Wednesday, January 9, 2019

Hatch the Dream 14 tahun Gamatecho



"Selamat siang Mba Kartika Nugmalia
Perkenalkan, saya Fikri dari Gamatechno
Mau konfirmasi, apakah besok bisa hadir Mba Aya?"
Sebuah pesan WhatsApp masuk siang itu.
"Siang ya acaranya? Jam berapa mas jadinya?"
"Dimulai jam 13:30 Mba"
"Baik mas, Insha Allah bisa datang
Cavinton ya?"
"Betuuul Mba Aya, di Hotel Cavinton untuk acaranyaa"

Percakapan diatas mengantarkan saya pada salah satu event besar di tanggal 4 Januari 2018. Event tersebut adalah perayaan ulang tahun Gamatechno ke 14. Sedikir review, Gamatechno adalah sebuah perusahaan IT yang sudah berdiri sejak 2005. Perusahaan ini mem-branding diri sebagai penyedia solusi smart city. Gamatechno mengambangkan beberapa platform untuk membantu tata kota di Indonesia sehingga lebih otomatis, cerdas dan efisien. Hingga saat ini sudah memiliki 200 klien kampus yang menggunakan produk dari Gamatechno

Monday, January 7, 2019

Pengalaman Konstipasi Aisha


Interlac
"Bund, udah berapa hari Aisha gak pup?"

Ini adalah pertanyaan yang sering dilontarkan suami ketika mendapati kamar mandi gak ada bekas pup Aisha beberapa hari. Sampai sampai kami membuat tanda khusus di kalender untuk hari dimana Aisha sudah BAB. Buat kami, anak sulit BAB sudah menjadi langganan bahkan sejak jaman Shoji.

Kemampuan Shoji yang belum baik dalam mengunyah makanan, menjadikan dia sering sekali kesulitan BAB. Padahal serat buah buahan udah selalu jadi menu makan sehari-hari lho. Memang benar makanan yang tidak terkunyah sempurna terkadang mempengaruhi pengolahan makanan pada saluran cerna.

Pernah tuh Shoji kami bawa ke dokter anak di Klaten (Dokter Pri nama beliau) karena sudah 5 hari gak BAB. Ketika masih ASI sebelum 6 bulan sih nggak akan ngerasa panik, karena anak ASI kalau misal terlambat BAB pun katanya tetap normal. Sejak lulus ASI eksklusif dan mulai MPASI kok agak bermasalah nih urusan "ke belakang". Setelah itu Shoji diberi obat pencahar yang langsung dari dubur. Cukup efektif namun tidak bisa digunakan dalam jangka waktu lama nih obat semacam ini.

Sunday, December 30, 2018

Resep: Membuat Es Krim Mangga Sendiri

Membuat Es Krim Mangga

Hai Bunda
Masih dalam suasana liburan, saya dan Rey punya project memasak bersama. Seperti yang pernah saya bilang kalau Rey itu seneng banget main koki-kokian, dia paling excited dengan proyek di dapur. Ide membuat ice cream mangga ini datang dari Rey sendiri. Awalnya karena ingat kami sering membuat ice cream strawberry. Karena care strawberry agak mustahil susah, maka kami ganti buah-buahnya dengan yang mudah dicari.


Thursday, December 27, 2018

DIY - Membuat Ketapel Sederhana


Hai Bunda
Ketemu lagi nih dengan Bunsho di postingan Do It Yourself (DIY) mainan untuk anak. Musim liburan sudah datang, dan biasanya anak anak jadi mager di depan TV aja setiap hari. Kalau nggak dikasih aktivitas, dari pagi bisa tuh ngejogrok depan tivi gak pindah pindah kecuali pas waktu sholat doang. Kadang aja sampai lupa makan dan mandi. Ya tho?

Nah kali ini saya mau berbagi tips membuat mainan jadul tapi seru untuk bermain di luar rumah. Permainan ini sangat nge-hits pada jamannya. Mainan anak cowok yang satu ini juga sering banget muncul di film film petualangan.

Friday, December 7, 2018

Serunya Hijab Dating with Azalea


 "Saaay, sekarang beneran jadi blogger ya?"

Sebuah pesan whatsApp masuk dari sahabat lama. Sebenarnya kami sama sama suka menulis. Dia sendiri punya blog yang niche-nya travelling. Beberapa kali saya mengunjungi blog miliknya, namun postingan terakhir masih sama alias gak ter-update. Belakangan saya tau dia lebih aktif menulis buku antologi bersama komunitas teman penulisnya.

Kalau boleh jujur, sebenarnya saya punya blog udah sejak 2010. Lama kan? Jadi sampai sekarang kurang lebih sudah 8 tahun saya ngeblog. Cuma nih, cuma, memang benar benar total fokus dan serius baru 2 tahunan ini mungkin. Keseriusan saya adalah dengan membeli domain TLD. Awalnya saya masih pakai blog gratisan, karena alasan utama ngeblog ya cuma pengen nulis aja.

Thursday, November 29, 2018

Kirim Paket Sameday? Paxel-in Aja!


Paxel

Hai haiii...
Cerita sedikit ya soal hobby yang saat ini sedang aku tekuni dan Alhamdulillah ternyata jadi salah satu pintu rejeki untuk keluarga kami. Yes, berawal dari keinginan bisa bikin pajangan sendiri di rumah, akhirnya belajar kuas kuas dan lukis lukis kembang. Coretan Aya Handlettering, ya, nama ini yang saya pakai sebagai branding dari bisnis lukis lettering yang saya kerjakan, saat ini Alhamdulillah lumayan lancar. Awalnya sih cuma teman-teman dekat saja yang order, lama kelamaan ada juga orderan dari luar kota. Alhamdulillah semua diberi kemudahan dan kelancaran. Boleh yaa intip IG nya di @coretanayahandlettering. Duh maap nyempilin ngiklan.

Bisnis lettering ini mudah mudah gampang #eh, gimana sih? 😂 sukanya ya karena pesenannya by order jadi nggak numpuk di rumah, tapi kurang mudah saat pengiriman. Karena usaha lettering ini bikin ucapan untuk nikahan atau wisuda, beberapa customer yang di luar kota sering order mepet sama tanggal dipakai. Kebayang dong, musti memperhitungkan supaya kirim paket lettering bisa sampai tepat waktu. Bagaimanapun juga yang namanya bisnis dan pemasaran tentu tak akan berarti tanpa adanya logistik.

Misal customer pesen seminggu sebelum dipakai, otomatis harus selesai H-3 dari pengiriman. Wah, waktu ngerjainnya kudu dipercepat akhirnya. Kalau pas mood dapat, waktu dapat dan pengiriman tepat waktu, Alhamdulillah. Nah beberapa kali kejadian karena mepet, mentok tanggal merah atau hari Minggu jadilah pengirimannya molor. Hiks hiks. Makanya sekarang diusahakan selesai H-5. Gedubrakan sayanya untuk bikin lukisannya atuuuh.

Wednesday, November 7, 2018

Hai, Bunda dengan Anak Istimewa, Yuk Bahagiakan Dirimu.


Hai,
Ketemu lagi nih sama curhatan bunda Shoji Rey Aisha kali ini. Beberapa waktu lalu ada seorang bunda anak istimewa yang DM saya. Katanya dia merasa terganggu dengan stigma yang katanya "Anak berkebutuhan khusus itu akibat dari kesalahan orang tuanya di masa lalu."


Inhale...exhale...inhale...exhale...lalu istighfar.
Serius? Jaman begini masih ada yang tega bilang begitu sama orang tua ABK?

Bunda ini malah cerita kalau ini adalah ucapan dari seorang ustadz di pengajian yang dia datangi bersama ibunya. Setelah kejadian itu, hal ini selalu diungkit ungkit dan membuat bunda ini gak nyaman.

Bukan gimana-gimana sih, iya kalau posisi sang Ibunda sudah settle, sudah bisa menerima kondisi anaknya mungkin gak masalah. Tapi untuk seorang ibu yang baru dapat diagnosa, duuh...pasti rasanya pengen nyakar-nyakar. Bukan nyakar orang lain, tapi diri sendiri mungkin.

Nggak ada yang bilang gak boleh, boleh kok. Tapi dilihat dulu kondisinya kali yaaa...

Hmmm...
Saya diminta membahas soal berat macam ini rasanya pengen lambaikan bendera putih saja deh. Etapi ini bukan uji nyali deng. Baeqlaa...saya coba bikin jawaban versi Bunsho yaaa, kalau ada salah-salahnya atau ada yang kurang berkenan saya mohon maaf.