalau diajak juga kasian. Jadi dengan adanya baju menyusui syar'i dari Lactivers, sekarang merasa dimudahkan untuk bisa mengajak keluar istri karena istri juga tetap nyaman, bajunya elegan dan tetap syar'i.

Acara selanjutnya adalah kajian dari Ustd. Diana Rahmawati. Beliau menjelaskan tentang tujuan manusia diturunkan di muka bumi. Misi penciptaan manusia ada tiga yaitu, Beribadah kepada Allah (Q.S Adz Dzariyat 56), menjadi khalifah di muka bumi (Q.S Al Baqarah 30), dan menjadi khoiru ummah (menjadi umat terbaik dengan menyeru pada kebaikan dan mencegah kemungkaran, Q.S Ali Imron 30). Ustd. Diana juga menyampaikan bahwa Islam memperbolehkan seorang muslimah untuk membawa manfaat lebih bagi ummat, dan melakukan bisnis selama tidak melanggar hukum syara dalam AlQuran. Kajian lengkap ustd. Diana ada di postingan selanjutnya yaaa

Baca: Kajian Muslimah Sukses Dunia Akhirat


Talkshow Muslimah Sukses Dunia Akhirat
Usai kajian, ada sesi perkenalan dan sejarah brand New Lactivers dengan duo foundernya. Perkenalan pertama adalah dengan mba Novriana Dyah Puspitasari yang dipanggil mba Pipit, seorang lulusan sarjana psikologi UGM. Mba Pipit sudah sangat concern dengan baju menyusui sejak 2012. Beliau menemukan brand Lactivers dan mendesain baju baju menyusui lalu memasarkannya. Lactivers asalnya dari laktasi, produk laktasi lovers. Visi Misi pertama kali saat membuat brand Lactivers adalah menampik anggapan bahwa menyusui itu susah. Memang diakui mba Pipit banyak hambatan yang membuat ibu enggan menyusui seperti; kurangnya  komunitas dan dukungan terutama dari lingkungan. Lactivers diharapkan mba Pipit menjadi satu komunitas yang bisa memberi dukungan kepada ibu ibu menyusui untuk bisa Istiqomah dengan aktivitas menyusui selama 2 tahun. Baju baju Lactivers kreasi mba Pipit tahun 2012 baru seputaran atasan dan tunik tunik.

Menurut mba Pipit, sebenarnya lumayan ribet juga ya kalau muslimah harus pakai baju dobel dobel dan kurang praktis dengan baju atasan atau tunik. Kondisi ini membuat mba Pipit sempat vakum mengerjakan bisnisnya. Akhirnya mba Pipit bertemu dengan mba Tria.

Mba Tria Meriza adalah seorang sarjana komunikasi yang sudah memulai bisnis properti sebelum menggandeng mba Pipit di bisnis gamisnya ini. Salah satu bisnisnya adalah Simply Homy. Menurut cerita mba Tria, seharusnya bisnis properti itu akan lebih potensial untuk berkembang, tapi kok bisnis mba Tria dirasakan stagnan. Keuntungan lebih banyak "menguap". Akhirnya mba Tria selama 5 tahun terakhir belajar lagi mendalami agama Islam dan berkomitmen untuk menjalankan bisnis sesuai dengan aturan Islam. Semenjak itu, semua akad bisnis mba Tria diperbaiki. Bertemu dengan mba Pipit, akhirnya mba Tria dan mba Pipit berkolaborasi untuk menjalankan bisnis gamis menyusui syar'i dan menyempurnakan "Lactivers" menjadi brand baru dengan logo baru juga. 


Brand New Lactivers
Sebagai seorang ibu menyusui, buat saya Lactivers ini jelaaaas manfaat banget. Lactivers adalah gamis yang didesain untuk muslimah yang ingin tampil syar'i dan nyaman saat menyusui. Misi Lactivers adalah memberikan dukungan nyata untuk membangun ikatan terbaik di 100 hari pertama di kehidupan baru serta ambil bagian dalam menguatkan hubungan kasih antara ibu dan anak. 

Pas pertama kali lihat model gamis dan warna warnanya, ow jelas saya kepincut. Ngak kelihatan kaya gamis menyusui loh, cakeeep dan elegan. Ada 2 macem gamis yang ditawarkan Lactivers yaitu Gamis Basic yang bahannya rayon dan Gamis Mahira yang bahannya balotelli. 

Lactivers Mahira dan Basic


Setelah saya coba dan saya pakai jalan jalan sama Aisha dan suami, wiiih...beneran loh nyaman banget. Ini yang saya jadikan pertimbangan saat memilih baju menyusui: 

1. Ada lubang rahasia untuk menyusui

Nah "jendela" ini memungkinkan bunda menyusui tanpa harus "menumpahkan" seluruh isi "botol" jadi, aurat tetep terjaga. Di gamis Lactivers ada akses menyusui yang memudahkan kita tanpa buka kancing atau ritsleting. Untuk Basic tinggal tarik di samping dan untuk Mahira tarikannya di bagian bawah dada.
Akses menyusui mudah
2. Cuttingnya nggak membentuk lekuk badan. 

Saat ini saya cukup mempertimbangkan model gamis. Karena gimanapun juga kalau ingin benar benar menutup aurat, perintah Allah adalah pakaian tidak membentuk lekuk badan. Terus kalau bahan kaos rayon gimana?


Lactivers Basic Mint
Meskipun bahannya kaos, untuk Gamis Basic kalau dikenakan itu bikin efek lebih langsing! Aaah idolaaak banget deh. Selain itu, ketika dipakai nggak nyeplak badan karena bagian bawah juga dibuat rimpel rimpel. Cantik pokoknya...

3. Wudhu friendly.

Ini penting banget loh, ibu ibu dengan anak balita kan pengennya bisa gerak cepat #itusayadeng. Bagian lengannya untuk yang basic ada karetnya, sementara yang Mahira berbentuk manset. Untuk yang basic, ujungnya pakai karet, jadi sekali tarik langsung deh bisa wudhu.

4. Kainnya kualitasnya bagus.

Kalau beli pakaian kan pengen yang awet ya. Kain kaos dari gamis basic ini enak bangeet. Buat ibu menyusui kan butuh baju yang nyaman ya, karena bahannya kaos, bisa menyerap keringat. Oh iya, sering kan ya kalau abis dicuci suka mengkerut atau melar baju berbahan kaos itu? Ini enggak! Beneran. Masih sama dengan bentuk aslinya. Saya suka saya suka!

5. Warna warninya pastel cantik cantik.

Karena ibu menyusui usianya sekitar 23-35 tuh kudu pakai warna warna kekinian. Saya kebetulan suka warna warna pastel, jadi liat gamis ini berasa ratjun.  Pilihannya ada banyak warna loh, dan Lactivers juga tiap bulan akan berinovasi mengeluarkan model model baru. Waah jadi pengen selalu mantengin web nya lactivers nih.


Kembaran warna mint sama Aisha
6. Modelnya everlasting.

Ih, apa sih eveasting, emang love song 😜😜😜ini baju setelah hamil dan menyusui masih bisa dipakai buat baju pergi pergi ternyata, soalnya modelnya dipakai casual bisa, semi formal dan formal juga bisa.

Nah itu beberapa pertimbangan saya memilih baju menyusui, Bundas. Ada yang punya pertimbangan lain? Atau ada yang pernah cobain gamis Lactivers ini? Yuk boleh tulis di komen yaaa...

Love, 
/Aya

8 comments:

  1. ihhh aku suka model2 nya... walopun skr udh ga menyusui lagi sih mba... :D.. warna2nya cakep yaa.. bikin sejuk di mata... tapi biasanya baju2 gini, jarang ada yg ukurannya pas di aku, yg bdnnya kecil bgt mbak.. ujung2nya hrus aku rombak juga dan potong krn pasti kegedean jatuhnya..

    ReplyDelete
  2. Buat yang berhijab, emang sulit. Untung sekarang ada gamis yang bisa membantu. ^_^ Jadi masih bisa tertutupi sekalipun menyusui

    ReplyDelete
  3. Tipsnya keren nih. Bermanfaat buat para ibu berhijab. :D

    ReplyDelete
  4. aku fokusnya malah sama kontras warna baju aya sama kursiiii :D

    ReplyDelete
  5. Duh bajunya cantiiiikkkk.. Seperti ibu dan bayi yg lagi susu menyusui itu.. ;)

    ReplyDelete