Showing posts with label fotografi. Show all posts

Menangkap Senyum Ramadan di Malioboro dengan Fuji X-A10




KEB : Nyetrit bareng Fuji dan Kumpulan Emak Blogger

Sebagai seorang blogger yang pengen terus memperbaiki konten dan tampilan blog supaya tetap menarik, wajar banget dong saya selalu ingin upgrade ilmu. Soalnya, kalau lihat blogger blogger hits gitu mupeng bener lah. Dari segi konten, dari segi foto pastinya akan bikin betah pembaca juga kan?

Fuji X-A10

Nah, kesempatan untuk bisa belajar memotret dengan baik tentunya tidak akan saya lewatkan. Beruntung KEB mengadakan acara nyetrit bareng sekalian ngabuburit menunggu buka. Langsung deh saya daftar untuk bisa ikutan acaranya.

Jujur, saya pribadi banyak mengambil foto untuk blog dengan menggunakan kamera HP. Tentu saya hasilnya akan berbeda dengan seni fotografi menggunakan kamera profesional ya. Dan kali ini saya dapat kesempatan untuk mencoba menggunakan kamera Fuji tipe X-A10.

Wisata Kekinian D'WALIK


Haiiii Bundas?
Sudah naik berapa kilo per hari ini? Hidangan Lebaran memang menggoda yaaa...Atau ada yang malah turun berat badan gara gara hati cemas menanti ART yang kemarin janji pulang setelah Lebaran, tapi ternyata ingkar #SepertiMantanSaja #ehh
Mohon maaf aku masih sayang kamu Lahir Batin ya Bundas, kalau saya banyak salah dalam tulisan perkataan dan perbuatan #dasadharmaPramukaDetected.

Lebaran itu identik dengan makan dan jalan jalan, Alhamdulillah di Jogja ini tempat untuk wisata kuliner maupun wisata alam luarbiasa banyak, tinggal towel lokasi di Google map, eh nemu deh.

Blogger squad. Foto: tamasyaku.com
Kali ini saya mau kasih liputan alias cerita nyobain wahana baru di De MATA De ARCA barengan blogger squad. Sebelumnya saya pernah cerita soal wahana foto tiga dimensi, patung patung figur orang orang terkenal di wahana De MATA dan De ARCA kan, bisa langsung meluncur ke postingannya.

Ketika Artis Merambah Bisnis


Soft Launch Mamahke Jogja. Photo @yoannafayza
Udah mau Ramadhan aja niiihhh...
Mumpung belum puasa, mau ngomongin artis. Psst tapi nggak ngomongin yang hosib hosib kook, ini artis yang menurut saya figur positif banget.

Salah satu tontonan Ramadhan yang gak pernah absen jadi tontonan saya adalah Para Pencari Tuhan. Yes, meski udah satu dasawarsa, sinetron ini kaya berjalan beriring sama kehidupan pribadi saya #ngakungaku.

Gurat Senja, Fashion Diary Karya Anak Bangsa

Hai Bundas, 
Sebagai seorang wanita, tentunya pengen juga untuk mengikuti trend fashion terkini yaaa... Kali ini saya dapet kesempatan untuk meliput acara fashion show, launching perdana karya tiga orang desainer ternama Jogja yaitu Endarwati, Theo Ridski, dan Djoko Margono. 


Pagelaran fashion show kali ini mengambil tema "The Enlightment Fashion Diary, Gurat Senja". Sebelumnya Ibis Styles juga sudah menggelar acara serupa bertema Svarna Bianglala 2015 lalu. 

Acara ini juga sekaligus sebagai launching promo terbaru dari Ibis Styles promo, Sunset Hour. Gurat Senja sengaja dipilih untuk mengangkat keindahan cahaya langit kala senja. Warna warni jingga akan mendominasi warna warna karya ketiga desainer ini. 

Dibuka dengan sambutan duo MC mba Sukma dan mas Firman, langsung membuat para pengunjung penuh semangat. Bagian runway di  sky bar Ibis Styles yang terletak di lantai 7 dan menghadap kolam renang membuat suasana semakin segar dengan terpaan angin sepoi-sepoi. 

Suasana seperti ini langsung aja deh kami rombongan blogger dari kumpulan emak blogger langsung mengambil spot terbaik untuk foto foto *yah, seperti biasanya laaah* Gimana hasil foto di lantai 7 hotel Ibis Styles? Kece badai yaaaa 😄😄

Photo credit: @imasatrianto


Setelah launching "Ibis Sunset Hour" langsung dilanjutkan dengan peragaan busana dari desainer Endarwati oleh 8 orang Diajeng Sleman dari Paguyuban Dimas Diajeng Sleman. Desainer Endarwari yang galerinya bertempat di Jl A Yani 47 Bantul mengusung desain simple chic dengan warna warna a la batik jumputan. Bajunya bisa dikenakan dalam acara casual maupun semi formal. Yang jelas saya suka banget karena desainnya simple dan selain enak dilihat, sepertinya juga nyaman untuk dikenakan. Para Diajeng tampak makin cantik dengan polesan make up dari Gandrix Professional Make Up Artist and Salon. 

Karya Endarwati

Desain kedua dari Theo Ridski didominasi desain untuk laki laki. Kemeja dengan detail etnik dan celana pendek tampak cocok saja dipadankan. Sesuai dengan tema summer, warna warni yang ditampilkan juga adalah warna warna ceria. Koreografer Lutfi Majid berhasil membuat tampilan karya busana ini enak dinikmati oleh pengunjung.



Usai tampilan baju baju untuk pria, saatnya doorprize yeeeaaay. Selamat untuk Via (salah satu teman blogger) yang dapat doorprize voucher. Waaah...rejeki nomplok ya Via. Tak disangka sangka, saya juga ketiban pulung, dapat doorprize dari HS Silver isinya sepasang anting. Cihuuuy makin cakep nih pakai anting baru.



Konsep unik dan modern juga ditangkap pada karya Djoko Margono, seperti juga konsep yang ingin ditampilkan Ibis Styles. Busana busana casual ready to wear ini memang kekinian dan eye catching sekali. Acara yang dibanderol 75.000/pax ini kumplit banget. Selain bisa untuk menikmati karya para desainer dengan nuansa sunset di tengah kota, bisa dijadikan ajang kumpul sama sahabat menikmati senja di Jogja. 

Makan bareng sahabat 

Oh iya, sekedar informasi bahwa dulunya Ibis Style ini bernama All Season hotel. Dengan 112 kamar dan 6 meeting room ini juga menyediakan lokasi wedding loh, bisa untuk 200 tamu undangan. Momen pernikahan special pasti butuh tempat special kaan? Siapa tau jodohnya di Ibis Styles

Pengen tau soal acara acara special di Ibis Style? Atau ingin menggelar acara special? Untuk informasi dan reservasi langsung aja hubungi: 
Ibis Styles Yogyakarta
Jl Dagen No 109 Yogyakarta 55271
0274-588889
www.Ibisstyles.com


Uji Kadar Narsismu di Museum Trick Eye



Hai Bundas,
Kali ini saya mau cerita soal jalan jalan saya. Jalan jalan??? Iyeessss...akhirnya emak rempong, Mahmud ASTI (mamah muda anak sudah tiga) ini bisa juga piknik cuyyy...

Lihat gambar diatas? Kira kira saya sama teman teman cantik saya lagi dimana tuuh? Di Korea? Hihihi...itu adalah hasil photo di greenscreen photobooth museum trick eye. Keliatan seger dan real banget yaaah :) 

Berawal dari tawaran seorang sahabat untuk ikutan liputan di salah satu museum kece di Jogja, @elizhabeth_elzha, akhirnya saya masuk jadi salah satu peserta blogger gathering untuk mengunjungi museum Trick Eya deMata deArca Jogja. Iyeessss....mamah kesampaian piknik :D

Tanggal 17 November kami janjian untuk ketemuan di venue. Jujur emang belum pernah kesana (kan udah dibilang tadi jarang bisa piknik). Datang paling awal dan langsung disambut sama mas Warli, marketing Managernya DeMATA yang mungkin sedikit bingung saat saya bertanya mengenai blogger gathering. Mungkin dipikirnya saya salah satu siswa SMP yang terpisah dari rombongan kali yaaaa, secara ukuran juga sama sebangun ama anak SMP *abaikan*

Saya langsung diminta untuk menunggu di ruang meeting DeMATA sambil menunggu teman teman yang lain. Sekilas melihat betapa serunya anak anak sekolah yang berkunjung dan mengambil foto. 17 bus. Saya ulangi (((17 bus!!!))) hari itu jadwal kunjungan DeMATA dan DeARCA museum. Gilingaaaaan....kebayang bakalan kaya cendol jadinya.

Ternyata eh ternyata dari pihak manajemen itu kece banget pengaturan keluar masuk pengunjung loh. Pengunjung sebanyak itu langsung disebar ke 3 lokasi (DeMATA1, DeMATA2 dan DeARCA) Mereka juga menyadari bahwa harga tiket masuk termasuk untuk middle up, jadi diusahakan banget dengan harga tiket segitu pengunjung bisa PUAS berkeliling menikmati lebih dari 100 gambar 3 dimensi, lebih dari 50 gambar 3 dimensi dan tambahan mirror illusion, 4D, Augmented Reality, dan yang paling bikin ngeces adalah costume booth.

DeMATA 1

Setelah semua blogger ngumpul, langsung deh kita diajak berkeliling sama mas Warli dan mba Thea. Pertama kali langsung ke studio DeMATA 1. Disini isinya museum foto 3 dimensi. Bisa foto foto dengan background piknik di Belanda atau jadi keluarga Khong Guan :D

Backgroundnya lucu lucu banget lho, dan ini biasanya tiap 2 bulan ganti tema. Jadi nggak akan bosen bolak balik ke museum trick eye demi mengejar background foto terbaru.

Photo credit @imasatrianto

DeMATA 2

Setelah dari DeMATA 1, kita lanjut ke deMATA 2. Isinya DeMATA 2 adalah museum foto 3 dimensi, 4 dimensi, ilusi cermin dan foto kostum. Disini kita bisa bikin video seruuuu, karena ada background yang bisa bergerak gerak. Iiih asik banget deh. Banyak gambar gambar yang kesannya real banget. Kalau udah foto disini, kemampuan akting, ekspresi dan totalitas jangan ketinggalan. Supaya hasilnya fotonya kece, jangan setengah setengah yaaa narsisnya. Kalau misal gak sempat bawa tripod sendiri atau nggak bawa tukang foto pribadi, bisa loh minta tolong sama penjaga museum untuk bantu fotoin. Mereka akan dengan suka cita membantu kita dan mengarahkan supaya hasil fotonya memuaskan :)

Nggak perlu bingung, di setiap gambar background ada contoh ekspresi foto yang bisa kita contek, bahkan disediakan tangga untuk pengambilan gambar terbaik. Kece badaaaiii pokoknya maaah...Nggak salah museum eye trick DeMata mengangkat jargon #bestplacetotakeyourpict. Sesuai banget emang sih.

Favorit saya adalah saat kita bikin foto kostum group. Langsung disediain kostum Korea yeaaayyy...seneng banget hihihi...


Photo credit @imasatrianto

Manda Ima juga sempet bikin video dengan lokasi background bergerak di DeMATA 2 loh, bisa diintip disini yaaa videonya :)



DeArca

Nah, kalau udah puas main main di spot spot terbaik DeMATA 1 dan 2, kita lanjut ke DeARCA. Disini ada patung dari fiberglass yang miriiip sama tokoh tokoh dunia, tokoh nasional juga ada, bahkan ada superhero juga loh, saya sempetin foto sama duo superhero ganteng ini

Foto lain bisa dilihat di Instagram @kartikanugmalia

Selain itu ada patung Einstein, patung pak Jokowi, patung Hary Potter, Katy Perry, Lady Gaga juga adaaa. Saya juga sempet berfoto di ruangan yang dipajang foto foto Lady Diana, idola saya.

Ruangannya lega, dan kesannya glamor. Mirip sama museum lilin Madam Tussaud di luar negri. Mau dipakai belajar sejarah atau mau dipakai nyenengin anak buat foto sama tokoh idola bisa bangeet.


Itu yang rambut pirang di belakang mirip kan yaa? *uhuuuk

Perlu bawa berapa duit?

Harga tiket buat masuk ke DeMata menurut saya masih terjangkau banget sih untuk fasilitas sekece itu. Tiket terusan untuk happy hour (Senin hingga Jumat jam 10.00- 15.00) cuma Rp.85.000 udah bisa jalan jalan ke 3 lokasi (DeMATA1, DeMATA2 dan DeARCA). Sementara kalau pas gak happy hour kita bisa menjelajah museum cukup dengan Rp.100.000 ajah.

Untuk weekend dari jam 10.00 hingga jam 22.00 tiket terusan seharga Rp 120.000, tapi jangan khawatir untuk yang sedang berulangtahun di hari itu, tiketnya FREE dengan membawa kartu identitas yang masih berlaku. Oke banget kan?

Kalau nggak punya banyak waktu atau gak punya banyak tenaga, boleh lho mengunjungi satu atau dua lokasi saja, harga tiket masuknya juga beda dengan harga tiket terusan :)

Nah, untuk harga paket foto kostum, cukup 75.000/orang bisa dapet 3x foto dan 1x cetak 6R dan 1 CD juga. Untuk 2-5 orang cukup bayar 150.000 aja dengan fasilitas yang sama :) Untuk foto saya yang jadi sampul postingan ini, kita pakai greenscreen photobooth.

Tips kalau mau berkunjung

1. Kenakan baju yang nyaman supaya bisa jumpalitan seru seruan dan hasil fotonya tempak manjah terpampang nyata :D
2. Bawa tripod sendiri kalau kita termasuk yang "shy shy cat" (maksudnya malu malu kuciiiing) seperti saya untuk minta dipotoin
3. Siapkan batere cadangan atau memori hape yang buanyaaak... Biar nggak nyesel kehabisan batere atau memori sebelum tuntas jalan jalannya.
4. Bawa air mineral biar gak gagal fokus atau pingsan karena lompat sana lompat sini, jumpalitan pasang aksi.
5. Manfaatkan wifi yang bisa dipakai untuk langsung upload upload hasil foto narsis kita ke medsos.
6. Pilih happy hour supaya lebih hemat dan lebih leluasa memanfaatkan semua fasilitas karena pengunjung gak bejubel kaya kalau pas weekend
7. Makin banyak temen yang ikutan makin seru lhoooo...

Ini hasil video dari salah satu temen saya, mas Charis, si empunya blog sipenyugunung. Bisa dinikmati juga keseruan kita jumpalitan di spot spot foto 3 dan 4 dimensi :)




Nah, seru banget yaaa jalan jalan saya kali ini. Kalau masih ada yang penasaran, cus langsung aja deh kunjungi DeMATA dan DeARCA eyetrick museum yes

FB: De Mata - DeARCA
Twitter: DeMATA_DeARCA
Web: dematamuseum.com
Instagram: de_mata_de_arca
PIN BB: 7508F791
Lokasi: XT Square Jl Veteran No 150-151 Yogyakarta
Telp 0274-380809
MP: 081327166616

Salam Piknik
/Aya






CONRAD Bali, Salah Satu Surga di Pulau Dewata

Conrad Hotel
Hai Bundas,

Berkesempatan untuk bisa pergi ke Bali (lagi) setelah absen melihat pulau ini selama 16 tahun. Kali ini saya datang dalam rangka pekerjaan siih, bukan liburan. Mengikuti Director Seminarnya Oriflame, lebih tepatnya.

Karena misinya adalah kerja, maka segala pembiayaan ditanggung sama Oriflame, saya tinggal angkat koper saja hehe...
Sedikit review yaaa, karena CONRAD ini adalah salah satu hotel *5 di kawasan Nusa Dua, bisa dibilang hotel yang sangat mengedepankan kepuasan para tamunya.

Nanti saya bahas hal hal yang menurut saya unik dari hotel yang satu ini yaaahhh...

1. Lobby


Lobby utama Conrad Hotel terletak di lantai 3, jadi untuk kendaraan yang mengantar tamu bisa naik langsung ke lantai 3, sementara rombongan kami check in melalui ruangan meeting di lantai 1. Saya dapat kamar nomor 1135 saat itu.

Sedikit heran juga dengan penomoran kamarnya, karena ternyata dari ruang meeting yang di lantai 1 kami perlu naik lift menuju lantai 3 (lobby utama) kemudian baru turun ke lantai 1 lagi.

Kamar kami dekat dengan resto "Suku" jadi kalau mau sarapan deket banget dari kamar.

2.Kamar

Kamar kami di lantai 1
Kamar kami lumayan luas, penerangan temaram dan kamar mandi standard bintang 5 deh. Yang saya suka ada garam laut dengan aroma melati wiiihhh... Kalau pulang seminar badan pegel pegel bisa langsung berendam di bath tub pake air hangat dan garam laut itu. Capek jadi hilang dan aroma melati di seluruh tubuh bikin tidur jadi nyaman.

Welcome drink air mineral dan berbagai kopi dan teh tersedia di minibar. Fasilitasnya ada meja setrika, setrika, dan pemanas air. Jempol untuk pemilihan bedcover sama bantalnya. Empuk dan lembuut banget, dibanding Hotel Tentrem Jogja atau The Papandayan Bandung, Conrad Hotel paling oke bantal dan bedcovernya hihihi...

3. View di luar kamar

View dari kamar di lantai 1 Conrad
Kamar di lantai 1 kami menghadap taman dan kolam renang. Sedikit berjalan, sudah langsung ketemu pantai.

View dari kamar di lantai 2 Conrad
Gara gara lihat hasil foto Fitriandari yang instagrammable, jadi hunting foto di kamar lantai 2 juga niih...
Pemandangan langsung ke arah kolam renang dan pantai

Pemandangan dari kamar lantai 3 Conrad
Untuk acara gala dinner, saya pindah kamar karena ibu datang dari Jogja. Nah ini view dari kamar kami yang di lantai 3.

4. Area taman yang langsung berbatasan dengan pantai

Salah satu sudut favorit view pantai Conrad

Kebetulan saya termasuk yang cinta sama pantai, dan di Conrad ini nggak perlu jauh jauh ke luar hotel untuk bisa main di pantai atau menjejak kaki di pasirnya. Karena lokasi Conrad sendiri berada di timur, jadi hanya bisa menyaksikan sunrise. 
Pemandangan alam yang luarbiasa menurut saya, pantainya sepi karena pengunjungnya ya hanya pengunjung hotel saja kan?

Bangun tidur langsung lihat sunrise
Sudah lama punya janji mengajak ibu ke pantai. Nah kalau pas di Jogja mau ketemu pantai harus bercapek capek jalan lumayan jauh. Ibu sudah gampang capek soalnya, jadi begitu tau kalau hotelnya ada view pantai begitu turun dari kamar, saya seneng banget nih.

5. Resto

Makan pagi di "Suku" Conrad
Di Conrad, sarapan di udara terbuka dan menghadap kolam renang. Seger banget! Pilihan menunya pun beraneka ragam. Menu favorit saya tetep saja salad sayur sebelum memulai santap nasi.

Aneka menu "Suku" C
Salad dan jus anggur sarapan saya di Conrad

5. Kapel untuk pernikahan

Kelihatan kecil ya kapelnya?

Dari http://www.iwanphotographybali.com/bali-wedding-photography-conrad-bali-resorts-infinity-chapel/


Nah, gedung ini sering sekali dipakai buat pernikahan. Cantiiik banget, jadi kapelnya itu ada di tengah danau. Buat foto foto juga cakeep.

Ada 5 item itu yang menurut saya menarik banget dari hotel CONRAD Bali. Oh iyaaa...pelayanannya memuaskan karena saya bisa nitip ASI perah di dapur hotel. ASI beku yang saya simpan buat oleh oleh Aisha di rumah.

Kalau berkesempatan ke Bali lagi pengen rasanya nginep di hotel ini hehehe...
Psst psst...denger denger harga per kamarnya sekitar 3 jutaan semalam hohoho, mantap deeehh...
Ada yang pernah bermalam disini juga kah? Share yuk kesan kesannya 

Love
/Aya


Ika koentjoro, yang mau berbagi dan selalu menginspirasi

Foto diambil dari fb ika koentjoro


Hai Bundas,
Postingan kali ini saya ingin cerita tentang salah satu sahabat baru saya. Saya mengenalnya lewat sebuah komunitas bloger, Komunitas Emak Blogger tepatnya. Berkenalan dengan banyak emak emak yang tergabung dalam komunitas ini, sungguh memberi warna baru terutama dalam menambah ilmu tentang blog, tentunya berguna banget untuk saya yang masih amatir ini.

Ika Koentjoro, nama yang simple dan mudah diingat, sesimple senyumnya yang bersahaja. Pertemuan pertama saya adalah saat mengikuti arisan ilmu di Alive resto bulan lalu, dan kemudian tertarik mengikuti postingan postingan beliau di facebook dan di blognya.

Menjelajah www.ikakoentjoro.com dan www.ikakoentjoro.blogspot.co.id, saya menemukan postingan postingan yang menarik dan makin memacu saya untuk belajar lebih mengenai ilmu fotografi.

Saya sebenarnya adalah penyuka fotografi dan pernah mengambil fotografi sebagai kegiatan ekstrakurikuler saat sekolah dulu, namun karena tidak dipupuk benar benar, fotografi hanya menjadi selingan dikala sedang jenuh dengan keseharian.

Karena mak Ika inilah, saya jadi jatuh hati lagi dengan dunia fotografi. Baru melihat 2 postingan saja saya sudah merasa nambah ilmu lho...

1. Understanding natural lighting
Buat saya yang suka jeprat jepret hasil masakan, tadinya nggak mikirin soal pencahayaan yang baik, yang bisa membuat foto yang kita ambil tetap istimewa. Sebenarnya ini ilmu sudah dipraktekkan oleh teman teman KEB di arisan ilmu sebelumnya (saya nggak bisa ikutan dan lalu mewek). Cahaya terbaik untuk food photography jika tidak menggunakan cahaya artifisial adalah pukul 08.00-10.00 dan 14.00-16.00. Catet niih, next time foto hasil masakannya jam seginian hehehe...

2. Tips sukses memotret candid
Saya termasuk orang yang suka sekali hasil foto candid. Karena memang segala sesuatunya terlihat alami (meski saya sendiri nggak begitu suka difoto candid dengan alasan " tidak sempat senyum" hehehe). Ternyata di postingan mak ika yang ini diberikan tips tips untuk saya agar sukses mendapatkan hasil foto candid. Tips tipsnya antara lain adalah penggunaan kamera, menemukan moment dan potret sebanyak mungkin.

3. Real Change Come From Within
Membaca postingan yang satu ini (meski bukan tentang fotografi) meninggalkan kesan mendalam untuk saya. Dituliskan dengan cantik oleh mak ika, bahwa segala sesuatu asalnya dari dalam. Semua motivasi dan keinginan akan pencapaian pencapaian kita berasal dari diri sendiri. Motivator keren pun kalau kita ikuti seminarnya paling bertahan paling lama 2 minggu

Waaah... Mak Ika, sebentar mengenalmu sudah kagum berat. Semoga persahabatan ini makih erat yaaaa...

Untuk yang kepo juga dengan profil beliau bisa klik fb nya ika koentjoro
Atau klik web beliau di
www.ikakoentjoro.com
www.ikakoentjoro.blogspot.co.id

Sangat bangga bisa mengenalmu mak

Love,
/Aya