Featured Slider

Mengenal Ankle Foot Orthosis (AFO)

AFO


Beberapa kali saya mendapat pertanyaan terkait alat yang digunakan Aisha ketika terapi. Saya juga sudah sempat memasang gambarnya di akun Instagram saya @kartikanugmalia. Alat itu berbentuk seperti sepatu dan sering sekali digunakan Aisha bahkan saat beraktivitas sehari-hari di luar aktivitas terapi. Mungkin karena bentuknya unik, banyak yang penasaran apa fungsi alat ini untuk perkembangan anak-anak dengan cerebral palsy seperti Aisha.

Ankle Foot Orthosis

Alat itu bernama Ankle Foot Orthosis atau biasa disebut AFO. Alat ini digunakan sebagai alat koreksi untuk membantu memposisikan bentuk kaki menjadi lebih baik. Terkadang karena kondisi anatomi kaki, beberapa kasus mengakibatkan kesulitan pasien untuk berjalan dengan posisi normal atau bahkan posisi kaki tidak normal. Nah, maka dari itu diperlukan alat bantu untuk mengoreksi supaya ke depannya, kondisi pasien lebih baik lagi. Ada beberapa permasalahan terkait bentuk pada kaki anak dengan cerebral palsy yang memerlukan koreksi, diantaranya:

Menemukan Komunitas dan Penghasilan Tambahan Lewat IDN Live Streamer Fund



Hai BaSho (Sahabat Bunsho...)

Selamat Lebaran ya, Mohon maaf lahir batin untuk semua pembaca blog ini. Sebagai seorang content creator, salah satu yang harus selalu saya upgrade adalah mengenai berita terkini yang sedang hits. Portal berita maupun social media mau tidak mau adalah kiblat utama untuk saya pribadi dalam mengumpulan berbagai materi dan bahan untuk diangkat sebagai konten.

Saya menyadari sekali, tidak semua penyaji berita memberikan berita yang actual dan tepat. Tantangan banget untuk saya dalam memilah sekaligus memfilter mana saja berita yang layak diangkat dan digali lebih dalam melalui sumber terpercaya.

Konten creator saat ini juga berlomba lomba menarik komunitas pembacanya untuk lebih mudah berinteraksi. Dibandingkan platform blog yang menyajikan Bahasa tulis, sepertinya platform sosial media lebih relevan dijadikan tempat untuk bertukar interaksi dengan teman-teman kita.

Hydra Glow Treatment di ERHA Apothecary Hartono Mall

ERHA apothecary


Pandemi selama dua tahun terakhir meningkatkan risiko wajah lebih sensitive dan rentan berjerawat. Kok bisa? Ini juga yang saya alami selama dua tahun terakhir ini. Keharusan menggunakan masker dalam setiap kesempatan, ternyata tidak ramah terhadap kulit sensitive saya. Udah kulitnya sensitive, kudu pakai masker di segala suasana saat keluar. Kelembaban di bagian wajah yang tertutup masker tentu saya semakin tinggi dan meningkatkan potensi wajah lebih mudah berjerawat.

Karena lama kelamaan jerawat terasa semakin mengganggu, saya mulai cari cari nih solusi untuk kulit berjerawat tapi yang kulitnya kering sensitif seperti saya. Akhirnya ketemu tempat perawatan yang sudah lumayan terpercaya untuk perawatan wajah berjerawat.

Dengan berbekal tekad kuat untuk memperbaiki kondisi kulit pasca pandemi, saya memberanikan diri untuk mencoba perawatan kulit di ERHA. Lokasi yang saya pilih adalah di ERHA HARTONO MALL JOGJA. Karena Erhaapothecary ini cukup padat jadwal pengengunjungnya, selama pandemi juga dibaatasi layanan terhadap pasien yang ingin melakukan treatment, jadi kita wajib bikin janji dulu.

ERHA Apothecary


ERHA Apothecary


Sedikit bahas soal ERHA ya. Sebenernya udah lama banget saya tau ERHA dari temen-temen juga. ERHA punya banyak banget program khususnya untuk masalah kulit berjerawat. Menurut info yang saya dapatkan, sudah lebih dari 22 tahun ERHA menyediakan perawatan untuk kulit berjerawat. Udah ahlinya gitu lah. Karena masalah jerawat tiap orang itu berbeda, ERHA ini menyediakan solusi yang sifatnya personal untuk tiap customernya. Jadi kalau misal datang ke ERHA, yang kayanya punya problem serupa, bisa juga diberi penanganan yang berbeda. Karena semua perawatan di ERHA disesuaikan juga sama kondisi dan jenis kulit kita berdasarkan hasil konsultasi dengan dokter.

ERHA sudah ahli dalam menangani jerawat aktif (mild, moderate, or severe) atau bekas jerawat (redness, dark spots, and scars). Karena itulah saya percayakan perawatan kulit berjerawat saya ke ERHA kali ini.




Lanjut ya ke pengalaman saya mencoba treatment di ERHA Apothecary. Tiga hari sebelum konsutasi, kita harus bikin janji dulu ya. Hal ini perlu banget, supaya kita nggak perlu nunggu lama untuk perawatan, serta memastikan jadwal yang kita inginkan kosong dan belum dipakai oleh orang lain.

Setelah saya bikin janji, Selasa 22 Maret 2022 saya ke ERHA Hartono Mall sesuai dengan jadwal jam 10.00. Saya registrasi dulu dan menunjukkan KTP. Cuma menunggu sebentar, saya sudah dipanggil masuk untuk konsultasi dengan dr Chyntia.

Saya ceritakan semua permasalahan kulit saya yang memang terasa sangat kering namun di beberapa bagian juga terkadang berminyak. dr. Chyntia mengatakan kulit saya sebenernya termasuk normal namun memang sedikit sensitif. Jerawat saya ada beberapa yang merupakan jerawat aktif, namun kebanyakan adalah jerawat bruntusan. Apalagi sejak pakai masker, bagian wajah terutama yang tertutup masker lumayan sering berjerawat. Selain itu saya juga memiliki komedo di bagian hidung yang sulit sekali dihilangkan.

Dari hasil konsultasi dengan beliau, saya diminta untuk melakukan hydra glow facial. Fungsinya adalah membersihkan wajah, merangsang pembentukan kolagen dengan dipijat lembut, menghilangkan komedo-komedo, menutrisi wajah dengan serum, diberi masker untuk mencerahkan dan mengencangkan serta akupresur untuk melancarkan darah. Aduh selama 60 menit treatment Hydra Glow Facial ini kulit wajah saya beneran terasa dimanjakan banget.





Setelah treatment saya merasa jauh lebih segar, lebih bersih dan lebih glowing. Setelah treatment juga kulit waah dan bibir tak lupa diberikan pelembab. Yang pasti komedo terhempas sempurna, begitu juga jerawat jerawat bruntusan yang mulai halus saat diraba. Kata mbak Linda yang melakukan treatment untuk saya, setelah treatment jangan dulu menggunakan bedak. Namun, untuk perawtaan krim wajahnya tetap bisa dilanjutkan seperti biasa.

Sedikit informasi mengenai Hydra Glow Facial No Acne No Cry Program yang saya lakukan nih bund,

Indikasi & Kontraindikasi

DESKRIPSI :
• Facial yang cocok untuk jenis kulit normal dan berminyak. Menggunakan purifying serum berfungsi untuk membantu mengurangi kadar minyak yang berlebih pada wajah dan membantu mengurangi jerawat. 
MANFAAT: 
• Mengontrol minyak berlebih sehingga mencegah pertumbuhan jerawat

PROSEDUR & WAKTU PENGERJAAN : 
• 60 menit




PRE-TINDAKAN :

•  Tidak disarankan untuk ibu hamil
•  Kondisi kulit tidak sedang iritasi / kemerahan

Hentikan pemakaian krim malam yang mengandung bahan aktif yang bersifat exfoliasi misalnya Tretinoin minimal 3 hari sebelum tindakan

• Tidak melakukan tindakan medis estetika lain yang menimbulkan luka atau eksfoliasi seperti chemical peeling dan microneedle, 1 minggu sebelumnya


POST-TINDAKAN :

• Hentikan pemakaian krim malam yang mengandung bahan aktif yang bersifat exfoliasi misalnya Tretinoin selama 3 hari

•  Hindari menggunakan scrub pada wajah selama 3 hari

•  Gunakan Sunscren dengan minimal SPF 30 (bila akan beraktivitas di luar ruangan)

•  Hindari mandi air panas atau sauna selama 3 hari

•  Hindari paparan sinar matahari berlebihan

•  Hindari olah raga/aktivitas fisik yang menyebabkan keringat berlebih seperti Gym, Aerobik, Sepeda, dll selama 4 hari setelah tindakan.





Selain treatment, saya juga diresepkan beberapa krim malam dan krim pagi untuk maintain perawataan kulit saya. Saya juga mendapakan sabun cuci muka untuk digunakan dua kali sehari sebelum menggunakan krim pagi dan krim malam.

Konsisten menggunakan paket No Acne No Cry dari ERHA, kulit saya terasa lebih sehat, cerah dan kencang. Baru beberapa minggu saja sudah terlihat hasilnya. Bulan depan saya harus konsultasi lagi untuk melihat kondisi kulit terbaru saya di ERHA. Untuk yang ingin tau lebih banyak bisa kunjungi website https://erha.co.id atau IG official di @erha.dermatology.

Begitulah pengalaman saya menggunakan treatment No Acne No Cry Program dari ERHA Apothecary Hartono Mall. Semoga Bermanfaat ya


Minimalis dan Berkesadaran, Opsi Kontribusi Untuk Bumi dalam Mengurangi Dampak Perubahan Iklim

#UntukmuBumiku

 

Kampuang nan jauh di mato
Gunuang Sansai Baku Liliang
Takana Jo Kawan, Kawan Nan Lamo
Sangkek Basu Liang Suliang

(Kampuang Nan Jauah di Mato - A. Minos)

Setelah tujuh tahun tidak pulang kampung, tahun lalu saya dan suami memutuskan untuk pulang ke Solok, Sumatera Barat, daerah asal suami. Tujuh tahun kami tinggalkan, Solok tidak banyak berubah. Baik mengenai tata kotanya, maupun demografi masyarakatnya. Semua masih awet, sama seperti dulu. Jika ada yang berubah, mungkin hanya beberapa warung yang terlihat lebih modern. Selebihnya untuk pasar maupun rumah-rumah tinggal relatif masih sama.

Namun, ada hal yang begitu mengganjal ketika saya merasakan bahwa udara Solok yang biasanya dingin (kalau di Jogja mungkin sedingin Kaliurang di tahun 2000) saat ini terasa lebih hangat. Sengaja kami menyiapkan banyak baju hangat untuk liburan, ternyata baju baju hangat tidak terlalu banyak digunakan. Ya masih terpakai, namun jika dalam kondisi malam dan disertai hujan. Tujuh tahun yang lalu baju sehari hari yang dipakai ya baju hangat atau lengan panjang.

Ramadhan Sarana Melatih Mindfulness Islami



Hasil Tidak Pernah Milik Kita


Sebuah kalimat yang terus terngiang-ngiang di kepala setelah disampaikan oleh Raden Prisya di acara Mindful during Ramadan. Acara yang diselenggarakan oleh Dompet Dhuafa yang bekerjasama dengan Wardah dan Bakpia Tugu Jogja ini ternyata membawa banyak hal positif pada pemikiranku ke depan.

Dihelat di sebuah tempat makan yang memberikan pengalaman balanced dieting bernama Pengilon, kami mengikuti diskusi santai dan ngobrol manfaat mengenai pentingnya Mindfulness dalam menyambut Ramadhan ini, terkait dengan bagaimana Islam memandang konsep mindfulness sendiri.

Acara dibuka oleh Mbak Dian Disera yang memberikan panduan acara pada Rabu pagi itu. Dimulai dengan doa, selanjutnya kami mendengarkan pemaparan dari Mas Zahron, selaku pimpinan  Dompet Dhuafa Jogja. Kenapa acara ini mengambil tema #JadiManfaat, karena memang menyambut Ramadhan tahun ini, Dompet Dhuafa berharap kita semua bisa memaksimalkan momentum Ramadhan untuk memberikan manfaat bagi lebih banyak orang. Manfaat itu bukan semata-mata berupa materi, kata Mas Zahron. Namun lebih lanjut, manfaat itu berupa ilmu atau kebisaan yang bisa kita bagikan untuk sesama. Buat kami para blogger atau influencer yang memang diberi kemudahan untuk menyampaikan hal bermanfaat kepada orang banyak, adalah juga berbagi manfaat.