Showing posts with label cerita. Show all posts
Baper #TeamRaisa atau #TeamBella?
Friday, September 29, 2017
Hai Bunda,
Ada yang masih baper kalau liat dua hastag di judul tadi? Saya baper #ngaku. Apa pasal? Baper keduanya beda fokusnya loh.
Jujur, saya bukan yang ngefans ngefans amat sama Raisa. Hamish Daud juga saya gak tau dia siapa #yamaap #DitembakFansHamish.
Jujur, saya nggak pernah nonton tipi, jadi baru tau kalau Babang Hamish itu presenter di My Trip My Advanture (biarin lah dibilang gak gaul).
#MemesonaItu Kasih Tulus yang Terpancar dari Orangtua Anak Berkebutuhan Khusus
Sunday, April 2, 2017
![]() |
| Kasih Ibu Sepanjang Jalan |
Meski seringkali kau malah asyik sendiri
Karena kau tak lihat terkadang malaikat
Tak bersayap tak cemerlang tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya
-Dee Lestari, Malaikat Juga Tau (lyrics)-
Ada yang masih ingat lagu diatas? Saat saya melihat pertama kali, hati saya terketuk. Betapa orang-orang yang berkesempatan dekat dengan orang-orang berkebutuhan khusus itu istimewa. Pengalaman saya pertama kali adalah saat punya murid di daycare tempat saya mengajar dulu. Namanya Agam, anaknya tampan dan membuat saya terpesona. Agam punya dunianya sendiri, dia lebih suka berjalan bolak-balik mengelilingi track sepeda atau memainkan roda mobil-mobilan atau pesawat ataupun mengamati benda apapun yang berputar.
Saya penanggungjawab Agam waktu itu, sering mendengar usaha usaha yang dilakukan Bunda Agam, termasuk membawa ke terapis wicara. Di usianya yang ke 4 tahun, bisa mengucap satu kata "Apel" saja bisa membuat Bunda Agam bercerita dengan berkaca kaca. Saya jadi ikut menitikkan airmata mendengarnya.
Ketika akhirnya Shoji terdiagnosa speech delay, saya teringat pada sosok Bunda Agam. Meskipun Shoji tidak ada diagnosa Autis, namun hingga usia 5 tahun Shoji masih sangat sulit diajak berkomunikasi. Diminta tolong, "Shoji, tolong ambilkan piring diatas meja" atau "Shoji, tolong ambilkan handuk adik Rey di jemuran handuk" hanya dijawab dengan senyum manis Shoji, karena dia sama sekali tidak tau apa yang harus dilakukan.
Wisata Alam Ramah Anak Bhumi Merapi
Tuesday, February 7, 2017
Hai haiii...sesuai janji saya kemarin, setelah mengulas sedikit tentang museum dirgantara sekarang saya pengen cerita juga tentang salah satu tempat wisata di Kaliurang namanya Bhumi Merapi. Sebelum baca yang ini, boleh juga loh baca postingan saya sebelumnya.
Ini juga merupakan postingan kolaborasi perdana saya dengan Diajeng Witri. Awalnya sih karena saya pernah ketemu Witri di salah satu event blogger, eh kok kayanya klik ngobrol sama ibu muda satu ini. Beneran muda loh umurnya cukup terpaut lumayan banyak dari saya tapi kami terlihat sama imutnya kan? Anyway, kita nanti tiap Selasa in Sha Allah akan posting Selasa Bercerita #ObrolanKeluargaDuaMamahMuda, jadi baca juga punya Witri
Rasakan Sensasi Nglathak yang Beda!
Friday, January 27, 2017
Beberapa waktu lalu saya tiba tiba dijapri seorang sahabat ngajak ketemuan. Kalau kita ketemuan tuh saya berasa dicharge banget hahaha. Secara ketemuan sama dia itu ngobrolnya bisa menggali ide ide terpendam. Jelas dong saya iya-in. Mak Ecka Pramita namanya. Familiar? Iyaaa...namanya udah terpajang manis di artikel artikel Kartini.com. Eh ternyata doi ngajakin makan di salah satu warung milik sahabat kami juga.
Buat saya ini kesempatan, karena dari dulu memang pengen banget nyobain tapi kok nyari waktu sama suami nggak pernah sempet. Sebenernya yang suka sate kambing tuh saya, suami agak nggak suka karena kadang bau dan tekstur daging kambingnya kurang cocok di lidah dan penciuman beliau.
Labels:
camilan,
cerita,
kafe,
kopdar,
makan sehat,
make up,
oriflame,
personal life,
review,
sahabat,
tips,
wisata kuliner
Tips Mengantongi Izin dari Suami
Thursday, January 12, 2017
Bundas,
Beberapa teman banyak yang tanya saat melihat timeline saya yang isinya banyak ngumpul sama teman teman. Sebagai seorang Oriflamers, ngumpul ngumpul sama partner bisnis itu wajib hukumnya hahaha...namanya juga kerjaan.
Nah tapi, kalau keluar untuk berkomunitas, kumpul kumpul sama sahabat, kan ini sebenernya bukan hal wajib ya? *jadi wajib kalau saya mulai "gila"* ini part of me time saya juga sebenernya siih :) me and my friends jadinya :D
Setelah kemarin saya posting ajian anti baper, banyak yang lalu minta tips tips seputar rumahtangga hahahah
Baca: 10 Tips Anti Baper
Kali ini saya mau sharing tips ala saya untuk mengantongi ijin suami supaya bisa ngumpul syantieks sama sahabat di komunitas.
Baca: 10 Tips Anti Baper
Kali ini saya mau sharing tips ala saya untuk mengantongi ijin suami supaya bisa ngumpul syantieks sama sahabat di komunitas.
1. Suami melarang= tanda sayang
Yakinkan dulu sama diri sendiri bahwa saat suami kita melarang itu berarti mereka sayang sama kita. Biasanya para cowok amat sangat ingin melindungi wanita yang dicintainya *tsah, kibasjilbab. Jadi, jangan pasang muka beruk (aiihh muka beruk) kalau suami geleng geleng dengan permintaan kita yang sudah mengiba iba untuk pergi. Ambil sisi positif dulu, berarti suami sangat care dan gak pengen kita kenapa kenapa.
![]() |
| Kumpul sama teman blogger |
2. Komunitas Positif
Yakinkan bahwa kita pergi sama orang orang yang memang memberi dampak positif di hidup kita. Saya sih sering cerita cerita tentang teman saya di komunitas, tentang sahabat sahabat sekolah atau kuliah saya, tentang orang orang yang menginspirasi. Jadi saat kita minta ijin untuk keluar sama orang orang itu, suami nggak merasa asing. Bilang juga sama suami bahwa orang orang ini yang bisa bikin kita fresh lagi, biar kita nggak uring uringan terus. Enak kan kita cuma minta diijinin jalan sama temen temen, makan gak nyampe 2 lembar ceban, daripada kita suruh suami bikinin candi? #eaaa...emangnya Roro Jongrang
![]() |
| Komunitas Ibu Ibu Jogja |
3. Baik baikin suami biar leleh
Nah step ketiga, selain kita udah bilangnya jauh jauh hari alias gak dadakan, selama menjelang pergi itu kudu jaga mood nya suami hohoho. Jangan sampai beliau berubah pikiran karena moodnya ilang *garis bawah ya, ini penting*. Suweerrr!. Service kudu excellent. Makin sering pergi berarti baik baikinnya kudu tiap hari yaaaa....hahahha. Sebenernya ini kan udah kewajiban juga, pokoknya bikin kita enak dipandang, nyaman disandang, cantik dilirik, baik dan selalu eksotik *halah ngepas pasin
4. Siapkan semua keperluan anak anak dan suami sebelum pergi
Pas hari H pastikan kita meninggalkan suami dan anak anak dalam kondisi logistik penuh, sudah bersih dan wangi, rumah juga rapih jali. Saya pribadi nggak bisa janji buat berangkat pagi, ya itu sih, karena hati suami harus legowo melepas kepergian kita dengan senyum manis. Kalau masih acakadul ya wassalam saja bisa dapet ijin keluar.
5. Sempatkan berkabar
Selama aktivitas kita, sempatkan untuk memberi kabar suami, menanyakan kondisi rumah seperti apa. Have fun bukan berarti kita melupakan yang di rumah loh ya. Kadang ucapan seperti "Anak anak baik baik aja, Ayah?" atau " Wait ya, ini bentar lagi selesai kok. See you" buat saya cukup ampuh untuk meredakan ketegangan suami mengurus anak di rumah.
6. Berikan ide aktivitas tanpa kita.
Buat saya pribadi, anak anak cowok tampaknya lebih happy main sama ayahnya. Suami yang notabene suka travelling dan hiking seneng dong ya kita kasih kesempatan untuk "Boys Time" tanpa teriakan histeris emaknya. Mereka lebih bebas bermain dan berekspresi tanpa bunda yang selalu gatel ngelarang ini itu. Sering loh, saya buka whatsapp dan tiba tiba dapat kiriman foto suami dan anak anak di negeri antah berantah, tempat yang saya pun belum pernah menjejakkan kaki disitu *laluenvy.
![]() |
| Boys time di Goa Selarong (tanpa saya) |
7. Jangan ngeluh
Kebiasaan ayahnya Shoji suka nanyain, "Gimana tadi? Seru?"
Dan jawaban saya pasti penuh keceriaan dan bisa cerita sampai berbusa busa. Suami sih biasanya senang, karena refreshing saya murah meriah euyyy.
Kebayang gak pulang dari acara trus kita marah marah gak karuan
"Ah, tadi tau gitu nggak berangkat";
"Capek banget niih, disana malah kepanasan, Aisha rewel, gak lagi lagi deh".
Kalau sampai ngomong begitu, dijamin! Dijamin besokannya kita nggak bakalan diijinin keluar lagi. Niatnya buat refreshing malah bikin kita makin butek. Tentu saja suami bakalan mikir 2x untuk kasih ijin.
8. Tanyakan Kondisi Selama Kita Nggak Ada
Kalau udah pulang dan sampai di rumah, langsung peluk anak anak dan berikan waktu untuk melepas kangen. Pun dengan suami ya. Tanyakan " Gimana tadi, so far so good?"
Dengarkan dulu laporan dari suami dan ladeni cerita anak anak yang ingin berbagi cerita sama kita. Hape ditaruh dulu sebentar boleh laah...biar sama sama nyaman.
9. Bawakan Oleh Oleh
Oleh oleh itu salah satu hal yang menyenangkan buat anak anak, pun juga suami. Jangan salah lho, suami saya termasuk yang suka dikasih oleh oleh sama istrinya.
Oleh oleh nggak harus berupa sesuatu yang mahal atau gimana gimana. Sekedar cemilan untuk dinikmati bareng sesampai kita di rumah sudah bikin mereka bahagia kok. Voucher ngopi atau jalan jalan dari goodiebag juga mau #ehh. Apalagi kalau sebelum kita pergi sudah dipesenin anak anak barang atau makanan tertentu. Meski nanti risiko saat kita sampai, yang disambut duluan adalah tas plastik kresek bawaan kita dan bukan kita #hayatisedihbang.
10. Baik Baikin Suami (LAGI)
Nah, pulang dari pergi, pasti kan suami capek tuh ikut bantu handle anak anak. Kalau saya biasanya langsung saya tawarin, "Mau dibikinin teh apa kopi?" atau bikinin cemilan yang cepet masaknya misal roti bakar atau jamur crispy gitu hahaha... Tinggal goreng goreng doang, anget anget dimakan bareng bareng. Atau juga oleh oleh makanan kecil yang sempet kita beli. Biasanya sih suami yang kecapekan bisa sumringah lagi.
11. Kalau Mentok?
Nah, kalau misal udah melakukan 10 hal diatas namun kemudian tetep gak dapet ijin keluar yaaa.... Ikhlaskan saja hohoho. Karena kalau di agama Islam memang ridho suami adalah ridho Allah. Kalau suami gak ridho, masak mau maksa ridho Roma #ehh
Dan intinya sih tetep baik baikin suami sambil didoain terus supaya tersentuh hatinya #eaa...
Yak, kiranya 11 tips dari saya cukup lah ya? Masih kuraaaaang? Hahaha...nanti saya tak cari wangsit duluk.
Jadi istri dan ibu itu nggak mudah. Tapi jadi istri ideal buat semua itu nggak bisa. Jadi istri yang paling pas aja buat suami masing masing kan sandal jepit pasangannya emang cuma satu, dipasangin sama yang lain model juga gak serasi toh. Selamat menjadi istri yang bahagia yaaa...
Salam
/Aya
Berkunjung ke Museum Dirgantara
Friday, January 6, 2017
![]() |
| Museum Dirgantara Jogja |
Hai Bundas,
Tak terasa kita sudah mengawali tahun 2017 yaaa...
Menutup tahun 2016 kemarin saya merasa punya resolusi baru. Resolusi jadi travel blogger hahaha. Soalnya habis jalan jalan ke blog sahabat saya Atanasia Rian kulinerwisata.com dan liputan jalan jalannya sakseissss bikin saya mupeng berat. Saya ngeces kaya kalo lagi menyantap asinan bogor atau rujak Muaro #pengakuantukangmakan.
Dari postingan di blognya, keliatan yah kalau jalan jalan dan makan itu nyenengin. Rian juga cerita kalau pernah melakukan perjalanan terjauh sampai ke Pontianak dan jalan darat ke entikong. "Asyik banget selama 4 hari jalan naik mobil dan nyetir sampai perbatasan", katanya.
"Main jalan-jalan mengenal orang-orang daerah perbatasan yang jauh sekali dari hingar bingar kota. Tau ramainya Indonesia saja mungkin tidak, disana hanya bisa sms, menggunakan internet tidak bisa." ungkap Rian saat cerita perjalanan asyiknya melintasi Kalimantan yang pertama kali.
"Main jalan-jalan mengenal orang-orang daerah perbatasan yang jauh sekali dari hingar bingar kota. Tau ramainya Indonesia saja mungkin tidak, disana hanya bisa sms, menggunakan internet tidak bisa." ungkap Rian saat cerita perjalanan asyiknya melintasi Kalimantan yang pertama kali.
Labels:
Aisha,
aktivitas anak TK,
Averey,
cerita,
liburan,
review,
tips,
travelling,
wisata kuliner
Pengalaman menggunakan uberMOTOR di Jogja
Monday, December 26, 2016
![]() |
| Uber di Jogja |
Hai Bundas,
Mau sharing pengalaman saya nih hari Sabtu kemarin naik uberMOTOR. Jadi ceritanya saya habis terapi Aisha di RS PKU Jogja kemudian lanjut ada acara Seminar, Workshop dan Bazar di Kedai Kolega Gedong Kuning. Nah, berhubung suami sedang ada acara lain, jadi saya dan Aisha perlu berangkat berdua saja nih.
Karena uberMOTOR ikut merayakan liburan akhir tahun ini dengan memberikan potongan Rp10.000 untuk 5 kali perjalanan uberMOTOR dari tanggal 24 Desember 2016 s/d 1 Januari 2017. Jadi, saya bisa jalan-jalan naik uberMOTOR di Jogja dengan lebih hemat saat liburan Tahun Baru.
Beneran enggak siiih?
Karena kemal alias kepo maksimal, akhirnya saya ikutan kekinian dengan mencoba uberMOTOR ini nih.
CARANYA:
1. Buka aplikasi Uber
2. Masukan kode promo NGUBERDIJOGJA di opsi promosi
3. Nikmati potongan Rp10.000 untuk 5 kali perjalanan UberMOTOR mulai dari tanggal 24 Desember 2016 – 1 Januari 2017
Aniway busway, untuk yang mau dapat potongan Rp. 25.000 di order pertama bisa masukkan kode SEJF5WVUUE ya di bagian kode promo :)
Nah, lanjut ke cerita saya. Selesai Aisha terapi itu pukul 08.00 dan saya harus mengejar waktu karena sebenarnya undangan untuk peserta bazar adalah pukul 08.00.
Langsung deh saya buka aplikasi UberMOTOR dan memasukkan lokasi saat ini. Setelah itu pilih lokasi tujuan dan klik pesan uberMOTOR. Tak berapa lama, identitas pengemudi dan jenis kendaraan langsung muncul di layar.
![]() |
| Aplikasi uberMOTOR |
Saya menunggu tidak terlalu lama, Mas Hega (driver uberMOTOR), langsung nyamperin saya dan menawarkan tas berisi brosur dan katalog yang saya bawa untuk bazar untuk diletakkan di bagian depan motornya. Jadi saya cuma bawa tas aja.
Mungkin karena saya bawa bayi, mas Hega mengendarai dengan hati hati hehehe. Enggak terlalu kencang tapi cukup nyaman selama perjalanan. Sampai perempatan, saya diijinkan untuk mau memilih lewat jalan Selatan atau Utara, saya pilih jalan Utara (jalan Kusuma Negara). Kayanya mas Hega juga udah cukup kenal rute perjalanan kami, which is itu bagus...karena saya sendiri belum pernah kesana *ngook*
![]() |
| Rute perjalanan uberMOTOR |
Sampai Kedai Kolega, saya sempatkan untuk berfoto. Nah, sewaktu saya mau bayar ongkos naik uberMOTOR, kata mas Hega udah GRATIS!
Wow!
Di aplikasi tertera ongkosnya 10.528 tapi karena saya pakai kode promosi jadinya beneran GRATIS loh. Asiiik...
Sampai sampai saking nggak percaya saya minta dikirim screenshot harga dari aplikasi driver. Dan ternyata benar. Aaahh...rejeki bunda shaliha ini hehehe...
![]() |
| Biaya perjalanan |
Nah buat teman teman yang mau coba pakai uberMOTOR juga, cukup ikuti langkah langkah singkat berikut yaaa:
Cara Memesan uberMOTOR
1. Masukkan alamat tujuan
2. Atur pin atau alamat penjemputan dan pilh metode pembayaran.
3.Tekan “Pesan uberMOTOR”Identitas uberMOTOR”Identitas pengemudi dan kendaraan yang menjemput akan muncul di layar.
4. Nikmati perjalanan dengan harga yang sangat terjangkau.
Biaya minimum : Rp 5.000 per perjalanan
Biaya per km : Rp 1.800
Biaya pembatalan : Rp 5.000
Mengingatkan lagi untuk yang mau dapat potongan Rp.25.000 di order pertama bisa masukkan kode SEJF5WVUUE ya di bagian kode promo :)
Nah, siap jalan jalan keliling Jogja dengan uberMOTOR? Teman-teman yang ada pengalaman memakai uberMOTOR boleh sharing juga yaaaa, baik yang di Jogja maupun di kota lain :)
Salam
/Aya
Arisan Ilmu Kumpulan Emak Blogger
Thursday, March 10, 2016
![]() |
| Foto dari dokumentasi KEB |
Hai Bunda
Postingan kali ini saya mau cerita soal pengalaman saya mengikuti kopdar Arisan Ilmu yang diselengggarakan komunitas Kumpulan Emak Blogger. Karena ini adalah acara arisan ilmu pertama yang saya ikuti, agak grogi juga rasanya. Bertemu dengan teman teman baru yang selama ini hanya bersapa lewat grup whatsapp maupun saling mengunjungi blog. Berbekal rasa percaya diri yang tinggi, akhirnya saya memberanikan diri untuk mengikuti acara yang ternyata luarbiasa seru.
Bertempat di resto Alive, sekitaran Timoho, arisan ilmu kali ini dapat sharing plus plus dari emak tetua mba Carolina Ratri. Kami diajak diskusi mengenai apa saja sih yang bisa menaikkan trafik blog kita. Bagaimana supaya blog kita bisa dilirik sama google search.
Mak Carra memaparkan ilmu ilmu tentang DA (Domain Authority) dan PA (Page Authority). Kenapa sih harus peduli sama DA?
1. Makin tinggi DA, postingannya berarti makin terpercaya
2. Situs yang baru biasanya skor DA-nya 1 - 10 dan ini adalah angka yabg sangat mudah didapatkan
3. Jika ingin meningkatkan DA ke 11 keatas, yang perlu dilakukan adalah menulis terus setiap hari.
4. Menanjak ke angka 21 akan semakin sulit lagi.
Ada 3 hal utama yang menjadi acuan DA
1. Usia situs
2. Popularitas dalam artian banyak dikunjungi visitor
3. Ukuran domain (jumlah artikel)
Nah, di acara ini mak Carra juga memberikan tips tips cara meningkatkan DA, diantaranya:
1. Tingkatkan SEO
- gunakan keyword
- keyword jangan sampai hilang dari permalink
2. Buat konten yang menarik (viral)
3. Internal linking
4. Cek brokenlinks dan backlinks
5. Tambah backlinks
6. Mengurangi bounce rate
7. Bersabarlah
Jadi mengelola sebuah blog, selain dibutuhkan ilmu, konsistensi, juga dibutuhkan kesabaran ya...
Buat saya acara Arisan Ilmu ini benar benar bermanfaat lho, saya yang tadinya buta sekali ilmu blogging jadi lumayan tercerahkan. Yang perlu untuk jadi catatan adalah untuk lebih konsisten lagi menulis. Jadikan menulis itu kebutuhan harian.
Terimakasih mak Carra untuk ilmunya, juga untuk teman teman di komunitas emak blogger yang seru banget...
Acara seperti biasa ditutup dengan foto bersama. Oh ya, ngomong ngomong soal foto, jadi inget untuk berfoto juga dengan idola saya Mami Ubii dan Aiden. Baca disini tentang mami ubii
Nagiiiihhhh....
Semoga bisa selalu berkesempatan untuk upgrade ilmu mengenai blog bareng keluarga besar KEB Jogja
Love
/Aya
Sebuah surat untuk ibu
Friday, August 21, 2015
![]() |
| Cash award Gold Director 14 juta rupiah |
Akhirnya hari ini datang juga...
Hari dimana tertulis namaku di sebuah papan karangan bunga
Congratulation for the New achievement
GOLD DIRECTOR
KARTIKA NUGMALIA
Sengaja di hari istimewa ini mengajak ibu untuk ikut merasakan kebuncahan bahagia
Dan melayang lagi ke 3,5 tahun yang lalu...
Saat kagalauan melanda...
Antara memutuskan tetap bekerja, atau berhenti untuk Shoji yang butuh perhatian ekstra...
Maafkan anakmu ini Bu...
Maafkan anakmu yang telah memilih untuk meninggalkan kerja sebagi seorang guru TK
Cita cita yang dari kecil sudah dipupuk hingga dewasa...
Maafkan anakmu Ibu, yang pasti telah mengecewakan hatimu...kala itu...
Dan masih teringat...
Saat dengan berbinar aku bilang
"Bu, itu mba Dhina, ibu rumahtangga tapi gajinya 5 juta...
InsyaAllah aku juga mau seperti dia"
Ketika mba Dina Patriana eyanglen datang ke rumah untuk getting started...
Dan jawaban ibu
kala itu...
"Nggak usah mimpi tinggi tinggi nduk, nanti kalau jatuh sakit lho..."
Tentu masih dengan luka luka kekecewaan yang kutoreh saat meninggalkan pekerjaanku ...
Ibu adalah wanita berwajah paling lempeng yang pernah kukenal...
Bahagia atau sedih hampir tidak ada bedanya...
Mungkin beda saat bersama bapak yaaa...
Jarang kami anak anaknya melihat ibu tersenyum
Atau marah...
Ibu adalah tipe wanita yang manajemen emosinya tinggi :D
Ada 3 saat yang kuingat membuat ibu berbinar...
Saat aku lulus SNMPTN di pilihan pertamaku
Saat aku di wisuda
Dan saat aku menikah
Tapi tadi siang kulihat lagi senyum itu
Saat kuminta ibu berfoto disamping karangan bunga recognisi Gold Directorku
Ibu...
Inilah yang selama ini anakmu lakukan...
Yang selama ini anakmu kerjakan...
Sesuatu yang manfaat buat orang banyak...
Dan yang paling membahagiakan...
Saat ibu bercerita penuh semangat sama Bapak...
Kalau acara meetingnya rame, kalau kami konsultan Oriflame adalah oranb orang yang bersemangat tinggi (padahal sedang puasa)
Kalau mengerjakan Oriflame itu memang menyenangkan untukku...
Dan meski ibu nggak bilang
Aku tau Ibu bahagia...
Dan itu cukup
Membuatku bahagia juga....
Pencapaian ini untukmu Ibu...
Terimakasih
Tanpamu, tak akan aku berdiri di depan tadi...
Dari anakmu,
yang selalu ingin membahagiakan hatimu...
Momo Dessert Bar, framing your sweet memories perfectly :)
Tuesday, March 24, 2015
Haiiii
Kali ini saya sempetin nulis pengalaman wisata kuliner saya yang entah keberapa kali mengunjungi kafe kafe cantik bersama sahabat.
Langsung ditulis karena biasanya gak sempat dan jatuhnya jadi lupa, lalu gambar dan tulisan juga kenangan tak kunjung tayang juga
Baiklah, mari langsung meluncur ke tulisan saya hihihi
Jadi ceritanya saya memang sudah merenacanakan untuk "playdate" sama seorang sahabat. Namanya Ecka Pramita. Beliau penulis buku, aktivis perempuan, praktisi pendidikan anak, wartawan, punya katering baby balita juga.
Saya janjian jam 13.00 sama mba Ecka di Momo Dessert Bar, sekitaran depan UNY deket sama Toko busana Muslim Kiswah. Kalau Kiswahnya saya sering melirik hihihi, tapi kafe ini belum kebayang penampakannya.
Jam 13.45 saya udah nyampe dan langsung ketemu kafenya. Dari depan saya nggak membayangkan saat masuk suasanyanya langsung adem, bersih, rapih...cantiiiikkk. Desain interior a la shabby chic dan beberapa lagu Korea terlantun dari TV layar datar di tengah kafe.
Begitu duduk, langsung disambut mba mba menyerahkan daftar menu dan mengatakan kalau yang pake Mango sedang kosong. Buat saya ini oke, supaya kita nggak kecewa pas udah nemu menu yang pengen dicoba tapi menunya gak ada (pernah dan lumayan sering ngalamin yang ginian soalnya)
Akhirnya pilihan saya jatuh pada strawberry smoothies untuk sruput sruput sembari menunggu mba Ecka datang. Hmmm... seger banget, trus pitchernya lumayan besar, cocoklah sama saya yang minumnya butuh banyak wkwkwk. Rasanya mantep dan strawberrynya ada "body"nya (gak cemplang) meski esnya lumayan banyak. Ada potongan buat strawberry yang lumayan banyak juga lhooo....suka deh
Pas mba Ecka dateng, kita menunggu sebentar untuk sesi wawancara dengan mas Har, salah satu owner Momo Bar. Sedikit yang saya dengar, Momo itu berasal dari bahasa Jepang yang artinya buah peach yang manis. Karena konsepnya dessert, jadi dipakailah nama Momo Dessert Bar ini.
Pilihan menunya banyak dan beragam lhooo... ada yang dari Korea, Swedia, Jepang, Hongkong, Belgia dan Taiwan. Bahkan burger dan french fries oun ada.
Nah, kata mas Har, menu yang jadi andalan di Momo Dessert adalah Matcha Waffle dan Honey Toast Chocco Oreo.
Untuk waffle matchanya duuuhh... penampakannya udah oke , kece badai, warna ijo campur dengan syrup greentea berbaur sama kacang merah. Manis seger, wafflenya empuk dan gurih. Klop deh
Menu berikutnya Honey Toast Chocco Oreo, cakeeep banget platingnya, rasanya juga gak kalah enak. Ice cream coklat bercampur saus coklat dan madu disiram diatas roti panggang yang crunchy... duuhh melted jadinyaaaa....
Rasanya gak lengkap kalau mengunjungi kafe nggak minum kopi. Mba Ecka mencoba Malaysian Coffee... dan ini juga enak banget. Creamy dan "penuh", saya ikut sruput sruput meski sedikit (maklum bumil)
Lanjut ngobrol kesana kemari, cerita ngalor ngidul karena udah lama gak ketemu, termasuk make over-in mba Ecka pake peralatan make up Oriflame yang saya bawa hehehe. Mbak Ecka keliatan seneng banget saya make over, cocok, hasilnya cakep katanya. Abis itu selfie karena backgroud buat fotonya keceeeee. Sampe rumah masih awet dia bilang hihihi...
Overall, puas deh nyobain Momo Dessert Bar ini. Ruangannya cakep, bersih, betah deh berlama lama apalagi ada wifinya. Untuk lantai 2 juga ada ruang untuk meeting, kapan kapan pengen nyobain meeting di kafe ini aaahhh
Salam kuliner,
/Aya
Momo Dessert Bar
JL Colombo 4C Yogyakarta 55281
fb: Momo Dessert Bar
twitter : @momodessertbar
www.momodessertbar.com
Labels:
camilan,
cerita,
kafe,
kopdar,
make over,
personal life,
review,
wisata kuliner
Menyapih dengan Cinta (Weaning With Love)
Saturday, January 17, 2015
![]() |
| Weaning with love |
Cukup lama sejak terakhir saya menulis yaaa...
kali ini saya akan cerita tentang pengalaman saya menyapih Rey. IYA Rey sudah 2 tahun nih sekarang, terhitung sejak 8 Desember 2012 hingga 15 Januari 2015 kemarin baru resmi disapih alias tidak nenen lagi.
Karena sebelumnya Shoji menyapih sendiri saat saya hamil Rey 5 bulan (Shoji 18 bulan). Kata orang tua karena air susunya sudah nggak enak, makanya Shoji nggak mau nenen hehe. Nah jaman Shoji saya nggak ngerasain nih yang namanya menyapih, karena Shoji menyapih sendiri.
Mengingat Rey yang sangat nenenholic, saya sempet khawatir kalau Rey akan sangat sulit lepas micubun (mik cucu bunda). Saya udah mulai sounding bahwa kami akan WWL (Weaning With Love) ketika Rey sudah 2 tahun.
Tiap mau bobo, Rey selalu saya affirmasi
"Rey, nanti kalau sudah 2 tahun, kalau mau bobo, mik susunya pake gelas yaaaa. Kalau bangun malam, mik air putih"
Saya sudah mulai mengenalkan cup dengan sedotan saat Rey 2 tahun kurang. Jadi dia cukup familiar. Intinya Rey selalu diajak untuk ngobrol mengenai "berhenti nenen" ini setiap malam.
Lanjut setelah 2 tahun pas, karena Rey masih belum bisa lepas nenen, akhirnya saya kurangi waktunya. Kalau biasanya masih tiap hari, tiap saat, bangun tidur, abis mandi, mau bobo siang, abis mandi sore dan mau bobo malam plus sambil ngelilir ngelilir, saya mulai kurangi menjadi "hanya saat mau bobo malam"
Awalnya sempat manja-manja dan selalu minta, tapi selalu saya tolak halus dengan mengatakan bahwa Rey boleh nenen kalau mau bobo malam di rumah, Alhamdulillah dia mau mengerti.
Sejak nggak nenen siang, Rey mengambil kesempatan malam hari untuk memuaskan nenennya, jadi tidak pernah dilepas dari mulai bobo sampai bangun lagi.
Duuhh...saya jadi kurang tidur dan badan nggak seger, emosi pun gampang terpancing. Akhirnya setelah diskusi sama ayah Shoji mengenai hal ini, kami memutuskan untuk melepas nenen Rey, toh dia sudah 2 tahun lebih.
Day 1
Rey minta nenen sebelum bobo, masih saya kasih, sampai dia tertidur lelap. Nah saat ngelilir minta nenen ini saya nggak kasih. Dia mulai menangis, tidak mau berhenti, berusaha minta dan teriak teriak sambil menendang nendang saya. Ayahnya mencoba menenangkan juga nggak bisa. Sediiih rasanya, tapi kami tau kalau kami loloskan permintaannya, kami harus mengulangi lagi saat saat seperti ini besok.
akhirnya, karena kecapekan menangis, Rey minta gelas air putih yang kami sediakan di kamar. Dia minum beberapa teguk, lalu menagis di pelukan saya sampai tertidur.
Saat ngelilir selanjutnya juga begitu. Untungnya besoknya libur, jadi saya dan suami bisa bangun agak siang hehehe....
Day 2.
Rey minta nenen sebelum bobo, sampai tertidur lelap. Pas dia bangun dan minta nenen, saya tawari air putih di botol, ditolak. Tapi dia hanya menangis sebentar lalu lanjut tidur lagi. Begitu juga saat bangun malam, hanya menangis sebentar, lalu tidur lagi.
Day 3
Rey mau bobo, tapi kali ini minta digendong ayah. Sukses Rey nggak bobo diantar nenen. Begitu juga saat bangun malam, hanya menangis lalu diusap usap lanjut tidur lagi.
Day 4
Nampaknya Rey sudah mulai kehilangan "ketagihan" nenennya. Rey sudah mau diajak ke tempat tidur dan diselimuti plus berdoa. Ditepuk tepuk sambil sesekali dicium cium dan dipeluk serta disenandungkan Sholawat :)
Dan Resmi hari ke 5 Rey sudah total lepas dari nenen di usia 2 tahun lebih 1 bulan. Tanpa paksaan, tanpa oles oles, dan sebuah kelegaan bagi kami berdua, mengingat saya akan ke Bandung di 13 Februari nanti untuk acara Seminar Director 2015 di Bandung. Alhamdulillah ternyata diberi kemudahhan dalam penyapihan Rey. Udah berkurang kekhawatiran saya.
Semangat menyapih dengan cinta yaaa bundaaa
Love
/Aya
Mengajak 2 Balita Travelling Naik Pesawat
Sunday, November 16, 2014
![]() |
| Travelling dengan balita |
Haiii
Alhamdulillah bisa juga ngisi blog lagi niih Kali inipengen cerita pengalaman mudik keluarga kami ke Solok, Sumatra Barat yang ke dua. Iya, sebelumnya kami pernah mengunjungi Solok 3 tahun lalu, tepatnya saat Lebaran tahun 2012 ketika Shoji berusia 6 bulan.
Karena ketebalan dompet kami fluktuatif dari bulan ke bulan, akannya baru bisa ngumpulin duit untuk pulang kampung setelah 3 tahun (keplakan untuk segera keluar dari zona nyaman dan nambah penghasilan xixixi). Sebenernya rencana pulang kampung harusnya saat Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri Juni kemarin, tapiiii oh tapi ternyata belum diijinkan karena ternyata tiket pesawat TigerAir yang kami book tercancel karena Maskapai Tiger Air sendiri tidak mampu lagi beroperasi.
Well, Alhamdulillah seluruh biaya yang kami keluarkan untuk pembelian tiket senilai hampir 7 juta (5 tiket berangkat dan 1 tiket pulang direfund full. Kami juga sudah bikin nadzar, kalau uang tiketnya kembali, kami akan ikut kurban tahun ini. Alhamdulillah itu juga terlaksana. Selanjutnya kami memilih maskapai Sriwijaya Air karena penerbangan Jogja-Padang gak ada rutenya, jadi tetep harus Jogja-Jakarta, Jakarta-Padang.
Sampe saat ini Shoji berarti udah ngerasain take off dan landing sebanyak 8 kali xixixi, udah mulai terbiasa kayanya... Ini adalah Rey's first flight.
Di usia kurang dari 2 tahun, kami sudah harap harap cemas kalau Rey akan rewel sepanjang perjalanan. Kami berangkat dari Jogja sekitar pukul 9.30, karena pesawat sriwijaya Air yang akan membawakami terbang take off pukul 10.50 Pas di pesawat, Alhamdulillah Shoji tidak ada masalah saat take off maupun landing. Selama di pesawat Shoji memilih baca tabloid yang disediakan, sambil ngemil snack yang kami bawa dari rumah. Rey masih agak tegang saat landing dan take off, selalu minta peluk, tapi selama perjalanan juga cukup kooperatif.
Di usia kurang dari 2 tahun, kami sudah harap harap cemas kalau Rey akan rewel sepanjang perjalanan. Kami berangkat dari Jogja sekitar pukul 9.30, karena pesawat sriwijaya Air yang akan membawakami terbang take off pukul 10.50 Pas di pesawat, Alhamdulillah Shoji tidak ada masalah saat take off maupun landing. Selama di pesawat Shoji memilih baca tabloid yang disediakan, sambil ngemil snack yang kami bawa dari rumah. Rey masih agak tegang saat landing dan take off, selalu minta peluk, tapi selama perjalanan juga cukup kooperatif.
![]() |
| Balitas di pesawat |
Sampai di Bandara Soekarno Hatta, menunggu pesawat ke Padang waktunya cukup lama. Shoji dan Rey kami ajak main main di playground. Lumayanlah daripada ngejar ngejar mereka di lounge mainan AC. KIra kira pukul 18.00 panggilan supaya segera boarding, Alhamdulillah tiba di Padang sekitar pukul 20.00 dan kami lanjut makan dI RM Lamun Ombak sebelum melanjutkan perjalanan ke Solok dengan mobil.
Intinya sih klo ngajak anak terbang siapkan bekal makan dan mainan atau buku. Biasanya nggak repot repot amat sih, kecuali saat mereka tidur pas transit dan kita kudu bopong bopong heheheh
Intinya sih klo ngajak anak terbang siapkan bekal makan dan mainan atau buku. Biasanya nggak repot repot amat sih, kecuali saat mereka tidur pas transit dan kita kudu bopong bopong heheheh
selamat travelling
/Aya
Labels:
Averey,
cerita,
liburan,
minang,
mudik,
padang,
personal life,
Shoji,
tahun kedua,
tahun ketiga,
travelling
Body Spa Prakasitha di Jogja Traditional Treatment
Wednesday, October 23, 2013
Sebagai seorang ibu dengan seabreg kegiatan, kadang bikin urat saya
tegang semua. Mengerjakan pekerjaan rumah dan aktivitas di Oriflame
kadang membuat saya terlalu asyik sampai melupakan "me time" saya.
Beruntuuung banget punya suami yang pengertian, di hari ulang tahun saya, beliau memberikan kado voucher body spa di salah satu rumah perawatan tubuh yang cukup laris di jogja
Beruntuuung banget punya suami yang pengertian, di hari ulang tahun saya, beliau memberikan kado voucher body spa di salah satu rumah perawatan tubuh yang cukup laris di jogja
![]() |
| Penampakan Jogja Traditional Treatment |
Sedikit review, ternyata rumah spa ini udah cukup lama berdiri. Tempatnya di daerah deket Pasar Ngasem, tampilannya sederhana namun cukup terlihat. Saat memasuki ruangan utama, langsung disambut oleh mba front office yang dengan sigap menanyakan perawatan tubuh apa yang akan saya ambil. Karena saya ambil perawatan lengkap, segera disiapkan seorang terapist untuk saya.
mba Tari nama terapist saya itu, orangnya ramah dan baik banget. Waktu saya bilang kalau saya mau nulis review tentang rumah spa ini, dia gak keberatan untuk membantu saya. Mba Tari cukup informatif dan asyik diajak ngobrol.
![]() |
| perlengkapan spa |
Dia juga gak keberatan saat saya minta dia berfoto di samping almari ruang lulur.
"Mba, boleh aku sambil senyum?" Tanya dia malu malu hehehe
Mba Tari langsung kasih saya baju ganti, CD disposable sama penutup rambut. Mulailah acara relaksasi dengan pijat pakai minyak. Gak tau deh minyak apa, aromanya wangi deh, matching banget sama wangi rempah dan suara gamelan yang mengiringi proses pijat saya.
Pijatan mba Tari lumayan mantap, sambil memijat sambil saya tanya tanya. Alhasil saya nggak jadi tidur deh keasyikan ngobrol. Mba Tari ini lulusan SMK tata rias, jadi dari senin sampai sabtu dia kerja di spa, minggu ada kerjaan ngerias wisuda atau nikahan. Padat banget kegiatannya sampai sampai saya ajakin jadi member Oriflame gak mau :)
Setelah dipijat, selanjutnya adalah luluran. Hmm lulurnya dari rmpah rempah gitu, rasanya adem banget, berbagai aroma remph jadi satu, adem banget waktu dioleskan di kulit. Hampir hampir tertidur saya waktu diminta tunggu hingga setengah kering. Setelah cukup lembab, saya di lulur, bahasanya di peeling gitu deehh..
![]() |
| segelas teh setelah berendam air hangat |
Setelah luluran, dilanjutkan dengan spa alias steam, saya diminta duduk di kotak kain dan diuapin ampe basaaahh badan semuanya, kayanya lemak lemak juga pada luntur hihihi, rasaya sampe ke dalam hangatnya, sambil ngobrol sama temen ibu ibu di samping saya yang juga lagi di steam. Kata beliau, beliau cuma tinggal di belakang JTT ini, "Sini itu rame banget mba, dari pagi ampe sere nggak pernah sepi, ini saya juga nyempet nyempetin mumpung agak longgar waktunya" kata Ibu tadi.
Selesai steam, badan yang masih hangat tadi di lap trus diolesi masker. Langsung mak nyuuus rasanya, enak dan nyaman. Pas nunggu kering, kerasanya kulit kaya ditarik, jadi kencang lagi gituuhh. Sambil tunggu kering kayanya saya sempet ketiduran deh, dibangunkan untuk minum teh atau mau langsung berendam dulu. Kalau badan udah seger kayanya enak deh ngeteh hangat, jadi saya memilih berendam dulu aja membersihkan sisa masker pakai air hangat.
Udah segar, langsung deh duduk menikmati teh hangat yang udah disiapkan, rasanya nayaman banget, mulai jam 09.00 dan selesai kurang lebih pukul 12.00 siang. Cukup lah "me time" kado dari ayah, wangi, segar, pegal pegal sirna hehehe....yang jelas sih udah siap kembali beraktivitas lagi. Ini list perawatan di JTT yaaa kalau ada yang pengen cuzz kesana
Perawatan di JTT:
1. Prada Rikma (Perawatan Rambut)
a. Rikma Seruni (Hair Mask)
b. Rikma Kenanga (Creambath)
c. Rikma Melati (Hair Spa)
d. Rikma Kemuning
e. Massage Punggung
2. Prada Salira (Perawatan Tubuh)
a. Salira Narapati (Body Massage)
b. Salira Drupadi (Lulur Rempah + Massage)
c. Salira Pramesthi (Lulur Scrub + Massage)
d. Salira Nirapada ( Lulur Aromatik)
e. Salira Parameswari (Lulur Susu + Massage)
f. Salira Malih Warni (Masker Tubuh)
g. Salira Ayu Dara Putih (Masker Payudara)
h. Ratus Kamaratih (Ratus Badan)
3. Prada Paras ( Perawatan Wajah)
4. Prada Kenaka (Perawatan Tangan dan Kaki)
5. Styling
6. Refleksi
7. Waxing (Khusus JTT Rotowijayan)
8. Paket-paket Perawatan
Woman Only
Woman Only
Open Daily: 09.00 – 19.00 WIB
Alamat:
- Jl. Rotowijayan No. 25 Yogyakarta Ph: 0274-376787
- Jl. Kenari No. 57 B-C Ruko Timoho Regency, Depan Balaikota Yogyakarta
Ph: 0274-544172
FB: Jogja Traditional Treatment
4th Anniversary
Monday, September 9, 2013
There will be no candles nor flower
No chocolate nor romantic dinner
Not tonight...
But there will always be
Smile and laughter
Love and care
Kisses and hugs
Everyday...
Happy 4th anniversary my dearest Ryan Salfarino
Thank you so much for the happiness and Joy through all the passed years
Keep holding my hand, wiping my tears, share your laugh and love with me and our two precious diamonds
Hari ini adalah keempat tahunnya kita bersama sejak saat engkau ucapkan janjimu di hadapan Alloh dan kedua orangtuaku, tahun keempat kita menjalani segala sesuatu dalam ikatan suci pernikahan.
Terimakasih atas segala bimbingan, kesabaran, ilmu ilmu dan hal hal baru yang kita lewati bersama
Perjalanan kita masih panjang, blueberry cheesecake-ku. Masih banyak impian yang ingin kita wujudkan bersama. Sebuah keluarga penuh cinta dan tawa setiap saat, Masa depan yang bahagia untuk kedua buah hati menggemaskan kita, para bayi bayi bule itu akan kian beranjak mendewasa seiring waktu dan kita juga akan semakin merenta.
No chocolate nor romantic dinner
Not tonight...
But there will always be
Smile and laughter
Love and care
Kisses and hugs
Everyday...
Happy 4th anniversary my dearest Ryan Salfarino
Thank you so much for the happiness and Joy through all the passed years
Keep holding my hand, wiping my tears, share your laugh and love with me and our two precious diamonds
Hari ini adalah keempat tahunnya kita bersama sejak saat engkau ucapkan janjimu di hadapan Alloh dan kedua orangtuaku, tahun keempat kita menjalani segala sesuatu dalam ikatan suci pernikahan.
Terimakasih atas segala bimbingan, kesabaran, ilmu ilmu dan hal hal baru yang kita lewati bersama
Perjalanan kita masih panjang, blueberry cheesecake-ku. Masih banyak impian yang ingin kita wujudkan bersama. Sebuah keluarga penuh cinta dan tawa setiap saat, Masa depan yang bahagia untuk kedua buah hati menggemaskan kita, para bayi bayi bule itu akan kian beranjak mendewasa seiring waktu dan kita juga akan semakin merenta.
Banyak harapan di tahun tahun kedepan sayang...
Tetap bergandengan tangan yaaa....
Love,
Aya
Photoshoot Ramadhan
Tuesday, August 27, 2013
Baru sempat kembali menulis setelah sekian lama.
Mohon maaf lahir bathin semuanya....Semoga Syawal ini menjadi awal yang penuh keberkahan bagi kita semua. Di Ramadhan kemarin sempat kepikiran untuk foto bareng keluarga besar saya (eh enggak besar besar amat sih) bersama kakung dan eyang uti-nya Shoji dan Rey. Sebenernya keinginan ini sudah lamaa sekali terpendam, sejak Rey masih di perut, tapi di pending pending terus.
Alhasil baru sempat terlaksana, apalagi saat saya tau ada HAPPY HOUR di Kayonna (tempat foto deket kampus saya dulu) lumayan banget discountnya. Saya langsung kontak ke Kayonna untuk booking photo session.
Sedih banget pada saat yang ditentukan ternyata bapak saya sakit hiks. Beliau nggak boleh kecapekan dan kudu istirahat. Bahasa kerennya bed rest. Mau cancel kok rasanya sayang, ya sudah, akhirnya berjalanlah kami berempat saja ke Kayonna.
Sampai di tempat ternyata Shoji ketiduran, begitu pula Rey, hawa yang panas membuat wajah kami kami kucel beras dan keringatan. Untungnya make up saya tidak luntur (pakai Oriflame dooong) hanya jilbab yang rada awut awutan. Akhirnya setelah menyelesaikan administrasi kami dimnta menunggu karena studio masih dipakai
Nahh saat menunggu ini kami pakai untuk ganti baju, rapih rapihin rambut dan
lain lain. Udah siap semua tapi kook studio belum kelar juga dipakai yaa? Akhirnya
Shoji malah excited melihat mobil di jalan melalui jendela gedung. Rey juga
nggak kalah aktif. Untunglah kami bawa kamera sendiri dan berhasil jeprat
jepret mengabadikan moment ini
Tampaknya hasil foto Ayah nggak kalah lho sama fotografer studio, dan anak
anak kayanya lebih enjoy difoto candid. Terbukti saat difoto sama mas fotografer
Shoji susaaah banget tenangnya. Foto foto kami pun heboh semua, heboh untuk
menjaga Shoji tetap di tempat.
Ini beberapa photo shoot yang kami abadikan, foto studionya nanti menyusul
aja yaa :)
Alamat Kayonna Concept Photo Studio
Jl Kaliurang Km 4,5/1st Fl, Yogyakarta
Nomor Telepon
0274-558242
Website
www.kayonna.com
Salam eksis
/Aya
Subscribe to:
Posts (Atom)




































