Showing posts with label kerja di rumah. Show all posts

Kerja Ngajak Anak Yay or Nay?

Kerja Ngajak Anak Yay or Nay?
Hai Bundas, 
Maafkan atas keterlambatan postingan #selasabercerita #obrolankeluarga saya dan Witri yaa...ada banyak hal yang membuat kami harus beradaptasi. Witri sedang dapat ponakan baru dan saya harus ke luar kota untuk sesuatu hal. 


Oh iya, Minggu ini kami sepakat untuk membahas mengenai topik membawa anak bekerja. Well, untuk Witri, bekerja jam 07.15 tsampai 13.10 itu pekerjaan formal dan resmi, berbeda dengan saya yang menjalankan bisnis Independent dan sebagai seorang blogger. Banyak postingan berseliweran tentang YES or NO membawa anak saat bekerja, dan jawaban saya adalah....tergantung hehehe....

Jangan lupa baca punya Witri yaaa


Kenapa tergantung? Ya, jujur aja saya juga termasuk sering membawa anak saat bekerja. Tapi kadang juga jika memang memungkinkan akan saya tinggalkan jika memang eyang utinya tidak berkeberatan dititipi. 

Tips meninggalkan baby usia 5 bulan ke luar kota

Dapet tiket untuk Director Seminar 21016 di Bali


Hai Bundas,

Kali ini saya mau share persiapan saya meninggalkan Aisha ke luar kota. Sedikit deg degan juga karena saya belum pernah sama sekali meninggalkan Aisha. Kemana mana saya bawa hehehe
Mengingat riwayat kelahiran Aisha (baca postingan sebelumnya) termasuk karena sakitnya Aisha, saya sedikit parno untuk jauh jauh darinya.
Namun, dikarenakan ini adalah tugas dinas, sekaligus kesempatan saya untuk menambah ilmu di bisnis Oriflame yang saya tekuni saat ini, maka saya harus menguatkan hati (dan merogoh kantong #ehh) untuk segala macam persiapan terkait tugas dinas saya ini.

Jadi rencananya, insyaAllah saya akan ke Bali bulan Februari guna mengikuti acara Director Seminar. Ini acara tahunan Oriflame yang diperuntukkan bagi konsultan New Achiever Senior Manager up. Kalau tahun depan saya nggak naik level, saya tidak qualified mengikuti Director Seminar berikutnya. Jadi, bangga banget dooong, sekaligus kesempatan untuk menimba ilmu lebih banyak.

Gambar dari web resmi Oriflame

Well, apa saja yang sudah saya siapkan?
Sejak kelahiran Aisha (bulan September 2015) saya sudah mulai memikirkan apa apa saja yang harus saya lakukan jelang keberangkatan saya. Dimulai dengan menghitung usia Aisha saat saya tinggalkan.
Karena Aisha belum genap 6 bulan dan saya pengen banget Aisha lulus ASI eksklusif, maka persiapan untuk manajemen ASI Aisha adalah yang utama.

Pertama tama, saya cari dulu babyschool yang bisa mengakomodasi kebutuhan saya. Ternyata saya nemu niih ada baby school di dekat rumah. Rekomendasi sahabat dan cukup pro ASI. Saya agak lega sewaktu survey dan bagian FO nya mengatakan bahwa jika anak gak bisa ngedot akan diberikan ASI dengan cara lain

Kedua, saya memastikan Aisha bisa minum ASIP dengan media lain. Saya udah coba niih pake gelas sloki (Medella cupfeeder) ternyata Aisha masih sulit, begitu juga dengan sendok. ASIP nya lebih banyak yang tumpah dibanding yang masuk hiks...
Saya juga cobakan minum dari botol tommeetippee (dulu Shoji dan Rey sukses dan lancar jaya minum pakai ini) ternyata Aisha gak mau. Bagian dotnya didorong dorong dengan lidah sebagai penolakannya. Duuhhh... saya sempat googling juga ada medela advance cupfeeder yang diperuntukkan baby dengan masalah bibir, cuma harganya alamaaakkk... dan itu akan dipakai sebentar aja rasanya kurang ikhlas gitu hehehe...

Akhirnya dapat saran dari teman teman untuk coba Pigeon Peristaltick plus niple wideneck. Dipinjami botolnya oleh teman saya mba Eka... (makasiih mba Eka, mwah mwah) jadi saya tinggal beli dot nya saja (Alhamdulillah cukup berhemat)

Ternyata setelah dicobakan, Aisha mau lhooo... saya lumayan kagum. Ayahnya bilang gak terlalu susah, karena Aisha cukup nyaman dengan nipple nya yang lembut.

Oke, satu masalah teratasi

Ketiga, saya sudah mulai menabung ASIP sejak Awal Desember, masalah yang dihadapi adalah saya nggak dapat pinjaman Freezer *mulai panik lagi. Freezer saya kecil dan bunga es mulai tebal. Alhamdulillah dapet pertolongan lagi dari teman saya mba Nurul yang rela memberikan space freezernya untuk menampung ASIP aisha sementara sampai saya dapat pinjaman freezer.
Awal Januari, baru ada freezer available untuk disewa. Bersyukur banget deeh, langsung pindahan dan lebih semangat untuk nyetok ASIP.
Jadi memesan freezer jauh jauh hari sebelum kita mau pakai is a must ya bunda. Karena saya juga akhirnya masuk waiting list.

Keempat, pastikan selama di luar kota kita tetep memerah ASIP di jadwal biasa baby minum ASI. Ini adalah barang barang yang wajib dibawa saat acara
1. Breastpump
2. Ice gel (dibekukan di freezer hotel)
3. Kantong ASIP (praktis, kalau bawa botol kaca berat bo)
4. Sikat dan sabun cuci botol
5. Pastikan hotel menyediakan pemanas air untuk sterilisasi.

Ngikut saran mbakyu saya, mba Ika, saya bawa coolerbag Gabag posh 2 in 1 yang ukurannya segede gaban ituuu... Bagian yang ada insulatornya bisa untuk tempat pompa, ice gel, dan hasil perahan. Sementara bagian atasnya bisa untuk berbagai peralatan seminar. Bentuknya ransel sehingga tidak ribet tenteng tenteng banyak tas

Kelima
Pastikan baju baju kita selama acara ada akses bukaan depan. Jadi selama seminar bisa pumping di ruang seminar (jangan lupa bawa nursing apron). Ini berlaku untuk acara Oriflame yaaa, karena biasanya lampu terfokus ke panggung, dan sound-nya menggelegar badai. Jadi saat kita merah ASI, nggak akan terlalu keliatan dan suaranya nggak kedengeran insyaAllah. Jadi ilmunya gak akan ada yang terlewat (ogah rugi banget saya hehe)

Oke, lima tips dari saya cukup yaaaa
Postingan berikutnya insyaAllah mengenai hitung hitungan ASI yang perlu di stock untuk bayi :)

Salam ASI
/Aya

Sebuah surat untuk ibu

Cash award Gold Director 14 juta rupiah


Akhirnya hari ini datang juga...

Hari dimana tertulis namaku di sebuah papan karangan bunga

Congratulation for the New achievement
GOLD DIRECTOR
KARTIKA NUGMALIA

Sengaja di hari istimewa ini mengajak ibu untuk ikut merasakan kebuncahan bahagia

Dan melayang lagi ke 3,5 tahun yang lalu...
Saat kagalauan melanda...

Antara memutuskan tetap bekerja, atau berhenti untuk Shoji yang butuh perhatian ekstra...

Maafkan anakmu ini Bu...
Maafkan anakmu yang telah memilih untuk meninggalkan kerja sebagi seorang guru TK
Cita cita yang dari kecil sudah dipupuk hingga dewasa...

Maafkan anakmu Ibu, yang pasti telah mengecewakan hatimu...kala itu...

Dan masih teringat...
Saat dengan berbinar aku bilang
"Bu, itu mba Dhina, ibu rumahtangga tapi gajinya 5 juta...

InsyaAllah aku juga mau seperti dia"

Ketika mba Dina Patriana eyanglen datang ke rumah untuk getting started...

Dan jawaban ibu
 kala itu...

"Nggak usah mimpi tinggi tinggi nduk, nanti kalau jatuh sakit lho..."

Tentu masih dengan luka luka kekecewaan yang kutoreh saat meninggalkan pekerjaanku ...
Ibu adalah wanita berwajah paling lempeng yang pernah kukenal...
Bahagia atau sedih hampir tidak ada bedanya...

Mungkin beda saat bersama bapak yaaa...
Jarang kami anak anaknya melihat ibu tersenyum
Atau marah...
Ibu adalah tipe wanita yang manajemen emosinya tinggi :D



Ada 3 saat yang kuingat membuat ibu berbinar...

Saat aku lulus SNMPTN di pilihan pertamaku

Saat aku di wisuda

Dan saat aku menikah



Tapi tadi siang kulihat lagi senyum itu

Saat kuminta ibu berfoto disamping karangan bunga recognisi Gold Directorku

Ibu...

Inilah yang selama ini anakmu lakukan...

Yang selama ini anakmu kerjakan...

Sesuatu yang manfaat buat orang banyak...


Dan yang paling membahagiakan...

Saat ibu bercerita penuh semangat sama Bapak...

Kalau acara meetingnya rame, kalau kami konsultan Oriflame adalah oranb orang yang bersemangat tinggi (padahal sedang puasa)

Kalau mengerjakan Oriflame itu memang menyenangkan untukku...



Dan meski ibu nggak bilang

Aku tau Ibu bahagia...

Dan itu cukup

Membuatku bahagia juga....
Pencapaian ini untukmu Ibu...
Terimakasih
Tanpamu, tak akan aku berdiri di depan tadi...

Dari anakmu,
yang selalu ingin membahagiakan hatimu...

Finally, cash award 7 juta



Alhamdulillaaahhh...Allahu Akbar

Rasanya berbuncah benar hati saya, saat beberapa hari jelang tutup bulan Januari, activity report saya kembali menunjukkan poin 10.000 bp, ini berarti sudah genap 6 kali saya bertitle Senior Manager, dan ini juga berarti saya resmi menjadi seorang DIRECTOR.


Iyaaaa...Director, level yang udah pasti keren. Well, sebenarnyaapa sih level director itu?

Seorang Director berarti sudah menempati level Senior Manager seperti yang sudah saya jelaskan tadi diatas. Nah, apa saja sih yang didapatkan seorang Director?

*Senior Manager berarti punya gaji 4-7juta/ bulan tergantung komposisi jaringan dan penjualan dalam kampanye bulan berjalan
*Cash Award 7 juta tanpa pajak (yang bayar pajaknya Oriflame, kita tinggal bayar pajak akhirat aja alias zakatnya yaa)
*Ikutan yang namanya seminar director, nginep 3 hari 2 malam di hotel bintang 5, dapet welcome dinner yang pastinya seru abis, lengkapnya bisa liat di website Oriflame. kalau yang mau saya ikuti ini kebetulaaan banget di Jogja dan saya kedapetan nginep di hotel Tentrem, plus dijamu makan malam sambil dengerin Nidji di hotel Hyatt.
*Untuk New Director, dapet yang namanya Gala Dinner, ini saya belom dapet karena masa kuaifikasi directornya sampai Desember, sementara saya resmi Director di bulan Januari 2014, jadiii Gala dinnernya tahun depan bisa ajak suami, Alhamdulillaah :)
*Dapet ngerasainn direcognisi dan dapet pin director pastinya

Tapi jadi director itu belum apa apa, yang luarbiasa adalah menjadikan anak anakku menjadi director. Segera jempuutttt :)