Showing posts with label simple. Show all posts

Tips Memilih Baju Menyusui

Nyaman saat menyusui

Hamil dan menyusui itu jadi momen paling indah karena memang momen istimewa. Cuma kadang memang momen hamil dan menyusui ini bikin saya suka mager alias males gerak. Mager dalam artian saya jadi males kemana mana. Bumil dan busui itu bawaannya gerah dan gak nyaman, ukuran badan udah oversize, baju baju kekecilan, gampang gerah, belum lagi kalau harus menyusui di depan umum jadi ribet bawaannya. 

Kemarin Selasa saya dapet kesempatan untuk ikut launching brand baru Lactivers, gamis yang dalam visi dan misi duo foundersnya ingin mensupport ibu ibu menyusui, menjadi bagian istimewa pada siklus kehidupan perempuan. 

Diawali dengan mendengarkan pembacaan AlQuran, lalu dilanjutkan sambutan dari bapak Muhammad Herbowo BOD lactivers. Sebagai seorang suami, beliau punya kegelisahan. Karena istri kalau diajak pergi pergi ketika masih dalam masa menyusui suka ribet. Mau gak diajak kasian, kalau diajak juga kasian. Jadi dengan adanya baju menyusui syar'i dari Lactivers, sekarang merasa dimudahkan untuk bisa mengajak keluar istri karena istri juga tetap nyaman, bajunya elegan dan tetap syar'i.

Acara selanjutnya adalah kajian dari Ustd. Diana Rahmawati. Beliau menjelaskan tentang tujuan manusia diturunkan di muka bumi. Misi penciptaan manusia ada tiga yaitu, Beribadah kepada Allah (Q.S Adz Dzariyat 56), menjadi khalifah di muka bumi (Q.S Al Baqarah 30), dan menjadi khoiru ummah (menjadi umat terbaik dengan menyeru pada kebaikan dan mencegah kemungkaran, Q.S Ali Imron 30). Ustd. Diana juga menyampaikan bahwa Islam memperbolehkan seorang muslimah untuk membawa manfaat lebih bagi ummat, dan melakukan bisnis selama tidak melanggar hukum syara dalam AlQuran. Kajian lengkap ustd. Diana ada di postingan selanjutnya yaaa

Baca: Kajian Muslimah Sukses Dunia Akhirat


Talkshow Muslimah Sukses Dunia Akhirat
Usai kajian, ada sesi perkenalan dan sejarah brand New Lactivers dengan duo foundernya. Perkenalan pertama adalah dengan mba Novriana Dyah Puspitasari yang dipanggil mba Pipit, seorang lulusan sarjana psikologi UGM. Mba Pipit sudah sangat concern dengan baju menyusui sejak 2012. Beliau menemukan brand Lactivers dan mendesain baju baju menyusui lalu memasarkannya. Lactivers asalnya dari laktasi, produk laktasi lovers. Visi Misi pertama kali saat membuat brand Lactivers adalah menampik anggapan bahwa menyusui itu susah. Memang diakui mba Pipit banyak hambatan yang membuat ibu enggan menyusui seperti; kurangnya  komunitas dan dukungan terutama dari lingkungan. Lactivers diharapkan mba Pipit menjadi satu komunitas yang bisa memberi dukungan kepada ibu ibu menyusui untuk bisa Istiqomah dengan aktivitas menyusui selama 2 tahun. Baju baju Lactivers kreasi mba Pipit tahun 2012 baru seputaran atasan dan tunik tunik.

Menurut mba Pipit, sebenarnya lumayan ribet juga ya kalau muslimah harus pakai baju dobel dobel dan kurang praktis dengan baju atasan atau tunik. Kondisi ini membuat mba Pipit sempat vakum mengerjakan bisnisnya. Akhirnya mba Pipit bertemu dengan mba Tria.

Mba Tria Meriza adalah seorang sarjana komunikasi yang sudah memulai bisnis properti sebelum menggandeng mba Pipit di bisnis gamisnya ini. Salah satu bisnisnya adalah Simply Homy. Menurut cerita mba Tria, seharusnya bisnis properti itu akan lebih potensial untuk berkembang, tapi kok bisnis mba Tria dirasakan stagnan. Keuntungan lebih banyak "menguap". Akhirnya mba Tria selama 5 tahun terakhir belajar lagi mendalami agama Islam dan berkomitmen untuk menjalankan bisnis sesuai dengan aturan Islam. Semenjak itu, semua akad bisnis mba Tria diperbaiki. Bertemu dengan mba Pipit, akhirnya mba Tria dan mba Pipit berkolaborasi untuk menjalankan bisnis gamis menyusui syar'i dan menyempurnakan "Lactivers" menjadi brand baru dengan logo baru juga. 


Brand New Lactivers
Sebagai seorang ibu menyusui, buat saya Lactivers ini jelaaaas manfaat banget. Lactivers adalah gamis yang didesain untuk muslimah yang ingin tampil syar'i dan nyaman saat menyusui. Misi Lactivers adalah memberikan dukungan nyata untuk membangun ikatan terbaik di 100 hari pertama di kehidupan baru serta ambil bagian dalam menguatkan hubungan kasih antara ibu dan anak. 

Pas pertama kali lihat model gamis dan warna warnanya, ow jelas saya kepincut. Ngak kelihatan kaya gamis menyusui loh, cakeeep dan elegan. Ada 2 macem gamis yang ditawarkan Lactivers yaitu Gamis Basic yang bahannya rayon dan Gamis Mahira yang bahannya balotelli. 

Lactivers Mahira dan Basic


Setelah saya coba dan saya pakai jalan jalan sama Aisha dan suami, wiiih...beneran loh nyaman banget. Ini yang saya jadikan pertimbangan saat memilih baju menyusui: 

1. Ada lubang rahasia untuk menyusui

Nah "jendela" ini memungkinkan bunda menyusui tanpa harus "menumpahkan" seluruh isi "botol" jadi, aurat tetep terjaga. Di gamis Lactivers ada akses menyusui yang memudahkan kita tanpa buka kancing atau ritsleting. Untuk Basic tinggal tarik di samping dan untuk Mahira tarikannya di bagian bawah dada.
Akses menyusui mudah
2. Cuttingnya nggak membentuk lekuk badan. 

Saat ini saya cukup mempertimbangkan model gamis. Karena gimanapun juga kalau ingin benar benar menutup aurat, perintah Allah adalah pakaian tidak membentuk lekuk badan. Terus kalau bahan kaos rayon gimana?


Lactivers Basic Mint
Meskipun bahannya kaos, untuk Gamis Basic kalau dikenakan itu bikin efek lebih langsing! Aaah idolaaak banget deh. Selain itu, ketika dipakai nggak nyeplak badan karena bagian bawah juga dibuat rimpel rimpel. Cantik pokoknya...

3. Wudhu friendly.

Ini penting banget loh, ibu ibu dengan anak balita kan pengennya bisa gerak cepat #itusayadeng. Bagian lengannya untuk yang basic ada karetnya, sementara yang Mahira berbentuk manset. Untuk yang basic, ujungnya pakai karet, jadi sekali tarik langsung deh bisa wudhu.

4. Kainnya kualitasnya bagus.

Kalau beli pakaian kan pengen yang awet ya. Kain kaos dari gamis basic ini enak bangeet. Buat ibu menyusui kan butuh baju yang nyaman ya, karena bahannya kaos, bisa menyerap keringat. Oh iya, sering kan ya kalau abis dicuci suka mengkerut atau melar baju berbahan kaos itu? Ini enggak! Beneran. Masih sama dengan bentuk aslinya. Saya suka saya suka!

5. Warna warninya pastel cantik cantik.

Karena ibu menyusui usianya sekitar 23-35 tuh kudu pakai warna warna kekinian. Saya kebetulan suka warna warna pastel, jadi liat gamis ini berasa ratjun.  Pilihannya ada banyak warna loh, dan Lactivers juga tiap bulan akan berinovasi mengeluarkan model model baru. Waah jadi pengen selalu mantengin web nya lactivers nih.


Kembaran warna mint sama Aisha
6. Modelnya everlasting.

Ih, apa sih eveasting, emang love song 😜😜😜ini baju setelah hamil dan menyusui masih bisa dipakai buat baju pergi pergi ternyata, soalnya modelnya dipakai casual bisa, semi formal dan formal juga bisa.

Nah itu beberapa pertimbangan saya memilih baju menyusui, Bundas. Ada yang punya pertimbangan lain? Atau ada yang pernah cobain gamis Lactivers ini? Yuk boleh tulis di komen yaaa...

Love, 
/Aya

#PojokCantik: 5 Minutes Make Up

#PojokCantik
Hai Bundas, 

Mulai tahun baru ini akan ada ruang baru di blog saya. Namanya #PojokCantik. Seperti judulnya, akan banyak ngebahas tips seputar kecantikan dan make up saya dan Dian. Awalnya sih karena saya dan Dian sering ngobrol ngalor ngidul soal apapun, curcol anak anak, resep, buku, termasuk soal make up dan kecantikan ini. Jadi sekalianlah dibikin produktif obrolannya #haseeek. 

Sebenernya make up itu nggak ada patokan, saya dan Dian bikin tips ala kami pribadi ya. 

Tutorial make up 5 menit
Nah, topik pertama di ruang ini adalah 5 minutes make up. Buat wanita wanita yang bisa keluar tanpa alis, ini adalah make up gampil, karena buat saya bikin alis adalah waktu terlama dalam ritual berdandan #rautinpensilalisduluk. Kalau saya pribadi yang suka tampilan fresh natural, biasanya saya skip yang namanya foundation, tapi entah kenapa saya nggak bisa lewatin bagian face primer. Oke, biar step stepnya lengkap kita bikin dalam bentuk pointer aja yaaah:


Baca punya Dian :

#PojokCantik: Make Up Simpel 5 Menit Jadi

Tips Membentuk Alis

Kalau ini adalah ritual make up saya. Setelah mandi dan aplikasikan pelembab (saya pakai daycream True Perfection) lalu disambi siapin ini itu nunggu agak kering. Ini nggak saya masukin ke waktu 5 menit dandannya karena buat ngeringin pelembab butuh waktu sekitar 3 menit sendiri heeee....

1. Aplikasikan Face Primer. Ini bagus banget buat bikin wajah kita glowing dan daya tahan make up yang bagus. Kalau pakai full make up ini berguna banget bikin wajah kita jadi kanvas yang bagus. Pakai di dahi, area pipi, hidung dan dagu dalam bentuk titik titik, lalu ratakan. Paling butuhnya sekitar sebiji jagung aja deh (eh tergantung lebar wajah kita juga deng, secara saya kan kecil jadi ngirit hihi). Andalan saya The One Illuskin Face Primer (31585) 

2. Saya skip foundation, kalau mau yang cepet bisa pilih BB cream, ini juga hasilnya bagus banget di wajah. Kalau udah pakai BB cream, berani skip bedaknya, tapi kalau nggak pakai BB cream pakai bedak biar gak terlalu berkilat. Bedak saya pakai Giordani Gold Sheer Powder warna light (31808) butirannya halus dan warnanya masuk banget ke kulit saya. Coveragenya cukup baik, noda lumayan tertutup padahal bukan two way cake. Suka banget lah sama bedak yang satu ini. Nanti cara memilih bedak kita jadikan agenda #PojokCantik berikutnya deh

3. Karena kulit saya termasuk yang putihnya agak pucat, saya suka pakai blush on. Pilihannya bisa pakai Giordani Gold Bronzing Pearls Natural Radiance (32081) atau The One Illuskin Blush Luminous Peach (30979) sapukan aja di apple cheek pas kita senyum. Nggak usah terlalu kuat yes, supaya hasilnya juga soft. Pan kita bukan ondel ondel (atau jeng kellin) 

4. Eyeshadow paling cepet aplikasinya adalah The One Cream Eyeshadow. Bentuknya kaya cepukan gitu, warnanya agak gliterry. Colek lembut dan pulaskan tipis tipis aja di pelupuk mata pakai telunjuk. Warnanya cukup intense kok, dan membuat tampilan mata lebih "hidup". Saya pakai The One Colour Impact Eye Shadow Petroleum Shine (30748)

5. Kalau disuruh keluar rumah tanpa pensil alis atau tanpa mascara, definitely saya pilih keluar tanpa pinsil alis. Meskipun tanpa mascara juga berani deng wkwkkw. Saya keluar rumah cuma pake daycream aja berani kok hohoho. Tapi saya nggak berani keluar rumah tanpa jilbab, ah cerdas syekali emaknya Shoji inii yaaaa. 

Mascara itu pakainya paling mudah, tinggal sikat aja bulu mata ke arah atas dengan gerakan zig-zag, begitu juga bagian bulu mata bawah, sisanya sebelum ditutup ke badan mascaranya, sikat mascara bisa dipakai untuk menyikat alis, jadi rapih deh alisnya dan agak berwarna. Bagus kalau mascaranya warna coklat, kalau misal mascaranya hitam, pastikan nggak terlalu banyak mascara yang tersisa di sikat. Punya saya The One Lash Resistance Mascara (30722).

6. Pakai lipstick favorit ya, saat ini saya lagi suka sama lipstick The One Soft Plum (33278) karena warnanya kekinian dan kalau dipakai tipis kaya lipstick matte. Cobain deh. Misal terlalu gonjreng2, bisa dilapis dengan warna nude.


Dandan 5 menit


Udah gitu doang?


Iya gitu doang, kan dandan 5 menit hahaha *ngeles*. Lah kalau mau dandan 1 jam sampai 2 jam juga bisa, terutama kalau sambil ngurusin bocah #ngoook. Saya dandan kaya begitu kalo nggak dirusuhin bisa kok 5 menit, kalau dirusuhin ya itu tadiii 1 jam gak kelar kelar "Bunda, bisa bantu?" adalah kata ajaib Shoji dan Rey yang tidak bisa saya tolak.

Well, itu postingan perdana saya di kolom #PojokCantik ya bunda bunda, ada rikues bahas apa niih, biar saya sama Dian masukin ke list kita berikutnya. Enjoy our new room Bunda :)

Salam Cantik,
/Aya

Arisan Ilmu Kumpulan Emak Blogger

Foto dari dokumentasi KEB


Hai Bunda

Postingan kali ini saya mau cerita soal pengalaman saya mengikuti kopdar Arisan Ilmu yang diselengggarakan komunitas Kumpulan Emak Blogger. Karena ini adalah acara arisan ilmu pertama yang saya ikuti, agak grogi juga rasanya. Bertemu dengan teman teman baru yang selama ini hanya bersapa lewat grup whatsapp maupun saling mengunjungi blog. Berbekal rasa percaya diri yang tinggi, akhirnya saya memberanikan diri untuk mengikuti acara yang ternyata luarbiasa seru.

Bertempat di resto Alive, sekitaran Timoho, arisan ilmu kali ini dapat sharing plus plus dari emak tetua mba Carolina Ratri. Kami diajak diskusi mengenai apa saja sih yang bisa menaikkan trafik blog kita. Bagaimana supaya blog kita bisa dilirik sama google search.

Mak Carra memaparkan ilmu ilmu tentang DA (Domain Authority) dan PA (Page Authority). Kenapa sih harus peduli sama DA?
1. Makin tinggi DA, postingannya berarti makin terpercaya
2. Situs yang baru biasanya skor DA-nya 1 - 10 dan ini adalah angka yabg sangat mudah didapatkan
3. Jika ingin meningkatkan DA ke 11 keatas, yang perlu dilakukan adalah menulis terus setiap hari.
4. Menanjak ke angka 21 akan semakin sulit lagi.

Ada 3 hal utama yang menjadi acuan DA
1. Usia situs
2. Popularitas dalam artian banyak dikunjungi visitor
3. Ukuran domain (jumlah artikel)

Nah, di acara ini mak Carra juga memberikan tips tips cara meningkatkan DA, diantaranya:
1. Tingkatkan SEO
    - gunakan keyword
    - keyword jangan sampai hilang dari permalink
2. Buat konten yang menarik (viral)
3. Internal linking
4. Cek brokenlinks dan backlinks
5. Tambah backlinks
6. Mengurangi bounce rate
7. Bersabarlah

Jadi mengelola sebuah blog, selain dibutuhkan ilmu, konsistensi, juga dibutuhkan kesabaran ya...

Buat saya acara Arisan Ilmu ini benar benar bermanfaat lho, saya yang tadinya buta sekali ilmu blogging jadi lumayan tercerahkan. Yang perlu untuk jadi catatan adalah untuk lebih konsisten lagi menulis. Jadikan menulis itu kebutuhan harian.

Terimakasih mak Carra untuk ilmunya, juga untuk teman teman di komunitas emak blogger yang seru banget...

Acara seperti biasa ditutup dengan foto bersama. Oh ya, ngomong ngomong soal foto, jadi inget untuk berfoto juga dengan idola saya Mami Ubii dan Aiden. Baca disini tentang mami ubii

Nagiiiihhhh....
Semoga bisa selalu berkesempatan untuk upgrade ilmu mengenai blog bareng keluarga besar KEB Jogja

Love
/Aya

Pancake Pisang topping Madu Tesso Nilo a la BundSho


Haiiii
Kemarin saya dapat share di bbm Grup Ibu Ibu Jogja mengenai resp pancake simple sekali
disitu cuma ada gambar 1 pisang, 2 butir telur
dicampur dan diaduk pake blender, lalu dipanggang

Pagi ini kebetulan ada 2 bahan tersebut di rumah
2 butir telur
1 buah pisang masak
saya tambahkan 3 sdm tepung terigu supaya hasilnya agak banyak hihihi... maklum anak anak makannya lahap banget, takut kurang

Mulai deh pake handblender saya hancurkan pisang, tambah telurnya lalu masukkan 3 sdm tepung terigu, kasih air sedikit supaya agak encer



Panggang pakai wajan antilengket ehhh.. sebentar aja sudah bau harum
Pisangnya berasa banget, gak pake gula sama sekali
untuk penyajiannya saya kasih topping madu hutan tesso nilo dari Oriflame, nyuuummm... makin enaaaaak deehh

Selamat mencoba yaa

Salam sehat
/Aya

DoItYourself- Recycle NutriShake Box


Recycle Nutrishake


Hai bundacerdas...

Udah lama saya nggak posting tentang mainan anak hihihi
kali ini saya mau posting mengenai permainan yang simple tapi tetep seru banget buat dimainkan. Mengingat Shoji dan Rey yang bisa merusakkan mainan dalam sekali main, saya memilih untuk berhemat dengan tidak membelikan mereka mainan mahal. Bukan pelit lhooo, cuma hemat nah sama aja  saya lebih suka membuat mainan sendiri daei barang barang yang tidak terpakai.

Disini tuh ya, air PAM nya memang kurang bagus, jadi untuk masak, minum dan sebagainya, kami pakai air galon. Mahal dikut sih, tapi ya ngerasa lebih aman aja. So, saking banyaknya tutup galon yang ada, jadi kepikiran buat mainan.

saya amati juga Rey di usia14 bulan ini lagi suka memasukkan barang, Shoji juga tuuh, akhirnya saya siapin aja barang yang tampak


NutriShake dibolongin

bahan:
- box NutriShake (boleh box lain juga loooh, tapi NutriShake lebih baik xixixi)
- gunting/ cutter
- tutup galon air minum mineral

Cara buat:
Siapkan kotak NutriShake, di bagian atas diberi lubang sebesar tutup galon

cara main
masukkan koin koin tutup galon ke lubang di kotak NutriShake tadi
naaahhh, rebutan deh Shoji sama Rey buat masukin, kayanyabisa dibikinin satu satu terus
Jadi kompetisi



oke bunda, selamat berkreasi :)