Sunday, May 14, 2017

Ketika Artis Merambah Bisnis


Soft Launch Mamahke Jogja. Photo @yoannafayza
Udah mau Ramadhan aja niiihhh...
Mumpung belum puasa, mau ngomongin artis. Psst tapi nggak ngomongin yang hosib hosib kook, ini artis yang menurut saya figur positif banget.

Salah satu tontonan Ramadhan yang gak pernah absen jadi tontonan saya adalah Para Pencari Tuhan. Yes, meski udah satu dasawarsa, sinetron ini kaya berjalan beriring sama kehidupan pribadi saya #ngakungaku.

Di sinetron itu, diceritakan tentang pertemuan jodoh dua pemeran utama yang sebenarnya berawal dari rasa sebel hihihi. Iya, mirip mirip kan sama cerita di PPT antara Aya dan Azam dan Aya dan Ryan? #eeaaa. Sama sama Aya tapi beda perawatan dan beda nasib kayaknya. Yah, walaupun Aya yang di sinetron tetap langsing sampai saat ini dan saya sudah menjadi MAJALENGKA alias mamah manjah lemaknya kathah 😂😂😂.

Persamaan berikutnya adalah hari pernikahan saya dan pemeran Aya sama sama September 2009. Dan sekarang kami sama sama jadi Mahmud Asti (mamahmuda anaknya tiga)! Yes, jago ya saya nyari nyari persamaannya hahahah.

Udah ketebak yaaa, saya mau ngomongin siapa? Yes, dari judulnya udah dikasih teaser dan selanjutnya makin mengerucut. Saya mau bahas soal adek (tsaaah....adeeek) Zaskia Adya Mecca dan bisnis barunya niih Mamahke Jogja.

Mama muda multitalenta. Photo @zaskianism
Ketika menerima undangan untuk test food di Mamahke Jogja, saya ngebayangin bacanya Mamah (ibu) ke (pergi ke) Jogja. Ternyata enggak loh sodara sodara....

Saya kemudian kepo pada akun mas Hanung, ternyata ada video beliau menyebutkan Mamahke (dalam bahasa Jawa berarti " ngunyahin"). Jawa banget dan jadi unik ya namanya?

Sedikit cerita tentang soft launching Mamahke Jogja bareng temen temen media dan blogger. Pagi itu cuaca cukup cerah, saya datang memenuhi undangan team Mamahke ke Jalan Taman, sebelah selatan area wisata Tamansari Watercastle dengan dresscode merah merona, semerah pipiku yang seolah malu malu mau ketemu sama artis pujaan hati.

Jadi, di acara thethek bareng Zaskia ini kita bisa coba coba aneka varian cake Mamahke sekaligus mendengarkan hal ihwal sampai muncul ide untuk berbisnis Mamahke.

Cerita dimulai dari Zaskia yang menceritakan awalnya terbesit ide punya bisnis. Seperti juga saya (tuh nyama nyamain lagi deh) Zaskia itu nggak bisa diem. Keliatan banget kan aktifnya kaya apa. Udah punya anak tiga, tapi masih merasa kurang kegiatan kalau pas pulang ke Jogja. Satu saat ada ide bikin oleh oleh kekinian khas Jogja karena mamah mas Hanung punya usaha katering. Zaski pengen bikin roti yang rasanya Jogja banget.

Menurut dek Ia (#tsaah...biar saya nggak dibully, soalnya kalau nyebut "Kak Ia" dicemberutin umur), awalnya mereka pingin bikin usaha gulai, tapi selanjutnya kok klik-nya sama cake. Zaskia juga belajar soal bisnis cake ini dari Irwansyah yang sudah lebih dulu punya Palembang Lamonde dan Medan Napoleon, plus masih sodaraan sama Zaskia Sungkar dengan Surabaya Snowcake-nya.

Mas Hanung menambahkan, beberapa kali beliau pengen kerjasama dengan seniman Jogja yang sama sama memulai dari bawah, ngamen bareng, namanya mas Marjuki. Mau bikin sountrack bareng di film kok enggak masuk kolaborasinya, eh ternyata berjodoh di kuliner. Kemarin sih pas testfood itu ada musik yang enak banget, eh ternyata jingle-nya dibuat sama mas Juki ini. Ajep ajep Yojo banget.

Mamahke dibranding sangat Jogja, termasuk dengan penggunaan gambar gunungan di logo Mamahke. Kata mas Hanung, filosofinya gunungan itu membuka dan menutup, diharapkan Mamahke membuka dunia baru untuk mas Hanung dan dek Ia. Termasuk buka pintu rejeki ya mas Hanung dan dek Ia.

Video keseruan waktu photo session bisa dilihat disini yaa Bundas

video

Buat saya pribadi, postingan Instagramnya selalu dinanti nanti, soalnya lucu lucu sih, gojekan khas Jogja, plesetan dan kata kata yang bikin jleb jleb jleb. Coba aja buka Instagram officialnya di @MamahkeJogja.


Dek Ia sendiri, seperti kita tau udah punya banyak bisnis. Mulai dari bisnis busana Meccanism, bisnis kosmetik ZAM, dan akhirnya merambah dunia kuliner dengan Mamahke. Satu yang saya ingat banget dari ucapan dek Ia, "Kesuksesan itu bukan berarti gerainya rame, bukan berarti produknya laris. Tapi, semakin banyak outlet yang dibuka, berarti aku sudah bikin lapangan pekerjaan buat banyak orang." Sebagai sesama Majapahit (mamah manja pantang sembelit), saya jelas setuju banget buat yang satu ini.

Serunya thethek bareng Zaskia
Jadiii...
Apa sih sebenarnya Mamahke Jogja ini? Mamahke Jogja adalah perpaduan dua resep keluarga mas Hanung dan dek Ia. Perpaduan makanan autenthic Jogja (semacam soft cake) dengan modern cake (pastry) di bagian tengahnya. Lembut di luar crunchy di dalam. Akan lebih enak kalau dimakan dalam kondisi dingin, menurut saya loooh...

Varian rasanya ada apa aja?
Yuk kita kepoin penampakannya plus hasil test-food dan penerawangan saya.

Mamahke varian Chocco Banana, Red Velvet, Cheese
Choco Banana
Perpaduan pisang dan coklatnya nyatu, enak semacam pisang coklat yang ada di Lekker (makanan seperti crepes jajanan anak SD #melipirditanyaumur). Kalau nyobain chocco banana berasa menikmati masa masa SD jajan crepes hihihi. Rasa nostalgia banget.

Red Velvet
Warnanya cantik menggoda macam gincunya Ariel Tatum #ehh, rasanya juga pas. Gak terlalu manis seperti bayangan saya pas liat warna merah dan rasa red Velvet kebanyakan.

Cheese
Dasarnya saya penyuka keju. Makan yang manis manis kadang suka eneg. Nah kalau nyobain yang cheese ini, kok rasanya sepotong tetep nggak puwas yaaa...pengen lagiiihhhh

Mamahke varian Chocco Greentea, Tiramisu, Double Chocco
Choco Greentea
Ini dek Ia tau banget kesukaan saya kali yak. Greentea kan lagi ngeheitz dan saya emang penyuka greentea. Biasanya sih aftertaste-nya agak ada sepet sepet, tapi ini ketutup sama coklat pendampingnya. Oke sip, bungkuuuus...

Double Chocolate
Buat penggemar coklat, ini manjain lidah banget deh. Cuma untuk yang kurang suka manis, saran saya pilih chocco banana atau chocco greentea karena coklatnya itu rasanya aseli cokelat ber-body (bahasa di mata kuliah uji sensoris sih gitcu).

Tiramisu
Haiii coffee addict! Yang ini menurut saya best of the best-nya varian rasa Mamahke. Entah kenapa ngerasa paling klop sama rasanya. Ini akan jadi pilihan pertama saya kalau disuruh milih diantara 5 varian yang lain. But overall semuanya uenaakkk...Manjakaniiiiiii alias MAmahke (N)JogJA KAton NuuuIikmateee

Nyobain Red Velvet
Konsep yang diusung Mamahke dari mas Hanung adalah kue yang praktis dan dibuka langsung dimakan. Jadi seperti bakpia, yang begitu kita buka kotaknya, langsung dijumput dan masuk ke mulut. Harapannya kalau pas lagi bawa Mamahke di kereta, di pesawat, enggak perlu repot cari sendok, cari pisau, jadi memang sudah dalam bentuk dipotong siap "lhep". Jika dalam suhu ruang, produk Mamahke bisa bertahan 3 sampai 4 hari, sementara jika di chiller bisa 5 hingga 7 hari.

Sayangnya nih sayangnya, baru dibuka outletnya besok tanggal 19 Mei 2017 heuheuuu...masih lama yes, gapapa lah, sambil nabung buat borong semua variannya lah yaaa...

Buat yang masih kepo bisa cek
Websitenya: www.MamahkeJogja.com
IG: @mamahkejogja
Line: @mamahkejogja
fb: Mamahke Jogja
Kalau ada yang mau mudik, gak seru kalau gak bawa tentengan yeeekan? Cobain bawa tentengan MamahkeJogja #oleholehkekinian dari Jogja yes.

Salam Kuliner
/Aya

Saturday, May 13, 2017

Berlibur Ke Bandung Semakin Seru Dengan Kereta Api

Alun alun Kota Bandung
Hai Bundas,
Masih nyambung sama postingan saya yang kemarin soal wisata dan kuliner. Nah setelah kemarin Jogja kedatangan oleh oleh kekinian Mamahke yang diusung sama Zaskia Mecca, ternyata di Bandung juga sudah ada wisata kuliner baru, oleh oleh kekinian Bandung Makuta yang diusung oleh Laudya Cynthia Bella.


Terakhir kali saya ke Bandung waktu hamil Aisha sekitar 2 tahun lalu. Sebagai Paris Van Java, Bandung telah berhasil membius banyak wisatawan untuk datang berkunjung. Hawanya yang adem plus  beragam wisata menarik mulai dari wisata alam, wisata kuliner hingga wisata belanja menjadikan Bandung ngangenin. Dulu cuma kenal Bandung dengan Cihampelas-nya, eh sekarang hampir tiap sudut kota Bandung amat sangat bisa dinikmati.

Walikota Bandung, kang Emil, juga membawa banyak perubahan positif untuk kota Bandung ya. Saya pernah tuh jalan jalan ke Bandung, dan hampir setiap supir taxi ramah menyebut aneka tempat untuk dikunjungi. Yang paling sering sih Alun Alun Bandung yang pakai rumput sintetis. Letaknya di samping Masjid Besar Bandung membawa nuansa tersendiri yang bikin kami ingin berlama lama disana.

Buat teman teman yang tinggal di Jakarta, maka Bandung sepertinya jadi salah satu tujuan wisata yang wajib dikunjungi saat musim liburan. Tak heran kalau saat musim liburan tiba, Bandung jadi macet padahal si Komo nggak lewat situ yak. Kebanyakan kendaraan ternyata berplat B loh.

Oh iya, menurut temen temen saya yang kekinian (karena saya edisi kekunoan) banyak banget tempat wisata dan kuliner yang oke banget di Bandung saat ini. Terimakasih buat kakak Galih dan temen temen yang udah bantuin menyusun beberapa tempat wisata kekinian di Bandung ini:

Cihampelas Bandung
1. Cihampelas
Saya terakhir datang kesini saat masih gadis. Gak usah ditanya tahun kapan yak, yah kira kira jaman AADC masih lumayan booming hahaha...Tuaaaak kaliii sayaaa...
Saat ini Cihampelas bagian atapnya udah dipake jualan juga.

Lodge Maribaya
2. Wisata Lodge Maribaya
Katanya disini wisata kekinian anak muda. Wisata diatas tebing. Ada pemandangan hutan Pinus dan aktivitas yang memacu adrenalin.

Lembang Farm House
3. Lembang Farm House
Ini wisata keluarga. Ada rumah bibit, kampung Jepang. Mungkin semacam Wisata Bhumi Merapi kalau di Jogja




Lembang Floating Market
4. Lembang Floating Market
Ini wisata seru pasar apung seperti yang di Banjarmasin. Menurut informasi yang saya terima, kalau mau belanja disana kudu tuker koin dulu, karena jual belinya pake koin khusus. Di area Lembang Floating Market ini juga ada museum kereta api. Wah pasti anak anak saya yang cowok bakalan gak mau pulang kali yaaa kalau sempat berkunjung kemari.

Kalau buat wisata kuliner, tampaknya Bandung itu surganya makanan enak enak. Berikut yang saya rangkum dari teman teman saya yang udah merasakan kulineran di Bandung:

Tulang Jambal, Bakso Arif, Mie Sirot, Batagor Riri, Perkedel Bonfon deket stasiun tapi baru ada jam 11 malam, Nasi Bancakan, kalau agak ke arah Nagrek ada Asep Strawberry yang nasi liwetnya endess dan murah,  coba juga warung Ampera yang pertama di deket masjid agung, Bakso Boedjangan, Brownies Vanissa buat oleh2, Kartika Sari,  Soes Merdeka.  Jalan2 deket Unpad Dipati Ukur banyak makanan, sak ngon ngon enak haha (Mahargyani Yogyantari)

Dago atas (pakar, semua place and kuliner-annya enak2), Bakso Malang Langgeng Jl Sunda, Bakso Boedjangan Jl Burangrang, Cafe Upnormal (yg ini menjamuurr dimana2 ada :-D ) Tahu Tidur (Jl apa lupa, belakang Bakso Enggal Malang pokonya) Kalo t4 wisatanya enak di lembang (atas juga) buanyaak disono heheeu (Elizabeth Nugrahesti)

Macet itu bikin malesin, itu yang dulu terpikir oleh saya sewaktu mau ke Bandung. Kebetulan waktu itu acara dari kantor Oriflame bareng banyak teman kita rame rame naik kereta api. Seru banget loh ternyata naik kereta api rame rame sama teman, sama keluarga juga pastinya yeekan?

Satu Gerbong seru seruan bareng
Biar gak macet macet pakai kendaraan pribadi, yuk coba pakai kereta api ke Bandung. Nanti, disana bisa pakai mobil travel untuk anter kesana kemari. Liburan itu juga susah cari parkir soalnya hihihi. Bisa juga nanti disana pakai taxi online atau taksi konvensional.

Sebelum memulai liburan, maka pastikan tiket kereta sudah ditangan ya. Saat ini pesan tiket kereta api bisa secara online loh
 Caranya gampil banget. Pertama pilih tanggal keberangkatan dan jamnya lalu lakukan pesan tiket kereta api hingga proses selesai dan keluar nomor booking. Setelah pesan tiket kereta api kemudian lakukan pembayaran tiket bisa melalui ATM atau bisa melalui Indomart atau Alfamart.

Kalau mau berlibur ke Bandung dengan kereta api, pastikan untuk pesan tiket kereta api jauh-jauh hari yah, soalnya kalau musim liburan, tiket kereta itu laris kaya kacang goreng.

Siapa bilang naik kereta api nggak nyaman? Sekarang tiket kereta api eksekutif harganya cukup terjangkau mulai dari 100 ribu rupiah. Selain itu, kelas eksekutif juga punya tempat duduk yang nyaman serta jarak antar kursi yang lebar dan ditambah pula televisi untuk tiap gerbong. Aseeeekkk. Dipadu dengan pemandangan di luar jendela yang berupa persawahan pastinya akan membuat mata Anda termanjakan selama perjalanan menuju Bandung yekaaan, gak usah ngeliatin mobil macet bederet deret deh.

Saran saya, lakukan perjalanan menuju Bandung di pagi hari, bunda bisa pesan tiket kereta api yang berangkat pukul 05.00 WIB dari stasiun Gambir jika berangkat dari Jakarta. Untuk tiket pulang bisa membeli tiket kereta yang berangkat pukul 19.25 WIB dari stasiun Bandung sehingga bundas bisa menikmati Bandung kurang lebih selama 11 jam di hari yang sama.

Untuk tiket pulang pergi Jakarta-Bandung Bunda bisa pesan tiket kereta api Argo Parahyangan dengan waktu tempuh perjalanan 3 jam 33 menit.

Sekedar tips untuk Bunda yang menaiki kereta Argo Parahyangan, maka silakan pilih kursi dengan nomor C-D untuk rute Jakarta Bandung sedangkan rute Bandung-Jakarta silakan pilih nomor kursi A-B. Hal ini bertujuan agar bunda bisa menikmati keindahan pemandangan sepanjang perjalanan menuju Bandung. Setelah sampai di stasiun Bandung, silakan menuju pintu keluar dengan menyeberangi rel.

Keluar dari stasiun sudah menunggu angkot, taksi berargo atau mobil travel untuk mengantar bunda dan keluarga menuju ke obyek wisata. Jadi tunggu apalagi, segera pesan tiket kereta api dan nikmati perjalanan wisata ke Bandung yang berkesan.

Salam Jalan Jalan
/Aya

Tuesday, May 2, 2017

Nyalakan Cinta dengan Memorabilia

Nyalakan Cinta dengan Memorabilia
me·mo·ra·bi·lia /mémorabilia/ n sesuatu atau peristiwa yang patut dikenang 

(Sumber: KBBI daring)

Ketemu lagi di #SelasaBercerita #ObrolanRumahTangga bareng saya sama Witri. Kali ini masih nyambung sama postingan kemarin. Hahaha...tulisannya ibu ibu banget. 7 tahun menikah itu entah gimana mensiasati supaya nggak bosan yaaa. Tiap hari ketemunya dia, mau enak hati, gak enak hati, sampe sampe bisa dibikin meme "aku tanpamu laksana ambulans tanpa uwiuwi."

Saya menikah tanpa proses pacaran. Sementara Witri pake pacaran 2 tahun sampai akhirnya mantap menuju jenjang pernikahan.

Baca punya Witri : 

Mau pacaran mau enggak, keputusan menikah itu pasti bukan kaya mutusin mau pilih blueberry cheescake atau redvelvet. Eh itu susah juga deng, ah abaikan.

Moms, You Are Awesome!


Bunda,
Dulu pada masanya (halah...) Working Mom (WM) , Stay at Home Mom (SAHM) dan Working at Home Mom (WAHM) adalah kisah tanpa ujung #LagunyaGlennFredly. Kalau mau ngikutin debatnya, seolah nonton serial Tersanjung dari Tersanjung 1 sampai Tersandung 13. Gapapa sih, apapun sinetronnya minumnya tetap....air putih #hidupsehateuy.

Tapi akhir akhir ini kok mulai sepi, Alhamdulillah yaa...(gaya Inces Syahrini) sepertinya ibu ibu mulai saling mengerti bahwa WM, SAHM dan WAHM tidak semestinya diperdebatkan.

Saya sendiri pernah berada di dua kondisi itu. Sebagai WM dengan berbagai drama ninggal anak, merasa bukan ibu yang baik karena menyerahkan pengasuhan ke orang lain, sampai tudingan gak mau diajak hidup susah karena gak bisa nerima gaji suami aja #LemparinSendalyangNgomong. Sementara ketika jadi WAHM juga sama lah dinyinyirinnya. Enggak total jaga anak lah, ambisi terselubung lah, ibu nanggung karena raganya nemeni anak tapi pikiran kemana mana. Heuheuuu... Mewek disamping pohon kelapa.

Tuesday, April 25, 2017

Suami, Tanyakan Istrimu Hal Apa yang Membuat Mereka Bahagia


Mungkin bukan istrimu yang sulit dibahagiakan.
Mungkin kau belum bertanya, apa hal yang membuatnya bahagia...

Hai Bunda,
Tak jarang sebuah rumah tangga yang terlihat adem ayem tiba tiba terjadi perceraian. Kelihatan dari luar sih bahagia bahagia aja, ternyata tiba tiba ketok palu di pengadilan (#lambeturah detected). Buat saya yang pernikahannya masih seumur babycorn (karena jagung sudah terlalu mainstream), masih dalam tahap mengenal dan memahami. Udah 7 tahun masak belum kenal kenal siiih? Sesungguhnya kalau saya jawab: B.E.L.U.M

Dua individu yang disatukan dalam ikatan pernikahan (naga naganya obrolannya berat niih) ketemu setiap hari, hampir tidak ada yang bisa ditutup tutupi. Buat yang bisa blak blakan dengan mudah menyampaikan keinginannya sih nggak apa apa, tapi kalau model kaya saya gini, kudu dibaca pikirannya sama Om Dedy Corbuzier kayanya. Suami sampe bingung, salah apa sih aku kok istri sering muring muring.

Mbak Aya pernah ribut gak sih sama suami? Hahaha...pertanyaannya retoris yak? Ada laaah.... Mulai dari hal yang remeh temeh macam suami gak taro anduk di jemuran anduk, atau saya yang gak buang sampah bekas obat Aisha ke tempat sampah aja menimbulkan gesekan. Well, meski kadang gesekan gesekan itu perlu, buat bikin rumah tangga ada bumbunya. Kalau plain aja gak ada manis asin rasanya flaaaaat doang kaya rambut Mariana Renata abis di rebonding.

Sunday, April 16, 2017

Panduan 8 Langkah Sederhana Membeli Rumah Dan Tanah

Panduan Membeli Rumah dan Tanah
Hai Bundas,
Mau cerita sedikit nih soal rumah idaman. Dalam 7 tahun pernikahan, kami sudah tinggal di 3 rumah berbeda. Suasana yang berbeda, atmosfer yang berbeda. 2 rumah kami pinjam orang (bahasa kerennya: ngontrak 😂😂😂) di kota Klaten, sementara rumah yang kami tinggali sekarang ini adalah rumah orangtua saya yang tadinya dikontrakkan ke orang. 

Uti sendiri tinggal di tengah kota Jogja menunggui rumah keluarga besar, sementara rumah ini tadinya digunakan sebagai villa buat beristirahat kalau Uti dan Kakung sedang ingin suasana tenang pegunungan dan menghirup udara segar pepohonan.

Jadi ceritanya, bapak saya (Kakungnya Shoji) memang bercita cita punya tanah dan pengen bangun rumah sendiri. Alhamdulillah terwujud juga, jadilah rumah mungil di pucuk gunung di selatan kota Jogja.

Thursday, April 13, 2017

Bunda memilih tidak memberimu ASI, Aisha


Hai Bundas, 
Postingan ini adalah hasil konsensus kolaborasi saya dan Witri. #SelasaBercerita #ObrolanKeluarga tayang di hari Kamis, tak apalah yaaaa. Sebenernya draft sudah siap di hari Selasa, tapi karena nunggu sesi foto dan percantik sana sini jadinya molor. Maafkaaan. Saya dan Witri punya pengalaman berbeda soal memberi ASI. Saya dengan pengalaman NgASI full 3 anak dan Witri dengan Juna yang sejak awal lahir sudah minum susu formula. 


Sebenarnya lingkungan saya bukan yang eksklusif eksklusif amat WAJIB ngASI sih. Soal memberi ASI sendiri saya juga baru mulai menyiapkan setelah saya hamil Shoji. Mulai kehamilan saya sudah mulai baca baca buku tentang pentingnya ASI. Karena persiapan kehamilan sebenarnya sudah sejak saya hamil kakaknya Shoji, saya punya lebih banyak referensi saat hamil Shoji.


Buku yang cukup membantu saya untuk rileks dan nyaman mempersiapkan kehamilan adalah buku Hypnobirthing karya Tante Yessie Aprilia